7 Tips untuk Fresh Graduate Saat Mencari Kerja, agar Tak Lama Menganggur

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 29 Nov 2021 14:05 WIB
Lulus Kuliah
Foto: Getty Images/iStockphoto/Rattankun Thongbun
Jakarta - Lulus kuliah merupakan salah satu pencapaian awal untuk memulai langkah baru di dunia kerja. Namun, banyak fresh graduate merasa kebingungan untuk mencari pekerjaan yang cocok.


Meski ada banyak jenis pekerjaan yang tersedia untuk lulusan baru, tetapi pesaing yang cukup banyak seringkali membuat sebagian orang kurang percaya diri.


Untuk mengatasi hal itu, fresh graduate bisa lakukan tips mencari kerja dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB.


7 Tips Mencari Kerja untuk Fresh Graduate:


1. Kenali Potensi Diri


Tidak semua lulusan mengetahui apa keinginan dan kemampuannya setelah belajar selama 4 tahun di dunia perkuliahan.


Oleh sebab itu, penting untuk fresh graduate memanfaatkan waktu setelah lulus kuliah untuk mencari tahu apa bidang yang paling disukai dan antusias untuk mengerjakannya.


Bidang tersebut tidak harus berhubungan dengan jurusan kuliah, karena kamu bisa tingkatkan skill dengan belajar sendiri atau mengikuti kelas profesional. Setelah bidang sudah ditentukan, mulailah untuk mempersiapkan mendalaminya.


2. Buat CV yang Sesuai


Kebanyakan orang akan menulis semua pengalamannya ke dalam Curriculum Vitae (CV) saat melamar kerja. Padahal yang lebih penting, pahami terlebih dahulu bagaimana menulis CV yang efektif agar dilirik perekrut.


Waktu selepas lulus adalah momen tepat untuk mempelajari itu. Sembari mencari tahu apa bidang yang paling ingin ditekuni, kamu bisa belajar membuat CV yang efektif.


Hal ini penting karena perekrut cenderung kurang suka dengan CV yang terlalu bertele-tele dan kurang menunjukkan kemampuan individu.


3. Gunakan Alamat Email yang Baik


Jika biasanya semasa kuliah alamat email asal-asalan, kamu perlu mengganti nama saat mulai mencari kerja. Jangan sampai ketika melamar kerja melalui email tapi nama yang tertera tidak seperti nama asli.


Usahakan alamat email mudah dikenali dan sama dengan identitas yang tertera dalam keterangan pelamar.


4. Manfaatkan Aplikasi Pencari Pekerjaan


Berbeda dengan zaman dahulu, saat ini mencari pekerjaan tidak hanya dilakukan secara offline saja, tapi juga bisa menggunakan beberapa website atau aplikasi pencari kerja.


Situs resmi dan aplikasi tersebut juga akan memberikan informasi dengan mudah tentang kriteria apa saja yang sedang dicari oleh perusahaan tersebut dan pekerjaan apa yang cocok dengan pelamar.


Cukup dengan membuat akun, kamu bisa mendapatkan notifikasi apabila ada pekerjaan yang baru dibuka untuk fresh graduate.


5. Manfaatkan Media Sosial


Tidak hanya website dan aplikasi, media sosial juga memiliki banyak informasi seputar lowongan pekerjaan.


Namun, kamu perlu melihat dengan detail apakah informasi tersebut valid atau tidak. Caranya, cari informasi lowongan kerja tersebut di website atau akun resmi perusahaan yang tertera.


Kamu juga bisa membangun profil yang menarik dan buat portofolio dengan menggunakan LinkedIn.


6. Manfaatkan Kenalan


Setelah lulus, jangan sungkan bertanya kepada saudara atau teman yang sudah bekerja. Cari tahu seputar informasi lowongan pekerjaan yang mungkin sedang dibuka.


Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan relasi teman semasa kuliah yang sudah bekerja atau memiliki relasi dengan sebuah perusahaan.


7. Jangan Terlalu Jadi Pemilih


Meski yang dicari adalah pekerjaan yang diinginkan namun ketika ada kesempatan berharga sebaiknya fresh graduate tidak menolaknya. Hal itu bisa dipertimbangkan sebagai pengalaman kerja awal atau batu loncatan untuk karier selanjutnya.


Oleh karena itu, lamarlah pekerjaan di banyak perusahaan sesuai dengan bidang yang kamu inginkan. Bila perlu kamu bisa bikin daftar setiap harinya untuk melamar di beberapa perusahaan. Lakukan dengan konsisten dan pantang menyerah.

Simak Video "Jenis Pekerjaan yang Diminati di Masa Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia