Mengapa Musim Hujan Orang Mudah Sakit? Ini Penjelasan Pakar Unair

Fahri Zulfikar - detikEdu
Sabtu, 27 Nov 2021 10:30 WIB
Splashing water on umbrella in the rain in black and white color tone
Foto: Thinkstock/Sasiistock
Jakarta - Menjaga tubuh tetap dalam kondisi fit saat musim hujan penting untuk diperhatikan. Sebab, berbagai penyakit diyakini lebih mudah menyerang tubuh saat musim hujan.

Dosen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) Laura Navika Yamani, mengungkapkan musim hujan menyebabkan turunnya daya tahan tubuh.

Kondisi inilah yang membuat berbagai penyakit infeksi lebih mudah menembus pertahanan tubuh.

"Sama halnya pada negara-negara dengan empat musim, biasanya daya tahan tubuh menurun ketika musim dingin. Saat musim hujan atau musim dingin produksi dari sel imunitas akan menurun," ujar Laura dalam keterangan tertulis UNAIR, Jumat (26/11/2021).

Untuk mencegah hal tersebut, Laura memberikan beberapa tips, di antaranya:


Tetap Terapkan 5 M


Laura menuturkan, gejala COVID-19 jika dikaitkan dengan penyakit-penyakit yang muncul saat musim hujan mirip dengan influenza. Doktor bidang Molecular Medicine dari Kobe University, Jepang melanjutkan bahwa influenza adalah penyakit musiman yang paling sering muncul ketika musim hujan. Sama halnya dengan diare.

"Ketika hujan besar yang sampai menyebabkan banjir dan genangan air. Ini juga bisa menyebabkan sumber-sumber infeksi pada air yang terkontaminasi. Jadi bisa diare, influenza, ataupun Covid-19," katanya.

Menjaga kesehatan di musim hujan selama pandemi menurut Laura tak jauh berbeda dengan musim kemarau, baik dengan atau tanpa pandemi. Oleh karena itu, saat masih pandemi, ia menyarankan agar masyarakat tetap menerapkan 5M dan protokol kesehatan.


Jaga Pola Hidup

Tips selanjutnya adalah menjaga keseimbangan pola hidup. Caranya dengan mengatur pola makan, istirahat cukup, serta menjaga pikiran agar tidak mudah stres. "Penyakit-penyakit apapun kalau kita sudah stres itu lebih rentan," ujar dia.

Selain itu, Laura juga menekankan pentingnya olahraga dan olah gerak agar tubuh tetap bugar. Meski ada kalanya cuaca yang sering mendung saat musim hujan membuat tubuh terasa malas bergerak, olahraga bisa dilakukan di mana saja termasuk di dalam rumah.


Konsumsi Vitamin dan Suplemen

Tak ketinggalan, konsumsi vitamin dan suplemen juga diperlukan agar tubuh tetap kuat beraktivitas. Menurutnya suplai vitamin dan makanan sehat dengan menerapkan pola hidup sehat mampu meningkatkan imunitas selama musim hujan.

"Jadi kalau kita tidak mengimbangi dengan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, mengontrol diri agar tidak stres, pola hidup sehat, daya tahan tubuh kita bisa tambah menurun. Nah ini yang harus diwaspadai biar kita tidak rentan," ujarnya.

Menurut Laura tahun ini masyarakat sudah lebih berpengalaman menghadapi musim hujan selama pandemi. Terlebih, memasuki tahun ini, masyarakat telah mendapatkan vaksin. Meski begitu, pola hidup sehat harus tetap dilakukan.

"Saya merasa dampak vaksin ini tidak hanya untuk menjaga kita dari Covid, tapi penyakit-penyakit lain yang terkait dengan saluran pernafasan itu juga lebih rendah,"

Di akhir, epidemiologi FKM Unair juga menegaskan untuk tidak sepenuhnya hanya mengandalkan vaksin. Setiap orang harus tetap menerapkan pola hidup sehat dan kenali sedini mungkin kondisi-kondisi perubahan tubuh.

Simak Video "Uji Klinik Vaksin Merah Putih Unair Juga Bakal Dipantau WHO"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia