Sering Terkena Serangan Panik? Siswa Perlu Ikuti 5 Tips Ini

Anatasia Anjani - detikEdu
Senin, 11 Okt 2021 10:30 WIB
Young casual business team in coworking. Diverse people brainstorming in modern office workspace
Foto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Serangan panik atau panic attack bisa menimpa siapa saja. Serangan panik atau panic attack ditandai dengan perasaan kecemasan dan ketakutan yang luar biasa. Bahkan gejalanya bisa sangat mirip dengan gejala serangan jantung, seperti sesak nafas, pusing, mual dan nyeri dada.

Dalam beberapa kasus, serangan panik menyerang secara tiba-tiba tanpa peringatan apapun. Serangan ini dapat dipicu dari salah satu kondisi ketika merasa terancam bahaya dan tidak dapat melarikan diri.

Jangan khawatir, serangan panik dapat diatasi dengan beberapa cara berikut. Berikut adalah penjelasannya yang dikutip dari akun Instagram UII Yogyakarta:

Cara Mengatasi Serangan Panik

1. Teknik Pernapasan 4-7-8

Mengatasi serangan panik dapat dilakukan dengan teknik pernapasan 4-7-8 yaitu menarik napas dalam 4 hitungan, tahan hingga 7 hitungan, dan hembuskan hingga 8 hitungan.

2. Membawa ke tempat yang aman dan nyaman.

3. Berikan kebutuhan dasar seperti air minum.

4. Ajak melakukan relaksasi dengan dipijat atau mengatur napas.

5. Jika keadaan tak kunjung membaik hubungi profesional terdekat.

Serangan panik juga dapat diatasi dengan pola hidup sehat seperti Makan dengan baik, istirahat yang cukup, dan olahraga teratur. Penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik seperti berlari, bersepeda atau latihan kardio, dapat mengurangi gejala kecemasan. Sementara alkohol, rokok dan kafein bisa menjadi pemicu serangan panik.

Gejala Serangan Panik

1. Rasa takut dan cemas hingga kehilangan kendali.

2. Timbul perasaan sangat terancam.

3. Jantung berdegup kencang, napas memburu, dan badan gemetar.

Penyebab Serangan Panik

1. Faktor genetik.

2. Tekanan dalam hidup yang tidak teratasi baik dalam jangka panjang maupun pendek.

3. Perubahan besar dalam hidup.

4. Riwayat trauma psikologis yang mendalam.

5. Penyalahgunaan zat.

Demikianlah cara mengatasi serangan panik dari pakar UII. Ingat ya detikers ketika mengalami hal tersebut, kalian tidak sendirian dan itu semua dapat terlewati. Tetap semangat ya!



Simak Video "KuTips: Coba Terapi Self Healing Buat Ngobatin Luka Batin"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia