Apa Arti Deforestasi yang Disebut Menteri LHK? Berikut Penjelasannya

Anatasia Anjani - detikEdu
Kamis, 04 Nov 2021 16:00 WIB
Jokowi dan seratus pemimpin dunia di KTT Perubahan Iklim janji akhiri deforestasi tahun 2030
Foto: BBC World/Apa Arti Deforestasi yang Disebut Menteri LHK? Berikut Penjelasannya.
Jakarta - Deforestasi adalah suatu peristiwa hilangnya hutan alam beserta dengan atributnya yang diakibatkan oleh penebangan hutan. Penebangan hutan sendiri bertujuan mengubah lahan hutan menjadi non hutan.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) deforestasi adalah kegiatan penebangan kayu komersial dalam skala besar. Di Indonesia tingginya angka deforestasi di Indonesia sangat berhubungan erat dengan permintaan lahan untuk konversi pertanian dan pertambangan.

Deforestasi disinggung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dalam tweetnya di akun @SitiNurbayaLHK. Unggahan ini mendapat tanggapan beragam dari para warganet.

"Pembangunan besar-besaran era Presiden Jokowi tidak boleh berhenti atas nama emisi karbon atau atas nama deforestasi," tulis MenLHK dikutip detikEdu pada Kamis (4/11/2021).

Berikut penjelasan lebih lanjut soal arti deforestasi, penyebab, dan dampaknya

A. Penyebab Deforestasi

Melansir dari laman Unpad, penyebab terjadinya deforestasi lahan adalah terjadi karena pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, terjadinya kebakaran hutan, dan illegal loging atau produksi kayu yang berasal dari konsesi Hak Pengusaha Hutan (HPH).

B. Dampak Deforestasi

Deforestasi memiliki dampak yang sangat buruk bagi tanah. Jika hutan hilang akan mengakibatkan air tidak dapat meresap ke tanah. Sehingga air hujan yang turun mengalir ke permukaan bumi akan menyebabkan erosi.

Efek samping dari terjadinya erosi sendiri adalah kehilangan kesuburan tanah akibat pencucian tanah oleh air hujan yang terus menerus, banjir akibat tanah tidak dapat meresap air, hingga tanah longsor.

C. Deforestasi di Indonesia

Menurut Laporan Deforestation Fronts yang dikutip dari WWF, deforestasi masih terjadi di Indonesia namun dengan laju yang menurun di Sumatera dan Kalimantan. Laporan ini merujuk pada data Laporan Deforestasi Indonesia tahun 2016 dan 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dan beberapa sumber lainnya.

Di Sumatera, deforestasi terjadi pada tahun 2006-2009 dan meningkat di tahun 2015, namun lajunya menurun sejak itu. Demikian juga di Kalimantan, tingkat deforestasi tertinggi terjadi di 2015, setelah itu menurun.

Laporan tersebut merekomendasikan kepada pemerintah negara-negara yang termasuk dalam Analisa untuk meningkatkan perlindungan kawasan hutan melalui beberapa cara seperti:

1. Penetapan hak-hak masyarakat adat dan komunitas lokal.

2. Mengkonservasi kawawasan yang kaya keanekaragaman hayati.

3. Memastikan produk yang bersumber dari hutan diproduksi dan diperdagangkan secara legal dan lestari.

4. Memastikan rantai pasokan perusahaan berkelanjutan dan lembaga keuangan berkomitmen pada zero deforestasi.

5. Membuat kebijakan untuk memastikan semua komoditas dan produk hutan yang diimpor bebas dari deforestasi.

Itulah penjelasan arti deforestasi, penyebab, dan dampaknya. Jadi apa kalian sudah memahaminya detikers?

Simak Video "Pulau Sardinia Rusak Parah Akibat Kebakaran Hutan"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia