Daftar Negara Paru-Paru Dunia yang Menjaga Iklim Bumi, Indonesia Termasuk?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 09 Nov 2021 13:15 WIB
Pulau Kalimantan disebut sebagai salah satu paru-paru dunia karena luas hutannya yang mencapai hingga 40,8 juta hektar. Beginilah potret hijaunya hutan Kalimantan.
Foto: Rachman Haryanto/Daftar Negara Paru-Paru Dunia yang Menjaga Iklim Bumi, Indonesia Termasuk?
Jakarta - Keberadaan hutan hujan merupakan solusi bagi memburuknya iklim yang disebabkan emisi karbon. Hal tersebut dikarenakan, hutan hujan bisa menjadi senjata penyerap emisi karbon yang ampuh.

Persatuan Konservasi Alam Internasional (IUCN) mengungkapkan bahwa hutan merupakan sumber, sekaligus penyelamat masalah emisi karbon dunia.

Sebanyak 25 persen emisi global berasal dari sektor darat dan deforestasi merupakan penyumbang emisi tersebut.

Meski begitu, hutan tetap dapat menjadi solusi dalam menangani masalah iklim karena mampu menyerap 2,6 miliar ton karbondioksida. Jumlah ini merupakan sepertiga dari jumlah karbon yang dilepaskan akibat pembakaran bahan bakar fosil.


Oleh karena itu, keberadaan hutan hujan di berbagai belahan dunia memiliki peran penting dalam menjaga nafas panjang bumi di masa depan. Atas peran ini, hutan hujan juga kerap disebut sebagai paru-paru dunia.

Lantas, negara mana saja yang disebut sebagai paru-paru dunia? Berikut daftar lengkapnya.

Daftar negara paru-paru dunia:


1. Brasil

Mengutip dari Greenpeace, Brasil merupakan negara dengan hutan hujan yang besar di dunia. Brasil juga memiliki bertanggung jawab melindungi hutan hujan terbesar di dunia, yakni Hutan Amazon.

Sebenarnya hutan Amazon terletak di sembilan negara, yakni Brasil, Kolombia, Peru, Venezuela, Ekuador, Bolivia, Guyana, Suriname, dan Guyana Perancis. Namun, menurut Britannica, 40 persen Hutan Amazon berada di Brasil.

Meski menjadi paru-paru dunia, hutan Amazon telah kehilangan lebih dari 18 persen wilayahnya selama 40 tahun terakhir. Beberapa alasan hilangnya wilayah hutan ini adalah karena penebangan liar, peternakan kedelai, dan peternakan sapi.

2. Kongo

Dilansir dari laman National Geographic, Kongo menjadi negara paru-paru dunia kedua dengan hutan hujan terbesar di dunia dengan 60 persen wilayah.

Hutan hujan Kongo sendiri merupakan dua pertiga dari luasan Cekungan Basin. Oleh karena itu, hutan di sini memainkan peran sentral dalam keseimbangan ekologi Bumi.

Bahkan hutan hujan ini menyimpan stok air untuk seluruh benua Afrika. Tak hanya itu, sebuah studi mengatakan bahwa pohon yang ada di Cekungan Kongo dapat menyimpan karbon tiga kali lebih banyak dibandingkan pohon di Amazon.

3. Indonesia

Negara paru-paru dunia lainnya tidak lain adalah Indonesia. Meski terus mengalami penurunan akibat kebakaran hutan dan pengalihan fungsi lahan namun Indonesia masih menyumbang penyerap emisi karbon yang besar.

World Resources Institute (WRI) menjelaskan bahwa sebagian dari hutan tropis terbesar di dunia terdapat di Indonesia. Luasnya di dunia hanya kalah dari hutan di Brasil dan Republik Demokrasi Kongo.


Selain itu, Indonesia juga memiliki hutan mangrove yang terluas di dunia. Luasnya diperkirakan mencapai 4,25 juta hektare pada awal 1990-an.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia (KLHK), luas hutan Indonesia mencapai 94,1 juta hektar atau 50,1 persen dari total daratan pada 2019.

Namun, seperti hutan di berbagai negara, hutan di Indonesia juga mengalami ancaman deforestasi yang terus menerus membahayakan paru-paru dunia.

Simak Video "Bahaya Nyata Perubahan Iklim di Hutan Amazon"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia