Sambut Maulid Nabi, PAUD di Kudus Gelar Acara Golok-golok Menthok

Dian Utoro Aji - detikEdu
Rabu, 20 Okt 2021 22:41 WIB
PAUD TBS Kudus menggelar acara golok-golok menthok memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (20/10/2021).
Foto: Dian Utoro Aji/detikcom/PAUD TBS Kudus menggelar acara golok-golok menthok memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (20/10/2021).
Kudus - Peringatan Maulid Nabi digelar PAUD TBS Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dengan acara golok-golok menthok. Acara ini diharapkan bagi anak agar mengenal tradisi saat perayaan maulid sejak usia dini.

"Golok-golok menthok ini kita mengajarkan mengenalkan kepada anak bahwa kita nguri-nguri zaman orang dulu kan memakainya golok-golok menthok, jadi kita gali kembali bahwa ini sebuah tradisi yang mana orang dulu, peringatan Maulid Nabi ini ada golok-golok menthok," kata Kepala PAUD TBS Kudus, Zakia Ulfa kepada wartawan ditemui di PAUD TBS Kudus, Rabu (20/10/2021).

Pantauan di lokasi raut wajah gembira terpancar pada siswa PAUD TBS, Rabu (20/10). Mereka tampak senang mengikuti acara golok-golok menthok untuk memperinghati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara itu dimulai dengan membaca doa dan berzanji di kelas. Siswa selanjutnya antre untuk mendapatkan jajanan yang ditaruh pada keranjang. Warga Kudus menyebutnya adalah golok-golok menthok.

Zakia mengatakan acara golok-golok menthok tahun ini digelar secara sederhana karena pandemi virus Corona. Menurutnya siswa yang mengikuti acara pun memakai masker dan berjaga jarak.

"Karena masa pandemi acara tidak banyak. Mulai dari anak masuk berdoa kemudian kita pandu untuk membaca al-berzanji bersama-sama terus setelah itu kita membagi secara antre untuk mengambil jajanan itu sendiri-diri. Anak diajarkan untuk antre dan mandiri," jelasnya.

Dia mengatakan siswa antre mendapatkan jajanan ditaruh pada keranjang atau disebut dengan golok-golok menthok. Pihak sekolah pun menyiapkan bermacam jajanan dan keranjang dari bambu.

"Itu adalah sebuah tradisi kita tetap ajarkan kepada anak. Orang dulu memperingati hari besar ada semacam, kalau Maulid Nabi istilahnya golok-golok menthok," jelas Zakia.

"Kalau golok-golok menthok itukan identik pada keranjangnya itu tadi. Keranjang bisa diisi jajan boleh nasi boleh. Kebetulan kita isi jajanan biar praktis. Anak-anak bisa mengambil sendiri," sambung dia.

Zakia menambahkan dengan menggelar acara golok-golok menthok bisa mengajarkan tradisi leluhur kepada anak usia dini. Selain itu siswa diajarkan untuk mandiri.

"Untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kami memang sebuah keharusan memberikan memperingati hari besar Islam mengajarkan pada anak-anak agar bisa menanamkan nilai-nilai aswaja ahlus sunnah wal jamaah yang sebagaimana notabenenya TBS ini memang kita lebih pada aswaja termasuk saat peringatan hari besar Islam ini dan memang sering dan memang perlu diajarkan kepada anak sedini mungkin," kata Zakia.

Simak Video "Jelang Libur Maulid Nabi, Arus Kendaraan di Tol Cipularang Ramai"
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia