Siapakah Keturunan Nabi Ismail bin Ibrahim dari Kalangan Suku di Arab?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Kamis, 25 Nov 2021 13:45 WIB
Nabi Ismail
Ilustrasi Nabi Ismail AS bin Nabi Ibrahim AS yang memiliki keturunan dari salah satu suku di Arab. (Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Salah satu suku di Arab yang berasal dari keturunan Nabi Ismail AS bin Nabi Ibrahim AS adalah suku Quraisy. Bahkan, suku ini dikenal sebagai suku dengan keistimewaannya karena Allah SWT mengabadikan kisah mereka dalam salah satu firmanNya.

Mengutip buku Sirah Nabawiyah: Sejarah Lengkap Nabi Muhammad SAW oleh Abul Hasan al-Ali Hasani an-Nadwi, sejarah panjang suku ini bermula dari Nabi Ibrahim AS. Saat itu, beliau pernah bermunajat kepada Allah SWT untuk diberikan keberkahan bagi keturunannya dalam surat Ibrahim ayat 35 dan 40,

(35) رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الأصْنَامَ

(40) رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Artinya: "... Ya Tuhan, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."

Doa tersebut diperkenankan oleh Allah SWT hingga keluarga Nabi Ibrahim AS yang berbangsa Arab semakin meluas. Ditambah lagi putranya, Nabi Ismail AS menjalin hubungan keluarga melalui perkawinan dengan Jurhum. Jurhum diketahui sebagai kabilah Arab pertama yang menempati kota Mekah.

Atas kehendak Allah SWT, keturunan Nabi Ismail AS yang diberi keberkahan melahirkan 'Adnan dari garis keturunan tersebut. 'Adnan pun memiliki banyak anak dan salah satunya yang paling terkenal adalah Ma'idd.

"Dari anak Ma'idd yang bernama Nizar lahirlah Mudhar. Sedangkan dari anak-cucu Mudhar, lahirlah Fihir bin Malik (bin Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar)," tulis Abul Hasan al-Ali Hasani an-Nadwi dalam bukunya.

Keturunan dari Fihir bin Malik itulah yang melahirkan salah satu suku di Arab yang paling bangsawan dan istimewa yakni suku Quraisy. Seluruh penduduk Arab pun mengakui ketinggian nasab (garis keturunan), kepemimpinan, keberanian, dan kehormatan yang dimiliki suku ini.

Keistimewaan lain dari suku Quraisy adalah sebagai suku asal kelahiran Nabi Muhammad SAW. Beberapa nikmat dan keistimewaan telah Allah SWT turunkan untuk kelompok suku ini, ahli hadits Imam Ahmad Syakir dalam buku Quran Hadits menyebutkan beberapa keistimewaannya di antaranya,

  • Negara yang aman untuk tempat tinggal suku Quraisy
  • Kemuliaan kaum dan penduduk Mekah di antara manusia yang lain
  • Berkediaman di Mekah, tempat rumah Allah (Kakbah) berada
  • Penghormatan manusia kepada bangsa Quraisy

Riwayat lain pun mengisahkan dari Al Hakim yang diriwayatkan dari Ummu Hani binti Abu Talib bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Allah memberikan keistimewaan kepada suku Quraisy dengan tujuh hal,

  • Saya dijadikan berasal dari mereka, kenabian ada pada mereka
  • Tugas menjaga (Kakbah) ada pada mereka
  • Tugas memberi minuman (bagi jemaah haji) juga ada pada mereka
  • Allah telah menyelamatkan mereka dari serangan tentara bergajah
  • Mereka menyembah Allah tujuh tahun lamanya, sementara tidak ada satu kaum pun menyembah Allah selama itu
  • Sesungguhnya Allah menurunkan satu surat penuh dalam Al Quran yang hanya mereka yang disebut di dalamnya," (HR Al Hakim).

Melalui keistimewaan dan nikmat yang telah diturunkan tersebut, Allah SWT memerintahkan mereka untuk mensyukuri segala anugerahNya. Hal ini juga sebagai petunjuk agar suku Quraisy tidak menyekutukan Allah SWT sebagaimana yang tertuang dalam surat Al Quraisy.

Sayangnya, mereka tetap menduakan Allah SWT dengan menyembah berhala. Meskipun telah memeluk agama Islam, mengkuti ajaran dari Nabi Ibrahim AS. Sebagaimana dijelaskan oleh Ustaz Khalid Basalamah dalam unggahan videonya, suku Quraisy meyakini bahwa berhala tersebut sebagai perantara mereka dengan Allah SWT.

"Mereka (Quraisy) sembah berhala-berhala tersebut untuk jadikan perantara mereka dengan Allah SWT. Allah tidak membutuhkan perantara benda mati dan itu yang menyebabkan mereka dikatakan sebagai orang musyrik," kata Ustaz Khalid Basalamah dalam video unggahan channel YouTube Khalid Basalamah Official yang dilihat detikEdu pada Kamis, (25/11/2021).

Untuk itulah, Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW kepada salah satu suku di Arab yang berasal dari keturunan Nabi Ismail AS bin Nabi Ibrahim AS ini. Beliau diutus Allah SWT untuk menyampaikan risalahNya sebagai seorang nabi.

Simak Video "News of The Week: Nabawi Kembali Jaga Jarak-Gubsu Jewer Pelatih PON"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia