Hutan Musim di Indonesia : Arti, Ciri Khas dan Persebarannya

Kholida Qothrunnada - detikEdu
Selasa, 12 Okt 2021 14:00 WIB
tradisi warga pinggiran hutan jati di Bojonegoro
Hutan jati di Bojonegoro, Jatim salah satu jenis hutan musim di Indonesia (Foto: Ainur Rofiq)
Jakarta - Hutan musim merupakan salah satu jenis hutan berdasarkan iklim. Jenis hutan lain berdasarkan iklim di antaranya hutan hujan tropis (tropical rain forest), hutan sabana, dan hutan bakau (mangrove).

Hutan musim atau moonson forest adalah hutan yang dipengaruhi oleh pergantian musim. Tanaman yang tumbuh di hutan ini umumnya terdiri atas satu jenis saja. Atas hal tersebut, maka hutan musim sering disebut juga dengan hutan homogen.

Seperti diketahui, fungsi dan manfaat dari hutan diantaranya adalah sebagai pengatur tata air, sumber makanan dan obat-obatan, pengatur iklim, dan masih banyak lagi.

Semua jenis hutan tersebut, telah sangat membantu dan berkontribusi kebutuhan hidup masyarakat Indonesia. Tak heran jika keberadaan hutan sangatlah berpengaruh besar, bagi kelestarian lingkungan dan kehidupan para makhluk hidup.

Dilihat dari segi luasnya, hutan musim menempati urutan kedua, setelah hutan hujan di Indonesia, seperti dikutip dari modul Geografi Pembelajaran SMA Kelas XI oleh Kasman, S.Pd., M.Pd.

Persebaran hutan musim di Indonesia banyak terdapat di pulau Jawa (Tengah & Timur), dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Hutan musim di Indonesia biasanya banyak dimanfaatkan untuk kepentingan produksi.

Lalu apakah detikers sudah tahu, ciri dari hutan musim di Indonesia seperti apa? simak penjelasannya di bawah ini ya!

Ciri Khas Hutan Musim di Indonesia

Dikutip dari buku modul terbitan Kemdikbud Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Paket B Setara SMP/MTs bertajuk "Indonesia Kaya", hutan musim di Indonesia punya ciri khas:

  • Pohon-pohonnya memiliki jarak yang tidak terlalu rapat, dan tidak terlalu tinggi hanya 12-35 meter. Ketinggian pohonnya lebih rendah daripada hutan hujan tropis
  • Jenis vegetasinya sedikit, umumnya terdiri dari satu atau dua saja atau homogen.
  • Pada musim penghujan, hutan musim akan tampak sangat menghijau, dengan daun-daunnya yang lebat.
  • Sebaliknya saat musim kemarau, daunnya akan gugur (meranggas). Hal itu terjadi untuk mengurangi terjadinya penguapan.
  • Pada bagian dasar hutan, semak-semak masih bisa untuk tumbuh.
  • Hutan musim memiliki nama - nama hutan yang diambil berdasarkan jenis pohon yang tumbuh mendominasi di dalamnya. Misalnya jika yang tumbuh mendominasi dalam hutan musim adalah pohon sengon, maka hutan musim tersebut bernama hutan sengon.

Contoh dari tumbuhan hutan musim adalah pohon ketapang, sengon, dan jati, bunga anggrek putih, sagu, kemiri, cendana, kayu putih, dan lain-lain.

Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri hutan musim Indonesia. Gimana, detikers sekarang sudah tahu kan?



Simak Video "Selain Turki, Italia, dan Yunani, Spanyol Juga Alami Kebakaran Hutan"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia