Tentang Tax Amnesty Jilid 2 yang Perlu Dipahami Siswa hingga Mahasiswa

Anatasia Anjani - detikEdu
Rabu, 13 Okt 2021 17:30 WIB
Infografis Skema dan Tarif Tax Amnesty
Foto: Infografis detikcom/Fuad Hasim/Tentang Tax Amnesty Jilid 2 yang Perlu Dipahami Siswa hingga Mahasiswa
Jakarta - Apakah detikers sudah paham apa yang dimaksud dengan Tax Amnesty Jilid 2? Tax Amnesty adalah program pengampunan pajak dari pemerintah.

Program jilid 2 ini akan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2022 hingga 30 Juni 2022 dengan nama pengungkapan sukarela. Tax Amnesty jilid 2 dimaksudkan untuk memberikan kesempatan wajib pajak untuk mengungkapkan secara sukarela atas harta yang belum dilaporkan dalam program pengampunan pajak 2016-2017 maupun dalam SPT Tahunan 2020.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melahirkan program Tax Amnesty dengan tujuan untuk menghapus denda keterlambatan pembayaran pajak. Tax Amnesty diterapkan di sejumlah negara, seperti Belgia, Kanada, Australia, Jerman, Italia, Yunani, Rusia, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan Spanyol.

Tax Amnesty Jilid 2

  • Subjek Tax Amnesty

Berikut adalah subjek tax amnesty jilid 2:

1. Wajib pajak orang pribadi dan badan peserta tax amnesty basis aset per 31 Desember 2015. Peserta bisa mendapatkan tarif PPh final rendah apabila sebagian besar hartanya diinvestasikan dalam SBN/ hilirasi/ renewable energi: kebijakan 1.

2. Wajib pajak orang pribadi basis aset perolehan 2016-2020 yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan 2020: kebijakan 2.

  • Rincian Tarif PPh Final: Kebijakan 1

a. 11% untuk harta di luar negeri yang tidak direpatriasi ke dalam negeri.

b. 8% untuk harta di luar negeri yang direpatriasi dan harta di dalam negeri.

c. 6% untuk harta di luar negeri yang direpatriasi dan harta di dalam negeri yang diinvestasikan dalam Surat Berharga Negara (SBN) dan hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) dan energi terbarukan.

  • Rincian PPh Final: Kebijakan 2

a. 18% untuk harta di luar negeri yang tidak direpatriasi ke dalam negeri.

b. 14% untuk harta di luar negeri yang direpatriasi dan harta di dalam negeri.

c. 12% untuk harta di luar negeri yang direpatriasi dan harta di dalam negeri yang diinvestasikan dalam SBN dan hilirasi SDA dan energi terbarukan.

  • Syarat dan Mekanisme Tax Amnesty Jilid 2

Wajib pajak harus mengungkapkan harta bersih, melalui surat pemberitahuan pengungkapan harta dan disampaikan kepada Direktur Jenderal Pajak sejak 1 Januari 2022 sampai 30 Juni 2022.

Harta bersih dianggap sebagai tambahan penghasilan dan dikenakan pajak penghasilan (PPh) yang bersifat final. Penghasilan yang bersifat final didapat dari mengalikan tarif dengan dasar pengenaan pajak.

Lampiran surat pemberitahuan pengungkapan harta:

- Bukti pembayaran Pajak Penghasilan yang bersifat final

- Daftar rincian harta beserta informasi kepemilikan harta yang dilaporkan

- Daftar utang

- Pernyataan mengalihkan harta bersih ke dalam wilayah NKRI dalam hal wajib pajak bermaksud mengalihkan harta bersih yang berada di luar wilayah Indonesia

- Pernyataan akan menginvestasikan harta bersih pada kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam atau sektor energi terbarukan di dalam wilayah Indonesia, dan/atau SBN.

Setelah semua berkas terpenuhi, maka Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan menerbitkan surat keterangan terhadap penyampaian surat pemberitahuan pengungkapan harta oleh wajib pajak.

Jika ada ketidaksesuaian antara harta bersih dengan keadaan sebenarnya DJP dapat membetulkan atau membatalkan surat keterangan.

Itulah penjelasan mengenai Tax Amnesty Jilid 2. Apakah detikers sudah memahaminya?



Simak Video "Sri Mulyani Ungkap Banyak Kantor Pajak di Indonesia yang Masih Sewa Ruko"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia