Sejarah Tol Jombang-Mojokerto & Keamanannya, Saksi Tewas Vanessa Angel

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Minggu, 07 Nov 2021 20:00 WIB
Tol Jombang-Mojokerto (Jomo)
Foto: Enggran Eko Budianto/Sejarah Tol Jombang-Mojokerto & Keamanannya, Saksi Tewas Vanessa Angel
Jakarta - Artis Vanessa Angel dan suaminya, Febri Ardiansyah alias Bibi, tewas dalam kecelakaan di tol saat menuju Surabaya, Kamis (4/11/2021) siang. Kecelakaan terjadi di Km 672.300 Tol Jombang-Mojokerto, Jawa Timur.

"Betul, A1, dipastikan Vanessa Angel dan suaminya tewas di tempat dalam kecelakaan di Tol Jombang," kata Kasat Lantas Polresta Jombang AKP Rudi Purwanto kepada detikcom.

Berdasarkan informasi yang himpun, mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan suami juga ditumpangi oleh anaknya, Gala, dan babysitter keluarga, Siska Lorensa, serta supirnya, Tubagus Joddy.

Kendaraan yang ditumpangi Vanessa Angel kemudian menabrak pembatas jalan sesuai dengan pernyataan dari Dirlantas Polda Jatim Kombes Usman Latif.

"Setiba di KM. 673+300/ A ruas tol Jomol, kendaraan tersebut tiba-tiba menabrak beton pembatas kiri ruas tol dikarenakan sopir mengantuk," kata Usman.

Tol Jombang-Mojokerto disebut sebagai bagian dari ruas tol Trans Jawa. Ruas tol ini memegang peranan penting sebagai penghubung antara Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Sejarah pembangunan tol Jombang-Mojokerto diawali dengan pengakuisisian saham antara PT Marga Harjaya Infrastruktur dan Astra Infra grup pada Agustus 2011. Pernyataan ini disebutkan dalam laman resmi Astra Infra grup yang dikutip detikEdu, Minggu (7/11/2021).

"Pada bulan Agustus 2011, Astra Infra grup mengakuisisi 100% saham milik PT Marga Harjaya Infrastruktur Infrastruktur (Astra Infra Toll Road Jombang-Mojokerto) pemegang konsesi untuk ruas tol Jombang-Mojokerto sepanjang 40,5 km," tulis pihak Astra Infra grup.

Tol ini telah beroperasi secara bertahap selama 4 tahun. Seksi pertama dengan tol sepanjang 14,7 km mulai beroperasi pada Oktober 2014. Kemudian, disusul oleh seksi 3 sepanjang 5 km yang beroperasi pada November 2016.

Setahun setelahnya, seksi 2 dengan panjang 19,9 km mulai dioperasikan yang kemudian diikuti oleh pengoperasian seksi 4 pada 2018.

"Seksi 4 sepanjang 0,9 km telah beroperasi pada Desember 2018 bersamaan dengan Tol Solo-Kertosono," bunyi keterangan tertulis dari Astra Infra grup.

Secara keseluruhan, ruas tol Jombang-Mojokerto memiliki tiga gerbang tol yaitu:

  • Gerbang tol Jombang (di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur)
  • Gerbang tol Bandar (di Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang)
  • Gerbang tol Mojokerto Barat (di Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, Jawa Timur)

Lantas, bagaimana dengan keamanan dari tol Jombang-Mojokerto dan lainnya di Indonesia?

Kementerian PUPR menjelaskan fakta-fakta soal keamanan jalan tol di Indonesia melalui video singkat di akun resmi Instagram @kemenpupr. Menurut pihaknya, setiap jalan tol sudah melalui uji laik fungsi dan uji laik operasi sesuai standar manajemen dan keselamatan lalu lintas.

Diketahui, uji laik fungsi jalan adalah kondisi suatu ruas jalan yang memenuhi persyaratan teknis kelaikan jalan untuk memberikan keselamatan bagi penggunanya. Sekaligus persyaratan administratif yang memberikan kepastian hukum bagi penyelenggara jalan dan pengguna jalan, sehingga jalan tersebut dapat dioperasikan untuk umum.

"Salah satu yang dicek skin resistance baik beton ataupun aspal," bunyi pernyatan Kementerian PUPR, dikutip dari detikfinance.

Selanjutnya, Kementerian PUPR mengklaim jenis pembatas antar jalur sudah mempertimbangkan risiko fatalitas ketika kecelakaan. Sebaliknya, jalan tol dengan median terbuka seringkali membuka peluang kendaraan yang hilang kendali tergelincir ke jalur lawan.

Merespons hal tersebut, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memberi saran agar median terbuka ditutup dengan pagar pembatas yang terbuat dari beton rigid, guardrail, atau wire rope.

KNKT pun turut berpesan pada pengguna kendaraan untuk selalu mematuhi batas kecepatan maksimal di jalan tol atau 80-100 km/jam. Pasalnya, pedal rem pada kecepatan tinggi membutuhkan waktu untuk berhenti.

Dengan kurun waktu tersebut, mobil harus menjaga jarak aman antar kendaraan. Pesan lainnya adalah kepada para pengendara supaya tidak memaksakan diri saat berkendara di jalan tol atau fasilitas lain, untuk menekan risiko terjadinya kecelakaan.

Simak Video "Jenazah Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Tiba di Rumah Duka"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia