10 Peninggalan Yunani Kuno untuk Peradaban Modern, Mana yang Kamu Rasakan?

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 30 Nov 2021 08:00 WIB
Api Olimpiade 2010 di hadapan lebih dari 60.000 penonton di Vancouver, Kanada. Olimpiade merupakan salah satu peninggalan Yunani kuno.
Api Olimpiade 2010 di hadapan lebih dari 60.000 penonton di Vancouver, Kanada. Olimpiade merupakan salah satu peninggalan Yunani kuno. Foto: Wikimedia Commons/Tim Hipps/FMWRC Public Affairs
Jakarta - Peradaban Yunani kuno dikenal sebagai salah satu peradaban paling maju di dunia kuno. Para pemikir Yunani kuno banyak menemukan sistem, teori, pemikiran, dan metode yang rupanya masih bisa kita gunakan dan temukan hingga hari ini.

Apa saja peninggalan Yunani kuno yang kamu temui sehari-hari?

Peninggalan Yunani Kuno

Praktik Dokter

Praktik dokter tertua yang terekam sejarah ditemukan ahli di peradaban Yunani kuno. Hippocrates, dokter di masa Yunani kuno, kerap disebut sebagai Bapak Kedokteran Barat. Dikutip dari History UK, salah satu karya Hippocrates yang paling terkenal berjudul Hippocratic Oath membahas praktik dan pertimbangan etis yang kini masih banyak digunakan para dokter.


Olimpiade

Olimpiade pertama bermula dari Yunani kuno sekitar tahun 776-393 SM, jauh sebelum olimpiade modern pertama pada tahun 1896 M. Acara kebudayaan penting di peradaban Yunani kuno ini berlangsung setiap empat tahun, hingga penyelenggaraan ke-293. Saking pentingnya, olimpiade menjadi dasar perhitungan kalender saat itu, seperti dikutip dari World History Encyclopedia.

Olimpiade berlangsung di Olympia, tempat sakral di barat Peloponnese, sebagai penghormatan bagi dewa Zeus. Olimpiade digelar pada bulan purnama pertama di musim panas, sekitar pertengahan Juli. Ada 18 cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya gulat, pentathlon, tinju, pacu kuda, pacu kereta kuda, dan penerompet.

Jam Alarm

Orang Yunani kuno menciptakan jam alarm sederhana yang akan menjatuhkan batu ke semacam gong saat waktu yang dijadwalkan tiba. Filsuf Plato menggunakan sistem ini untuk membantunya bangun dan mengajar muridnya, seperti dikutip dari History UK.

Sejarah dan sejarawan

Herodotus, penulis Yunani dikenal sebagai pencipta bidang studi sejarah. Penulis dan orator Roma, Cicero, menjulukinya Bapak Sejarah karena menulis buku The Histories, buku tentang peristiwa perang Yunani-Persia. Sejumlah bagian tulisan dan klaim Herodotus pada masa itu membuatnya dikritik melebih-lebihkan. Kendati demikian, bukti-bukti arkeologis dan sejarawan mendapati tulisan dan klaimnya akurat menurut informasi pada masanya.

Herodotus dikenal sebagai sejarawan pertama yang menguji dan menuliskan sejarah dengan cara investigatif. Kini, tulisan-tulisan Herodotus masih menjadi sumber informasi terpercaya dunia kuno bagi para sejarawan, seperti dikutip dari World History Encyclopedia.

Filosofi Modern

Filsuf terbaik di dunia banyak hidup di masa peradaban Yunani kuno, seperti Socrates, Plato, dan Anaximenes. Pemikiran dan hidup para filsuf tersebut masih memberikan pengaruh bagi kelas-kelas filosofi modern di penjuru dunia.

Zoologi

Filsuf Aristoteles dikenal dengan tulisan-tulisannya mengenai filosofi, fisika, metafisika, logika, retorika, politik, pemerintahan, etnis, biologi, dan juga zoologi. Tokoh yang mendukung ide bahwa bumi itu bulat ini diketahui sebagai orang pertama yang mengklasifikasikan hewan dan tumbuhan berdasarkan kemiripan karakteristiknya.

Kelompok-kelompok makhluk tersebut kelak disebut Aristoteles sebagai genera, yang juga dibagi ke dalam kelompok lebih kecil. Pemikirannya membuat Aristoteles dijuluki sebagai Bapak Zoologi.

Demokrasi

Perabadan Yunani kuno menciptakan ide konstitusi, membentuk masyarakat Athena yang bisa menyampaikan aspirasi pada dewan, dan ikut voting hanya dengan mengangkat tangan. Praktik-praktik politik Yunani kuno ini kelak menjadi akar demokrasi barat modern.

Dasar Geometri Modern

Geometri sudah berkembang sebelum masa Yunani kuno. Kendati demikian, orang-orang Yunani kuno dianggap sebagai kelompok yang mendorong bahwa aturan-aturan dan fakta mengenai geometri sebagai hal penting untuk ditetapkan.

Thales, sosok yang kelak disebut sebagai Bapak Geometri, menetapkan sejumlah aturan dan aksioma geometri di abad ke-6 Masehi. Kelak, Phytagoras, Euclid, dan Archimedes juga menyumbangkan pemikiran, penemuan, dan teori mengenai geometri yang masih digunakan hingga sekarang di sekolah.

Juri di Persidangan

Praktik sistem juri pertama pada persidangan diketahui berasal dari Athena, Yunani kuno, sekitar abad ke-5 SM. Di masa itu, sekelompok juri terdiri dari 501 pria. Khusus persidangan kasus besar, kelompok juri bisa terdiri dari beberapa ribu orang. Para juri akan menetapkan keputusan dengan voting meletakkan cakram kecil ke dalam vas yang sudah ditandai setelah mendengarkan terdakwa dan penggugat.

Matematika Modern

Teori-teori matematika dan sejarahnya banyak ditulis oleh sejarawan penting Yunani kuno. Penghargaan orang Yunani kuno pada matematika kelak punya pengaruh besar pada ilmu matematika modern hari ini.

Nah, di samping teorema Phytagoras, apa lagi peninggalan Yunani kuno yang masih bisa kamu rasakan hari ini, detikers?

Simak Video "Sosok Stanve, Jago Matematika Tingkat Dunia Asal Tangerang"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia