Kapan Waktu Terbaik bagi Otak untuk Belajar dan Beristirahat?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 26 Okt 2021 07:30 WIB
ilustrasi otak
Foto: thinkstock/Kapan Waktu Terbaik bagi Otak untuk Belajar dan Beristirahat?
Jakarta - Otak merupakan organ terpenting bagi manusia dalam menunjang kesehariannya mulai dari pikiran, fisik, dan lain-lain. Namun, jarang yang menyadari bahwa otak juga memiliki waktu tersendiri agar bisa 'bekerja' efektif, lho.


Kebanyakan orang kurang memperhatikan pentingnya memahami cara kerja otak dan kapasitas yang mampu dihadapi. Sehingga banyak pekerjaan otak yang kurang maksimal.


Sebaliknya, apabila terus-terusan berpikir dan membuat otak bekerja, juga bisa mengakibatkan kelelahan bahkan bisa juga depresi.


Melansir akun Instagram resmi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri dan health.MSN, Senin (25/10/2021), ada 8 waktu terbaik bagi otak untuk memaksimalkan fungsi dan kinerjanya.


8 Waktu Terbaik bagi Otak:

  • Pukul 7-9 pagi


Pada waktu ini otak baru terbangun dan mulai meningkat mood dalam menjalankan aktivitas. Agar mood semakin baik, kamu bisa mulai melakukan hal-hal yang dapat meningkatkan gairah positif untuk mengawali hari.

  • Pukul 9-11 pagi


Pada waktu ini, otak sudah memiliki hormon kortisol (hormon stres) yang cukup, sehingga dapat membantu memfokuskan pikiran.


Waktu ini merupakan waktu yang cocok untuk belajar serta mengerjakan tugas yang membutuhkan analisa dan konsentrasi. Kemudian saatnya mengembangkan ide baru, membuat presentasi atau melakukan brainstorming.

  • Pukul 11-2 siang


Seorang peneliti Jerman menuturkan bahwa pada waktu ini, hormon melatonin (hormon tidur) telah menurun tajam, sehingga tubuh lebih siap untuk mengerjakan tugas yang sulit dan keras.


Pada waktu ini disarankan untuk tidak melakukan beberapa tugas secara bersamaan, karena akan membuat seseorang kehilangan konsentrasi.


Bagi siswa, waktu ini cocok untuk mempelajari hal-hal baru dibanding mengerjakan tugas atau belajar dengan berat.

  • Pukul 2-3 siang


Waktu ini adalah waktu yang baik untuk istirahat. Saat mencerna makan siang, tubuh akan menarik darah dari otak ke perut. Kondisi ini akan membuat asupan darah atau oksigen ke otak sedikit berkurang.


Akibatnya, seseorang jadi mudah mengantuk. Oleh karena itu, sebaiknya waktu ini digunakan untuk beristirahat sebentar dari pekerjaan.


Apabila tetap harus bekerja dan melawan kantuk, cobalah berjalan-jalan sebentar, melakukan meditasi atau minum air putih. Hal ini bisa meningkatkan volume vaskuler dan sirkulasi sehingga meningkatkan aliran darah ke otak.

  • Pukul 3 siang-6 sore


Waktu ini cocok untuk melakukan pekerjaan atau tugas yang lebih ringan. Meski otak tidak setajam waktu sebelumnya, tapi seseorang akan merasa lebih santai dan tekanan tubuhnya juga lebih rendah.

  • Pukul 6 sore-8 malam


Peneliti menemukan bahwa pada waktu ini, otak sudah masuk dalam tahap 'pemeliharaan', yaitu ketika produksi melatonin masih berada di level rendah.


Pada waktu ini, kamu bisa melakukan dengan melakukan yang kamu sukai seperti berkumpul bersama keluarga, teman, atau menonton film.

  • Pukul 8-10 malam


Waktu ini merupakan transisi dari kondisi terjaga menuju mengantuk. Waktu ini paling cocok untuk meninggalkan pekerjaan atau tugas dan mulai bersantai.

  • Pukul 10 malam ke atas


Waktu ini merupakan waktunya istirahat malam dan tidur. Kamu bisa mengatur cahaya dalam ruangan karena pengaturan cahaya akan dapat membantu membiarkan otak beristirahat.


Biasakan tidur dengan cukup sebanyak 7-8 jam, sehingga bisa mendapatkan kesehatan dan energi yang optimal di pagi hari ya, detikers!

Simak Video "Kenali Hubungan Hipertensi dan Pendarahan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia