Bendera Setengah Tiang 30 September, Ini Makna dan Aturan di Undang-Undang

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 30 Sep 2021 19:00 WIB
Bendera setengah tiang berkibar di Istana Negara-kantor pemerintahan di Bandung. Hal itu dilakukan untuk memperingati peristiwa 30 September 1965.
Bendera setengah tiang berkibar di Istana Negara-kantor pemerintahan di Bandung. Hal itu dilakukan untuk memperingati peristiwa 30 September 1965. Foto: Wisma Putra/Detikcom
Jakarta - Imbauan pengibaran bendera setengah tiang pada 30 September 2021 disampaikan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Keesokan harinya, masyarakat diimbau mengibarkan bendera satu tiang penuh 1 Oktober 2021 pukul 06.00 WIB. Bagaimana aturan bendera setengah tiang di Indonesia?

Pengibaran bendera setengah tiang tersebut disampaikan dalam Surat Menteri Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi Nomor 64262/MPK.F/TU.02.03/2021. Surat tertanggal 22 September 2021 tersebut diteken oleh Mendikbudristek Nadiem Makarim.

"Setiap kantor instansi pusat dan daerah, kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri serta seluruh komponen masyarakat Indonesia pada tanggal 30 September 2021 agar mengibarkan bendera setengah tiang dan pada tanggal 1 Oktober 2021 pukul 06.00 waktu setempat, bendera berkibar satu tiang penuh," bunyi poin keenam surat tersebut.

Aturan pengibaran bendera tercantum dalam Undang-undang RI Nomor 24 Tahun 2009. Dalam pasal 12 ayat 1 disebutkan, bahwa bendera negara dapat digunakan sebagai tanda perdamaian, tanda berkabung, dan atau penutup peti atau usungan jenazah.

Bendera setengah tiang memiliki makna sebagai tanda berkabung, seperti tercantum dalam pasal 12 UU No. 24 Tahun 2009.

Tata cara pengibaran bendera setengah tiang dijabarkan dalam pasal 14 ayat 2 UU No. 24 Tahun 2009. Bendera negara yang dikibarkan setengah tiang dinaikkan hingga ke ujung tiang, dihentikan sebentar, dan diturunkan tepat setengah tiang. Lalu pada pasal 14 ayat 3 disebutkan bahwa ketika bendera setengah tiang hendak diturunkan, dinaikkan terlebih dahulu hingga ujung tiang, dihentikkan sebentar, kemudian diturunkan.

Pada waktu penaikan atau penurunan bendera negara, semua orang yang hadir memberi hormat dengan berdiri tegak dan khidmat sambil menghadapkan muka pada bendera sampai penaikan atau penurunan bendera selesai. Penaikan atau penurunan bendera dapat diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Bendera Setengah Tiang

Aturan pengibaran bendera setengah tiang dengan kondisi tertentu yakni sebagai berikut:

1. Presiden atau Wakil Presiden Meninggal Dunia

Apabila Presiden atau Wakil Presiden meninggal dunia, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan selama tiga hari berturut-turut di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan semua kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

2. Pimpinan Lembaga Negara, Menteri, atau Pejabat Setingkat Menteri Meninggal Dunia

Apabila pimpinan lembaga negara dan menteri atau pejabat setingkat menteri meninggal dunia, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan selama dua hari berturut-turut terbatas pada gedung atau kantor pejabat negara yang bersangkutan.


3. Anggota Lembaga Negara, Kepala Daerah, dan/atau Pimpinan DPRD Meninggal Dunia

Apabila anggota lembaga negara, kepala daerah dan/atau pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah meninggal dunia, pengibaran Bendera Negara setengah tiang dilakukan selama satu hari, terbatas pada gedung atau kantor pejabat yang bersangkutan.

4. Meninggal Dunia di Luar Negeri

Dalam hal pejabat di atas meninggal dunia di luar negeri, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan sejak tanggal kedatangan jenazah di Indonesia.

5. Pengibaran Bendera Setengah Tiang di Peringatan Hari Besar Nasional

Pengibaran bendera setengah tiang tanda berkabung bersamaan dengan pengibaran bendera dalam rangka peringatan hari-hari besar nasional, dua bendera dikibarkan berdampingan. Bendera sebelah kiri dipasang setengah tiang, sementara bendera sebelah kanan dipasang penuh.


Nah itu dia makna dan aturan pengibaran bendera setengah tiang di Indonesia. Kibarkan bendera setengah tiang di lingkunganmu ya, detikers.

Simak Video "Permendikbudristek 30/2021 Dianggap Legalkan Zina di Kampus, Ini Kata MUI"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia