Membanggakan! Ini Dua Ilmuwan Wanita Indonesia yang Penemuannya Diakui Dunia

Fahri Zulfikar - detikEdu
Jumat, 15 Okt 2021 06:58 WIB
Guru Besar UGM Prof Adi Utarini ilmuwan wanita yang dibanggakan Presiden Jokowi
Foto: dok. IG Adi Utarini
Jakarta - Siapa bilang ilmuwan hebat hanya dari luar negeri saja? Ada juga ilmuwan wanita asal Indonesia yang penemuannya diakui dunia, lho.

Dua wanita hebat tersebut adalah Adi Utarini dan Tri Mumpuni. Keduanya berhasil mendapatkan pengakuan dunia berkat kontribusi mereka dalam bidang ilmu sains.

Atas pencapaian tersebut, Adi Utarini dan Tri Mumpuni menyusul ilmuwan asal Indonesia lainnya yang berhasil diakui dunia seperti BJ Habibie, Dr Joe Hin Tjio, Prof Dr Mezak Arnold Ratag, Khoirul Anwar, dan sebagainya.

BJ Habibie menemukan teori Crack Propagation, sebuah solusi untuk mendeteksi rambatan kerusakan konstruksi pada badan pesawat. Dr Joe Hin Tjio menemukan fakta jumlah kromosom dalam tubuh manusia yang ternyata memiliki 46 buah alias 23 pasang kromosom.

Selanjutnya, Prof Dr Mezak Arnold Ratag berhasil menemukan lebih dari 100 buah nebula planeter baru. Sedangkan Khoirul Anwar menemukan konsep dua Fast Fourier Transform (FFT) atau yang lebih dikenal dengan nama 4G LTE.

Lantas penemuan apa yang didapatkan oleh Adi Utarini dan Tri Mumpuni?

Penemuan Adi Utarini - Teknologi Pemberantas DBD

Pencapaian Prof dr Adi Utarini, MSc, MPH, PhD didapatkan pada akhir tahun 2020. Adi Utarini menjadi salah satu ilmuwan sains Indonesia yang masuk ke daftar Nature's 10: Ten People Who Helped Shape Science in 2020 dari jurnal ilmu pengetahuan Nature.

Dilansir dari laman CNBC Indonesia, Prof Adi Utarini memimpin uji coba perintis dari sebuah teknologi yang dapat membantu memberantas demam berdarah, penyakit yang menyerang hingga 400 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya.

Hasil penelitian Prof Adi Utarini dan tim berhasil mengurangi kasus demam berdarah hingga 77 persen di beberapa kota besar di Indonesia. Sebuah penemuan yang manfaatnya telah diakui dunia.


Penemuan Tri Mumpuni - Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro

Sama halnya dengan Adi Utarini, pada tahun 2020, Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA) Tri Mumpuni juga masuk dalam 22 Most Influential Muslim Scientists.

Daftar penghargaan "The 500 Most Influential Muslims" ini diterbitkan Royal Islamic Strategic Studies Centre.

Bidang yang ditekuni Tri Mumpuni adalah ikut mengembangkan kemandirian masyarakat di kawasan-kawasan terpencil melalui pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH).

Melalui IBEKA, Tri Mumpuni telah membangun setidaknya 65 PLTMH di desa-desa terpencil di berbagai pelosok Nusantara.

Berkat jasanya, desa terpencil yang awalnya gelap gulita menjadi terang benderang. Karya Tri Mumpuni tentunya patut mendapat pengakuan Indonesia dan seluruh dunia.

Nah, itulah dua ilmuwan wanita asal Indonesia yang penemuannya diakui dunia. Semoga detikers bisa meneruskan ilmuwan Indonesia ya!

Simak Video "Belasan Orang Jalani Isolasi 40 Hari di Gua"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia