Usaha Agraris di Indonesia, Ini Cakupan, Penjelasan, dan Contoh Hasilnya

Trisna Wulandari - detikEdu
Sabtu, 31 Jul 2021 08:05 WIB
Keindahan hamparan kebun teh tak kalah dari pesona danaunya.
Usaha agraris dapat menghasilkan berbagai bahan pangan sampai bahan baku industri.
Jakarta -

Usaha agraris adalah kegiatan produksi yang memanfaatkan lahan atau tanah sebagai faktor produksi utama. Nah, apakah kamu tahu, meliputi apa sajakah usaha agraris di Indonesia?

Jenis kegiatan usaha agraris meliputi pertanian dan perkebunan. Usaha agraris dapat menghasilkan berbagai bahan pangan seperti beras, jagung, kedelai, umbi-umbian, buah-buahan, dan sayuran, seperti dikutip dari buku Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SD/MI Kelas VI oleh Tim Tunas Karya Guru.

Usaha di bidang agraris juga dapat menghasilkan bahan baku industri. Contoh bahan baku industri yang dapat dihasilkan melalui usaha agraris di Indonesia yaitu:


1. Tebu untuk bahan baku gula

2. Getah karet untuk bahan baku ban

3. Kelapa sawit dan kelapa untuk bahan baku minyak goreng dan margarin

4. Cokelat untuk bahan baku makanan

5. Teh dan kopi untuk bahan baku campuran minuman


Dikutip dari buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 5 oleh Christiana Umi, sektor usaha agraris terdapat di daerah pedesaan dan pegunungan.

Cara meningkatkan hasil produksi sektor usaha agraris adalah melalui intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, rehabilitasi, dan mekanisasi.

Intensifikasi adalah pengolahan lahan pertanian sebaik-baiknya dengan menggunakan beberapa macam sarana atau panca usaha tani, yaitu irigasi, penggunaan pupuk, penggunaan bibit unggul, penggunaan pestisida, dan bimbingan dan penyuluhan.

Ekstensifikasi pertanian adalah usaha memperluas lahan pertanian dengan cara membuka lahan pertanian baru. Sementara itu, diversifikasi pertanian adalah usaha memperbanyak kegiatan pertanian dan jenis tanaman pada suatu lahan pertanian. Contohnya, petani juga beternak ayam atau budidaya ikan.

Rehabilitasi pertanian adalah usaha menyuburkan kembali tanah dan memperbarui cara-cara bertani, mengganti tanaman tua dengan tanaman muda, atau mengganti jenis tanaman lama dengan jenis tanaman baru yang lebih produktif dan baik untuk lahan.

Sementara itu, mekanisasi pertanian adalah pengolahan tanah dengan menggunakan mesin-mesin untuk mendukung terbatasnya tenaga manusia dan hewan dalam menggarap lahan yang luas.

Nah, sudah tahu ya detikers, meliputi apa sajakah usaha agraris di Indonesia?



Simak Video "Kisah Petani di Pasuruan, Raup Cuan dari Menanam Paprika"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia