Puasa Daud: Niat dan Keutamaannya Sesuai Hadits Rasulullah SAW

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Rabu, 27 Okt 2021 06:00 WIB
Cara Sederhana Nabi Muhammad SAW saat Sahur dan Berbuka Puasa
Foto: iStock/Puasa Daud: Niat dan Keutamaannya Sesuai Hadits Rasulullah
Jakarta - Puasa daud adalah puasa yang dilakukan secara selang-seling yakni sehari berpuasa dan sehari berbuka. Sesuai dengan namanya, puasa ini diajarkan oleh Nabi Daud AS.

Dalam Al Quran, Nabi Daud dikisahkan memiliki banyak keistimewaan. Mulai dari disebut sebagai nabi yang mampu melunakkan besi kokoh, memiliki suara yang merdu bahkan membuat angin dan burung kagum, hingga memiliki fisik yang kuat.

Melansir dari buku Dahsyatnya Puasa Sunah karya H. Amirulloh Syarbini, Hj. Lis Nur'aeni Afgani, dan Ruang Kata, rahasia dibalik keistimewaan beliau didapat dari membiasakan diri dengan berpuasa selang-seling sepanjang hidupnya. Rasulullah SAW juga pernah menyebut bahwa puasa daud yang diajarkan oleh Nabi Daud merupakan salah satu puasa yang utama.

Berikut bunyi haditsnya,

لاَ صَوْمَ فَوْقَ صَوْمِ دَاوُدَ ، شَطْرَ الدَّهْرِ ، صِيَامُ يَوْمٍ ، وَإِفْطَارُ يَوْمٍ

Artinya: "... Puasalah sehari dan berbukalah sehari, karena yang demikian itu adalah seutama-utamanya puasa. Itulah puasa saudaraku Daud AS," (HR Bukhari dan Muslim).

Setelah memahami sekilas informasi tentang puasa daud, perlu juga dipahami mengenai bacaan niat puasa daud dan juga keutamaan yang dikandungnya sebagai berikut.

Niat Puasa Daud

Tata cara membaca niat puasa daud tidak jauh berbeda dengan puasa lainnya. Bacaan niat sudah bisa ditunaikan sejak malam harinya sebelum berpuasa. Berikut bacaan niatnya.

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitu Shauma Daawuda sunnatal lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya niat puasa daud, sunah karena Allah Ta'ala,"

Keutamaan Puasa Daud

Beberapa keutamaan puasa daud telah disebutkan dalam sabda Rasulullah SAW melalui hadits-hadistnya yakni,

1. Lebih disukai Allah SWT

Puasa daud lebih disukai Allah SWT dibandingkan puasa sunnah lainnya. Hal ini sesuai sabda Rasulullah SAW,

أَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا ، وَأَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ ، كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ

Artinya: "Puasa yang paling disukai oleh Allah adalah puasa Nabi Daud. Ia berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari. Sholat yang paling disukai oleh Allah adalah sholat Nabi Daud. Ia tidur seperdua malam, bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya." (HR. Bukhari).

2. Bentuk ibadah optimal

Rasulullah SAW pernah menegur salah seorang sahabat bernama Abdullah ibn Amr yang melakukan ibadah secara berlebihan. Kemudian Rasulullah SAW berpesan kepadanya,

"Berpuasalah dan berbukalah, sembahyanglah dan tidurlah. Karena sesungguhnya badan kamu mempunyai hak atas kamu. Dan istri kamu mempunyai hak atas kamu, juga tamu kamu mempunyai hak atas kamu. Cukupla bagimu berpuasa sebanyak tiga hari pada tiap bulan,"

Abdullah kemudian menyahuti, "Itu terlalu sedikit bagiku, wahai Rasulullah sesungguhnya saya memiliki kesanggupan,"

Kemudian Rasulullah memberikan nasehat lagi, "Kalau begitu, berpuasala sebanyak dua hari dalam seminggu,"

Abdullah kemudian menjawab kembali, "Itu juga masih sedikit, saya masih memiliki kesanggupan,"

Rasulullah bersabda, "Kalau begitu, berpuasalah seperti puasa Nabi Daud, dan jangan melebihkan lagi,"

Hal itupun membuat Abdullah bertanya apa puasa daud itu, kemudian dijawab oleh Rasulullah, "Ia berpuasa sehari dan berbuka sehari," (HR Ahmad).

Selain karena mengikuti (ittiba') terhadap ajaran Nabi Daud AS, Rasulullah SAW sering mengamalkan puasa daud karena meyakini bahwa banyak keistimewaan dalam puasa tersebut. Baik secara jasmani maupun rohani.

Yuk, mulai berpuasa daud!

Simak Video "Menu Ayam dan Sambal yang Bikin Nagih di Resto d'SDL"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia