Apa Itu Pinjol Resmi? Ini Sejarah Munculnya di Indonesia

Kristina - detikEdu
Sabtu, 16 Okt 2021 07:50 WIB
Podcast: Darurat Jerat Pinjol Ilegal
Foto: Tim Infografis/Mindra Purnomo
Jakarta - Fintech pinjaman online (pinjol) saat ini sudah berkembang luas di masyarakat Indonesia, baik pinjol resmi maupun ilegal. Selain tidak membutuhkan persyaratan yang rumit, proses pencairannya pun lebih cepat dan mudah. Sejak kapan pinjol hadir di Indonesia?

Fintech merupakan inovasi yang dihadirkan oleh industri jasa keuangan dengan memanfaatkan penggunaan teknologi. Produk fintech berupa sistem pembayaran (payment), pendanaan (funding) seperti pinjam-meminjam, perbankan (digital banking), pasar modal (capital market), asuransi (insurtech), dan berbagai keuangan digital lainnya.

Salah satu fintech yang populer saat ini adalah fintech lending atau Peer-to-Peer (P2P) Lending. P2P Lending merupakan layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi (LPMUBTI) atau lebih dikenal dengan layanan pinjol. Transaksi ini dapat dilakukan tanpa harus bertemu secara langsung, melainkan dengan aplikasi maupun website.

Layanan P2P Lending ini diketahui mulai berkembang di masyarakat Indonesia pada tahun 2016. Pada saat itu, pinjaman online lebih banyak digunakan untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Direktur Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Aji Satria Sulaeman menceritakan, munculnya layanan peminjaman uang online jenis peer to peer berawal dari rendahnya penetrasi kartu kredit di Indonesia.

"Layanan peer to peer lending cash loan mengisi kesenjangan kebutuhan pembiayaan di Indonesia dan membuka akses bagi mereka yang tidak unbanked, namun layak kredit," ujar Aji kepada CNN Indonesia seperti dikutip Jumat (15/10/2021).

Menurut Aji, penetrasi kartu kredit pada waktu itu masih sangat rendah. Berdasarkan data yang dihimpun dari 18 penyedia layanan kartu kredit, hanya ada sekitar sembilan juta unique holder di seluruh Indonesia.

"Jadi penetrasinya masih rendah sekali, tidak sampai enam persen. Jadi masih ada lebih dari 90 persen penduduk dewasa yang mungkin membutuhkan fasilitas tersebut, tapi tidak punya," kata Aji.

Melihat data tersebut, akhirnya layanan fintech P2P Lending hadir untuk mempertemukan pihak-pihak pemberi pinjaman dengan pihak-pihak yang memerlukan pinjaman.

Ada banyak layanan pinjol dengan berbagai penawarannya masing-masing. Namun, untuk menghindari kasus penipuan dan penyalahgunaan data pribadi digital, masyarakat dapat melakukan peminjaman uang melalui pinjol resmi.

Pinjol resmi adalah pinjaman online yang terdaftar dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk mendapatkan status resmi dari OJK, penyelenggara wajib mengajukan pendaftaran dan perizinan kepada OJK.

Ketentuan mengenai pinjol diatur dalam Peraturan OJK Nomor 77 /POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi. Menurut peraturan tersebut, setelah mengajukan pendaftaran dan menerima tanda terdaftar dari OJK, penyelenggara wajib mengajukan permohonan perizinan maksimal satu tahun setelah mendapatkan tanda terdaftar.

Simak Video "Ribuan SIM Card Teregistrasi Pinjol, Polri 'Colek' Kominfo-Dukcapil"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia