Asal Usulnya Disebut Misterius, Siapa Sebenarnya Orang Tua Gajah Mada?

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 19 Nov 2021 19:30 WIB
makam panggung gajah mada di mojokerto
Foto: Enggran Eko Budianto
Jakarta - Patih Gajah Mada adalah tokoh vital dalam Kerajaan Majapahit. Namun, sosok yang dikenal dengan Sumpah Palapa itu kerap disebut mempunyai asal usul yang misterius.

Ada sejumlah versi sejarah yang menerangkan tentang asal usul Gajah Mada. Misalnya disebutkan dalam buku Gajah Mada: Pahlawan Persatuan Nusantara tulisan Muhammad Yamin, mahapatih terkenal itu dilahirkan di daerah aliran Sungai Brantas yang menuju selatan dataran Malang dan di kaki Pegunungan Kawi-Arjuna. Dia lahir dari kalangan rakyat biasa pada awal abad ke-14.

Tetapi, ada beberapa versi lainnya yang menerangkan asal mula dan siapakah orang tua Gajah Mada. Simak ulasannya.

Orang Tua Gajah Mada Menurut Babad Gajah Mada

Asal usul patih Gajah Mada yang diceritakan dalam Babad Gajah Mada, mirip dengan asal usul Ken Arok dalam Pararaton. Walau begitu, tahun kelahiran keduanya berbeda.

Buku The Pakubuwono Code tulisan Agung Prabowo menyebutkan, orang tua Gajah Mada adalah Curadharmawyasa atau Brahmana Curadharmayogi dan Nariratih atau Brahmani Patni Nariratih.

Sengkala yang ada pada lontar Babad Gajah Mada diprediksi sebagai tahun kelahiran Gajah Mada. Di sana tertera 'om cri saka warsa jiwa mrtta yogi swaha' yang artinya 'selamatlah pada tahun saka jiwa mrtta yogi swaha'.

Kata jiwa berarti 1, mrtta berarti 2, yogi berarti 2, swaha berarti 1. Sederet kata ini menyatakan tahun Saka 1221 atau 1229 Masehi.

Walau begitu, nama Gajah Mada tidak disebut dalam Babad Gajah Mada. Kemungkinan, 'Gajah' adalah julukan untuk orang yang kuat. Jadi, arti Gajah Mada adalah orang kuat yang berasal dari desa Maddha.

Sementara, Pararaton menyatakan nama Gajah Mada sebagai bekel pasukan bayangkara saat pemberontakan Ra Kuti tahun Saka 1241 atau 1319 Masehi. Maka, nama Gajah Mada sudah dipakai sebelum sosok tersebut menjadi patih tahun 1319 Masehi di Daha.

Kelahiran Gajah Mada dalam Pararaton

Tahun kelahiran Gajah Mada dalam Pararaton berbeda dari Babad Gajah Mada. Disebutkan mahapatih itu hidup pada 1290-1368.

Selama 55 tahun hidupnya, Gajah Mada mengabdikan dirinya untuk Kerajaan Majapahit. Kariernya dimulai pada 1313 Masehi saat berusia kira-kira 23 tahun.

Gajah Mada menjabat pertama kali sebagai prajurit rendahan masa Raja Jayanegara. Setelah menumpas pemberontakan Ra Kuti di 1319 Masehi, dia diangkat sebagai patih di Kahuripan. Dua tahun kemudian, Gajah Mada menjadi patih di Daha Pura untuk menggantikan Arya Tilam yang wafat pada 1321 Masehi.

Orang Tua Gajah Mada Menurut Kepercayaan Bali

Kembali pada buku Gajah Mada: Pahlawan Pemersatu Nusantara, dalam kitab Usana Jawa tertera bahwa Gajah Mada dilahirkan di Pulau Bali Agung. Tetapi, suatu ketika dia pindah ke Majapahit.

Dalam kepercayaan Bali, Gajah Mada tidak mempunyai ayah dan ibu, melainkan keluar dari buah kelapa sebagai jelmaan Sang Hyang Narayana ke dunia. Apabila kepercayaan ini benar, maka Gajah Mada dari Pulau Bali layaknya Prabu Airlangga (990-1042).

Tetapi, karena di sekeliling Kota Malang-Singasari banyak diperoleh tanda jejaknya dan di tahun 1321 sudah cukup usia menjadi patih, maka timbullah dugaan bahwa dia lahir di area aliran Sungai Brantas. Gajah Mada diperkirakan lahir tahun 1300.

Simak Video "Kisah Pengabdian Luar Biasa Perawat Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia