Apa Kitab Suci yang Turun Pada Masa Pemerintahan Raja Firaun?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Kamis, 16 Sep 2021 08:00 WIB
Anak-anak muslim Kashmir tetap belajar Alquran di tengah pandemi corona ini. Begini potret anak-anak kashmir belajar alquran di bulan Ramadhan.
Foto: AP Photo/Dar Yasin/Apa Kitab Suci yang Turun Pada Masa Pemerintahan Raja Firaun?
Jakarta - Kitab suci yang turun pada masa pemerintahan Raja Firaun adalah Taurat. Kitab ini diwahyukan Allah melalui Nabi Musa pada abad ke-12 SM (Sebelum Masehi) di Gunung Sinai.

Bukti turunnya kitab Taurat pada masa pemerintahan Raja Firaun termaktub dalam QS Al Isra ayat 2 sebagai berikut,

وَءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَجَعَلْنَٰهُ هُدًى لِّبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَلَّا تَتَّخِذُوا۟ مِن دُونِى وَكِيلًا

Artinya: "Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku."

Saat kitab Taurat diwahyukan kepada Nabi Musa, ia mendapat kesempatan untuk berbicara langung dengan Allah SWT. Gelar kalimullah disematkan untuk Nabi Musa artinya adalah orang yang diajak berbicara langsung Allah SWT.

Hal ini dikisahkan dalam firman Allah QS. An Nisa ayat 164,

وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَىٰ تَكْلِيمًا

Artinya: "... Dan kepada Musa, Allah berfirman secara langsung,"

Kisah turunnya kitab Taurat dapat diketahui dari buku Belajar Aqidah Akhlak karya Muhammad Asroruddin Al Jumhuri. Saat itu Nabi Musa mendapatkan wahyu dari Allah dengan izin dan pertolongan dari Allah berhasil selamat dari kejaran Raja Fir'aun.

Nabi Musa berusaha melarikan diri ke negeri Madyan. Di negeri ini, Nabi Musa bertemu dengan Nabi Syu'aib yang menjadi mertuanya. Setelah cukup lama bermukim di Madyan, Nabi Musa meminta izin kepada Nabi Syuaib untuk kembali ke Mesir mengunjungi orang tuanya.

Saat masih berada di tengah perjalanan di atas bukit yang bernama bukit Tuwa (bukit Thursina), Nabi Musa melihat api. Beliau pun mendatangi api tersebut dan melihat sebuah sinar yang sangat terang. Saat itulah Beliau menyadari adanya pertanda dari Allah SWT.

Turunnya Taurat juga dapat diketahui dalam buku Pendidikan Agama Islam: Akidah Akhlak karya Drs. H. Masan AF, M Pd. Setelah Fir'aun dan para tentaranya tenggelam, Nabi Musa pergi ke Gunung Sinai. Ia meninggalkan mereka kepada Nabi Harun.

Di sana Nabi Musa berpuasa selama 40 hari. Dan dalam keadaan suci, Nabi Musa mendengar firman Allah SWT secara langsung. Ia lalu dikaruniai kitab Taurat yang berisi pedoman hidup bagi umatnya.

Kisah ini dinukil dari salah satu ayat Al Quran yakni QS. Thahaa ayat 9-14,

(9) وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ مُوسَىٰ
(10) إِذْ رَأَىٰ نَارًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى
(11) فَلَمَّا أَتَاهَا نُودِيَ يَا مُوسَىٰ
(12) إِنِّي أَنَا رَبُّكَ فَاخْلَعْ نَعْلَيْكَ ۖ إِنَّكَ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى
(13) وَأَنَا اخْتَرْتُكَ فَاسْتَمِعْ لِمَا يُوحَىٰ
(14) إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Artinya: "Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa? Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu." Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: "Hai Musa. Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa. Dan Aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku."

Jadi dapat disimpulkan, kisah-kisah dalam Al Quran menjadi bukti kitab suci yang diturunkan pada masa pemerintahan Raja Firaun adalah Taurat. Kitab ini ditujukan membawa kebenaran bagi Raja Firaun dan pengikutnya serta sebagian Bani Israil yang membangkang. Semoga penjelasan ini bisa menjawab pertanyaanmu ya, Sahabat Hikmah!

Simak Video "Melihat Madrasah di Afghanistan di Bawah Kepemimpinan Taliban"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia