Asal-usul Gajah Mada yang Misterius, Kelahiran, hingga Orang Tuanya

Trisna Wulandari - detikEdu
Minggu, 28 Nov 2021 12:00 WIB
Sosok Gajah Mada terus menjadi buah bibir. Namun hingga kini bagaimana wajah mahapatih majapahit itu tidak ada yang tahu. Wajah yang beredar selama ini merupakan penafsiran M Yamin yang melihat dari temuan gerabah. Sedangkan yang berdiri kokoh di Mabes Polri merupakan wajah Komjen (Purn) M Jasin. Grandyos Zafna/detikcom.
Asal-usul Gajah Mada yang misterius dari sejumlah sumber sejarah. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Mahapatih Gajah Mada dikenal dengan Sumpah Palapa dan perannya bagi penyatuan wilayah-wilayah Kerajaan Majapahit. Kendati demikian, asal-usulnya dianggap masih misterius. Sebab, beberapa sumber sejarah menyebut asal-usul Gajah Mada yang berbeda-beda.

Mohammad Yamin dalam buku Gajah Mada: Pahlawan Persatuan Nusantara menuliskan, Gajah Mada lahir sebagai rakyat biasa di awal abad ke-14. Mahapatih ini lahir di daerah aliran Sungai Brantas yang menuju selatan dataran Malang dan di kaki Pegunungan Kawi-Arjuna. Namun, dalam kitab Usana Jawa, tencantum bahwa Gajah Mada dilahirkan di Pulau Bali Agung, lalu pindah ke Majapahit.

Asal-usul Gajah Mada

Kelahiran Gajah Mada

Berdasarkan sengkala dalam Babad Gajah Mada, ia lahir pada tahun 1229. Sengkala tersebut mencantumkan petikan 'om cri saka warsa jiwa mrtta yogi swaha' yang artinya 'selamatlah pada tahun saka jiwa mrtta yogi swaha'. Adapun kata jiwa memiliki arti 1, mrtta 2, yogi 2, swaha 1. Ini artinya, petikan tersebut berarti tahun Saka 1221 atau 1229 Masehi.

Sementara itu, Pararaton mencatat Gajah Mada hidup pada 1290-1368.


Arti Nama Gajah Mada

Berdasarkan Pararaton, nama Gajah Mada sudah dipakai sebelum ia menjadi Patih pada tahun 1319 Masehi di Daha. Gajah Mada disebutkan sebagai bekel pasukan bayangkara di pemberontakan Ra Kuti pada tahun Saka 1241 atau 1319 Masehi.

Namun, nama Gajah Mada tidak tercantum dalam Babad Gajah Mada. Kata gajah diduga merupakan julukan bagi orang kuat. Dengan demikian, Gajah Mada diartikan sebagai orang kuat dari desa Maddha.

Karier Gajah Mada

Berdasarkan Pararaton, Gajah Mada mulai mengabdi pada Kerajaan Majapahit di usia 23 tahun pada 1313 M. Ia memulai pengabdian sebagai prajurit rendah di pemerintahan Raja Jayanegara.

Gajah Mada menjadi Patih di Kahuripan setelah menaklukkan pemberontakan Ra Kuti pada 1319 M. Dua tahun kemudian, Gajah Mada diangkat sebagai Patih di Daha Pura.

Orang Tua Gajah Mada

Agung Prabowo dalam The Pakubuwono Code menuliskan, orang tua Gajah Mada adalah Curadharmawyasa dan Nariratih. Keduanya juga dikenal sebagai atau Brahmana Curadharmayogi dan Brahmani Patni Nariratih.

Sementara itu, dari kitab Usana Jawa seperti dikutip Mohammad Yamin, Gajah Mada tidak mempunyai ayah dan ibu dalam kepercayaan Bali. Alih-alih, ia merupakan jelmaan Sang Hyang Narayana yang keluar dari buah kelapa.

Jejak Gajah Mada banyak ditemukan di sekitar Kota Malang-Singasari. Dari jejak dan usianya menjadi Patih, kelak muncul perkiraan ia lahir di area aliran Sungai Brantas tahun 1300.

Simak Video "Kekuasaan Kerajaan Majapahit, Kejayaan Nusantara"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia