Surat Al Balad Ayat 4: Kesulitan di Tiap Fase Kehidupan

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Jumat, 22 Okt 2021 19:00 WIB
Sisa hari-hari terakhir Ramadan dimanfaatkan warga Bekasi untuk itikaf di masjid Al Azhar. Berikut foto-fotonya.
Foto: Rengga Sancaya/Surat Al Balad Ayat 4: Kesulitan di Tiap Fase Kehidupan.
Jakarta - Surat Al Balad ayat 4 adalah salah satu surat dalam Al Quran yang menyampaikan berita tentang penciptaan manusia. Pada permulaan ayat,, surat ini dimulai dengan pernyataan sumpah atas keagungan dan kesucian Kota Mekah.

Sebab itu, surat ini dinamai Al-Balad yang mengandung arti negeri karena berisikan sumpah atas balad (negeri). Surat yang berada dalam urutan no-35 dalam mushaf Al Quran ini terdiri dari 20 ayat.

Adapun ayat yang menyinggung soal penciptaan manusia dan kehidupannya disertai dengan kesulitan dan kesusahan adalah sebagai berikut,

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي كَبَدٍ

Bacaan latin: Laqad khalaqnal-insāna fī kabad

Artinya: "Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah."

Menurut tafsir dari Al Quran Kementerian Agama (Kemenag), surat Al Balad ayat 4 menjelaskan bahwa tiap fase kehidupan manusia pasti akan menemui kesulitan. Mulai dari dilahirkan hingga saat menemui kematian.

"Dalam alam kubur menuju alam mahsyar pun manusia menghadapi kepayahan. Manusia harus mengisi kehidupannya di dunia dengan amal saleh agar tidak menemukan kepayahan lagi di akhirat," tulis Kemenag.

Kesulitan yang dimaksud dalam ayat ini, menurut Kemenag, adalah kesulitan untuk bersusah payah dalam mengatasi masalah. Misalnya, mencari rezeki untuk menjalani kehidupan.

Senada dengan itu, Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyatakan bahwa kata كَبَدٍ (al kabad) dalam ayat di atas memiliki makna tegak lurus. Hal ini ditafsirkan oleh beberapa ahli tafsir sebagai penciptaan manusia yang sempurna dan tegak.

Dikisahkan dari Abdul Hamid ibnu Ja'far berkata bahwa ia pernah mendengar imam besar Muhammad ibnu Ali alias Abu Ja'far Al-Baqir bertanya kepada seorang lelaki dari kalangan Ansar mengenai makna firman surat Al Balad ayat 4.

Lalu lelaki tersebut menjawab bahwa untuk dapat berdiri dan tegak, manusia harus mengalami susah payah. Kemudian, imam besar Abu Ja'far Al-Baqir tidak menyangkal pernyataan tersebut.

Kemudian, susah payah yang dimaksud adalah susah payah dalam perkara duniawi maupun perkara akhirat. Bahkan dalam proses kelahiran manusia, seorang ibu harus melalui kondisi yang sulit sebagaimana diceritakan dalam Al Quran.

"Yakni mengalami susah payah dalam menanggulangi suatu urusan dari perkara dunianya dan suatu urusan dari perkara akhiratnya. Dan menurut riwayat yang lain, disebutkan mengalami kesusahan hidup di dunia dan kesusahan di akhirat," tulis Ibnu Katsir.

Melalui makna yang dikandung dari surat Al Balad ayat 4 ini, semoga hal ini dapat menambah keimanan kita kepada Allah SWT dan meningkatkan rasa syukur kita terhadap nikmatNya. Aamiin.

Simak Video "Melihat Madrasah di Afghanistan di Bawah Kepemimpinan Taliban"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia