Krisis Energi Ancam Dunia, Siswa Tahu Negara Mana yang Terdampak?

lus - detikEdu
Selasa, 12 Okt 2021 12:30 WIB
Tak cuma di Kalimantan, Sumatera Selatan juga punya tambang batu bara. Tak tanggung-tanggung, tambang batu bara di Sumsel ini punya cadangan hingga 3 miliar ton
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Dunia tengah dilanda krisis energi. Padahal energi merupakan kebutuhan penting manusia.

Semua aktivitas manusia memerlukan energi. Sebagai contoh, ketika naik kendaraan kita memerlukan bahan bakar minyak (BBM) untuk menghidupkan mesin.

Dilansir dalam Washingtonpost (09/10/2021), energi sangat sulit didapat saat ini sehingga beberapa provinsi di China menjatah listrik. Begitu juga dengan orang Eropa membayar harga yang sangat tinggi untuk gas alam cair, hingga pembangkit listrik di India.

Ketika ekonomi global pulih dan para pemimpin global bersiap untuk berkumpul dalam konferensi penting tentang perubahan iklim, krisis energi tiba-tiba melanda dunia dan memicu ketegangan geopolitik.

Penyebab Krisis Energi

Menurut CNN, krisis energi global disebabkan oleh cuaca dan permintaan yang semakin tinggi. Jelang musim dingin, akan lebih banyak energi yang dibutuhkan untuk menyalakan penghangat rumah. Selain itu, adanya kelangkaan dan kenaikan harga komoditas energi di sejumlah negara juga disebabkan oleh terus pulihnya permintaan setelah terdampak pandemi.

Berikut ini negara yang terdampak krisis energi:

1. Inggris

Inggris menjadi salah satu negara yang terdampak krisis energi. Bahkan perusahaan yang tergabung dalam Kelompok Pengguna Intensif Energi Inggris (EIUG) menyebut banyak bisnis yang mulai terancam dengan melonjaknya harga energi.

"Masalahnya bukan hanya apakah pasokan gas dan listrik akan tersedia, tetapi juga salah satunya terkait dengan harga," kata EIUG dalam laporan Reuters.

EIUG mewakili perusahaan-perusahaan seperti produsen bahan kimia, semen, baja, pupuk, kertas hingga kaca yang telah mendesak pemerintah Inggris untuk mengambil tindakan darurat.

Sementara itu, harga listrik di musim dingin diperkirakan akan melebihi harga tahun lalu dan harga gas juga mencapai rekor tertinggi.

2. China

Dilansir dari laman Guardian, aktivitas pabrik di China menyusut akibat pembatasan penggunaan listrik. Krisis listrik di China disebabkan karena permintaan negara akan listrik melonjak. Akan tetapi ada pembatasan impor batu bara dari Australia akibat pertikaian politik.

Presiden China Xi Jinping berencana akan menghentikan operasional pembangkit batu bara dan menggantinya dengan energi baru. Untuk mengamankan energi di negaranya, Gubernur Provinsi Jilin, Han Jun berjanji akan meningkatkan pasokan listrik lokal dan memperbesar skala impor batu bara.

Beberapa waktu lalu, China telah memaksa setidaknya 60 tambang batu bara di Provinsi Shanxi tutup. Padahal daerah tambang ini merupakan salah satu pusat batu bara terbesar di China. Pemadaman listrik pun dilakukan secara bergilir.

3. India

Dilaporkan CNN, Central Electricity Authority (CEA) India menyebut, 63 dari 135 PLTU di India hanya punya pasokan batu bara untuk dua hari. Dari jumlah tersebut 17 di antaranya sudah kehabisan stok.

Permintaan listrik di India meningkat, hal ini dikarenakan banyak warga yang semakin mampu membeli alat-alat elektronik.

4. Uni Eropa

Harga gas alam di Eropa dikabarkan naik enam kali lebih tinggi dari tahun lalu dan sekitar empat kali lebih tinggi dari musim semi lalu. Hal ini disebabkan karena meningkatnya permintaan secara global ketika banyak negara mulai stabil perekonomiannya setelah pandemi.

Uni eropa sangat bergantung pada impor gas alam yang datang dari luar blok. Karena produksi dalam negeri menurun. Rusia menjadi pengekspor gas alam terbesar ke dalam blok tersebut dan diikuti oleh Norwegia.

Krisis energi yang dihadapi negara-negara di belahan dunia ini memang belum menemukan solusi yang mudah. Karena kenaikan harga murni disebabkan oleh ketidakseimbangan antara permintaan yang tinggi dan pasokan yang menurun.



Simak Video "Harga Listrik Naik Lagi, Warga di Barcelona Protes"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia