Salat Sunnah Ashar, yang Benar Sesudah atau Sebelumnya Ya?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Sabtu, 27 Nov 2021 06:00 WIB
Sejumlah masjid di kawasan Yogyakarta kembali gelar salat Jumat berjamaah meski PPKM masih diterapkan. Warga pun antusias melaksanakan salat Jumat berjamaah itu
Bagaimana melaksanakan sholat sunnah yang mengiringi sholat ashar? Foto: Gatot Jatmiko/Detikcom
Jakarta - Salat sunnah ashar adalah salat sunnah yang mengiringi sholat fardhu ashar atau yang akrab dikenal dengan salat sunnah rawatib. Pengerjaannya bisa dilakukan sebelum (qabliyah) atau pun sesudah (ba'diyah) salat fardhu.

Kapan salat sunnah ashar yang benar dilakukan? Apakah sesudah atau sebelum salat fardhu?

Mengutip Kitab Lengkap Panduan Shalat oleh M. Khalilurrahman Al-Mahfani dan Abdurrahim Hamdi, MA, salat sunnah ashar atau salat sunnah rawatib ashar yang benar dilakukan adalah sebelum melakukan salat ashar.

Hukum salat sunnah ini adalah sunnah ghairu muakkad. Artinya, sesuatu yang dikerjakan mendapatkan pahala dan jika ditinggalkan tidak mendapatkan siksa.

Sebaliknya, salat sunnah yang dilakukan sesudah salat ashar tidak ada dalam ajaran dan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Bahkan termasuk dalam waktu yang dilarang untuk mendirikan salat, hal ini sesuai dengan hadits dari Abi Said Al-Khudri RA,

لاَ صَلاَةَ بَعْدَ الصُّبْحِ حَتَّى تَرْتَفِعَ الشَّمْسُ، وَلاَ صَلاَةَ بَعْدَ العَصْرِ حَتَّى تَغِيبَ الشَّمْسُ

Artinya: "Tidak ada salat setelah salat subuh hingga matahari terbit. Dan tidak ada salat sesudah salat ashar hingga matahari terbenam," (HR Bukhari Muslim).

Selain itu dalam hadits lain juga disebutkan hal yang senada yakni,

ثَلَاثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّيَ فِيهِنَّ، أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا: «حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ، وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ الشَّمْسُ، وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تَغْرُبَ

Artinya: "Ada 3 waktu salat yang Rasulullah SAW melarang kami untuk melakukan salat dan menguburkan orang yang meninggal. (1) Ketika matahari terbit hingga meninggi, (2) ketika matahari tepat berada di tengah-tengah cakrawala hingga bergeser sedikit ke barat dan (3) ketika matahari berwarna kekuningan saat menjelang terbenam. (HR. Muslim).

Pelaksanaan salat sunnah sebelum ashar atau qabliyah ashar dapat dikerjakan sebanyak dua atau pun empat rakaat. Adapun bunyi bacaan niat dari Ustaz Syaifurrahman El-Fati dalam buku Panduan Shalat Praktis & Lengkap dapat disimak pada penjelasan berikut,

Niat Salat Sunnah Sebelum Ashar atau Qabliyah Ashar

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Ushalli sunatal ashri rak'ataini qabliyatan lillaahi ta'aala

Artinya: "Aku niat mengerjakan salat sunnah dua rakaat sebelum salat ashar menghadap kiblat karena Allah ta'ala,"

Selain salat sunnah sebelum ashar, ada pula macam-macam salat sunnah rawatib lain yang hukumnya adalah ghairu muakkad. Beberapa macam salat sunnah rawatib tersebut di antaranya,

- Dua rakaat sebelum salat dzuhur. Bagi yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, dua rakaat pertama menjadi sunnah muakkad dan dua rakaat setelahnya adalah ghairu muakkad.

- Dua rakaat sesudah salat dzuhur. Bagi yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, dua rakaat pertama hukumnya menjadi sunnah muakkad. Kemudian dua rakaat berikutnya berhukum ghairu muakkad.

- Dua rakaat sebelm salat maghrib

- Dua rakaat sebelum salat isya

Jadi, sudah bisa dimengerti ya, detikers. Salat sunnah ashar yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW adalah salat sunnah sebelum ashar atau qabliyah. Jangan sampai tertukar ya!

Simak Video "Bakal Dilaporkan karena Lecehkan Niat Salat, Nikita Mirzani: Laporin Aja!"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia