Apa Saja Perubahan Sosial Budaya Pasca Proklamasi Kemerdekaan? Ini Penjelasannya

Novia Aisyah - detikEdu
Selasa, 30 Nov 2021 12:00 WIB
Proklamasi kemerdekaan
Foto: IPPHOS via Perpustakaan Nasional
Jakarta - Perubahan sosial budaya adalah perubahan yang terjadi baik itu secara disengaja atau tidak terhadap kehidupan bermasyarakat dan mempengaruhi pola perilaku masyarakat yang bersangkutan. Pengertian ini diperoleh dari pendapat beberapa ahli mengenai apa yang dimaksud dengan perubahan sosial budaya.

Misalnya Samuel Koening, menurutnya perubahan pada sosial dan budaya adalah modifikasi yang terjadi pada pola kehidupan sosial. Kemudian, sosiolog Indonesia Selo Soemardjan mengatakan bahwa perubahan pada sosial dan budaya adalah perubahan pada lembaga kemasyarakatan.

Perubahan sosial budaya dapat turut mendorong perubahan sistem sosial masyarakat. Soemardjan menyebutkan, sistem sosial ini contohnya norma, nilai-nilai, dan perilaku kelompok masyarakat.

Perubahan sosial budaya dapat terjadi saat terjadi peristiwa penting seperti Revolusi Prancis atau Proklamasi Kemerdekaan RI. Pada masa kemerdekaan dalam periode 1945 hingga 1950 khususnya, terjadi perubahan sosial budaya dalam tatanan masyarakat Indonesia.

Perubahan Sosial Budaya Pasca Proklamasi

Sebuah jurnal berjudul Perspektif Sosial Budaya dalam Perkembangan Sejarah Kebangsaan Nasional Tulisan Haryono Rinardi dari Universitas Diponegoro (Undip) mengatakan, masyarakat Indonesia di masa kolonial terbagi menjadi tiga kelompok. Mereka adalah kelompok Indo-Eropa, lalu Asia atau Timur Asing, dan masyarakat Bumiputera. Artinya, penduduk Indonesia di era kolonial terkotak-kotak.

Akan tetapi, proklamasi kemerdekaan kemudian menghilangkan segmentasi itu, semua penduduk dipandang sama secara sosial. Masyarakat Indonesia di mata hukum adalah satu, yakni penduduk Indonesia.

Perubahan ini selanjutnya juga membawa pengaruh besar yang ditunjukkan dalam hubungan sosial antara kelompok-kelompok tertentu. Hal ini pun kemudian juga berubah, seiring dengan lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Buku Explore Ilmu Pengetahuan Sosial Jilid 3 SMP/MTs Kelas IX karya Dwi Sumpani Wati juga menyebutkan hal senada. Perubahan sosial budaya pasca proklamasi kemerdekaan ditunjukkan dengan tidak adanya pembedaan kelas sosial, baik itu berdasarkan keturunan, agama, kepercayaan, atau ras.



Simak Video "Kegelisahan Afgan Terhadap Budaya 'Oversharing'"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia