Surat Yusuf Ayat 4: Mukjizat Nabi Yusuf AS Lewat Mimpi

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Sabtu, 16 Okt 2021 10:30 WIB
Saat bulan Ramadhan, seorang muslim  yang melakukan ibadah akan mendapatkan pahala berlipat ganda. Salah satunya dengan membaca kitab suci Al Quran.
Foto: Getty Images/Surat Yusuf Ayat 4: Mukjizat Nabi Yusuf AS Lewat Mimpi
Jakarta - Seperti halnya surat-surat lain dalam Al Quran, surat Yusuf ayat 4 juga membawa isi kandungan yang perlu dipahami oleh umat muslim.

Surah urutan ke-12 dalam mushaf Al Quran ini menceritakan secara utuh kisah Nabi Yusuf beserta dengan keluarganya. Salah satunya perihal mimpi yang mengabarkan wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Yusuf AS.

Berikut ini bacaan surat Yusuf ayat 4 beserta dengan terjemahannya,

إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ

Bacaan latin: Iż qāla yụsufu li`abīhi yā abati innī ra`aitu aḥada 'asyara kaukabaw wasy-syamsa wal-qamara ra`aituhum lī sājidīn

Artinya: "(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, "Wahai ayahku! Sungguh, aku (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku."

Menurut tafsir dari Al Quran Kemenag (Kementerian Agama) bahwa mimpi yang dialami oleh Nabi Yusuf AS adalah pertanda bahwa Allah telah menurunkan wahyu kepadanya.

Suatu ketika, Nabi Yusuf menceritakan mimpinya tersebut pada sang ayah, Nabi Yakub AS. Sang ayah pun menyadari bahwa mimpi yang dialami putranya bukanlah mimpi biasa. Namun, mimpi yang kerap dialami oleh para nabi.

Dijelaskan dalam surat Yusuf ayat 4, Nabi Yusuf melihat sebelas bintang yang ditafsirkan Kemenag sebagai saudaranya yang berjumlah sebelas. Kemudian matahari yang diyakni sebagai sang ayah dan bulan sebagai sang ibu.

Mereka semua terlihat sedang sujud kepada Nabi Yusuf. Namun, sujud yang dimaksud dalam ayat ini bukanlah makna sujud yang sebenarnya. Kata sujud ini lebih merujuk pada makna patuh.

"Tentu saja sujud di sini bukan dengan arti menyembah seperti yang kita kenal, tetapi hanyalah sujud dalam arti kiasan yaitu tunduk dan patuh. Sujud dengan arti tunduk dan patuh itu ada juga terdapat dalam Al-Quran," tulis Kemenag.

Kisah dibalik ayat ini juga menggambarkan kasih sayang seorang ayah kepada anaknya. Nabi Yaqub yang mendengar mimpi putranya tersebut merasa khawatir dan berupaya menutupi fakta mimpi anaknya tersebut dari saudara-saudaranya yang lain.

Pasalnya, dikhawatirkan para saudaranya akan berusaha melukai Nabi Yusuf bila mimpi tersebut diketahui oleh mereka.

"Tergambarlah dalam khayal Nabi Yakub bagaimana nasib anaknya bila mimpi itu diketahui oleh saudara-saudaranya, tentulah mereka dengan segala usaha dan tipu daya akan mencelakakannya," bunyi salah satu poin dari tafsir Kemenag.

Nah, itu dia isi kandungan dari surat Yusuf ayat 4 yang menceritakan mukjizat Nabi Yusuf melalui mimpinya. Semoga bisa dipahami ya!

Simak Video "Melihat Madrasah di Afghanistan di Bawah Kepemimpinan Taliban"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia