Samudra yang Mengelilingi Wilayah Indonesia Apa Saja Ya? Ini Penjabarannya

Erwin Dariyanto - detikEdu
Kamis, 29 Jul 2021 16:41 WIB
Peta Indonesia dari Australia (Situs Smart Traveller Australia)
Samudra yang Mengelilingi Wilayah Indonesia Apa Saja Ya? Ini Penjabarannya (Ilustrasi Foto: Peta Indonesia dari Australia (Situs Smart Traveller Australia)
Jakarta - Posisi Indonesia mempengaruhi iklim dunia. Sebab Indonesia terletak di persimpangan dua samudra. Apa saja Samudra yang mengelilingi wilayah Indonesia?

Dikutip dari CNNIndonesia.com, ada dua samudra yang mengelilingi wilayah Indonesia yakni samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Samudra Hindia terletak di sebelah barat dan selatan Indonesia.

Luas Samudra Hindia sekitar 73,56 juta kilo meter persegi dan merupakan lautan terluas ketiga di dunia setelah Samudra Pasifik dan Atlantik. Samudra Hindia membentang dari pantai timur Afrika, pesisir selatan India sampai bagian barat Sumatera dan pulau Jawa.

Berikutnya Samudra Pasifik terletak di sebelah utara dan timur Indonesia. Tepatnya berbatasan dengan sejumlah pulau di kawasan Indonesia Timur, seperti kepulauan Papua, Sulawesi, dan Maluku.

Samudra Pasifik adalah lautan paling luas di dunia. Lautan ini membentang dari pantai timur China, Jepang, pesisir timur dan utara Indonesia hingga bagian barat benua Amerika ini diperkirakan memiliki luas sekitar 161,8 juta kilo meter persegi.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Tri Nuke Pudjiastuti mengatakan bahwa kondisi geografis Indonesia yang terletak di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik berfungsi sebagai kanal penghubung. Kanal yang oleh para peneliti dijuluki 'The Indonesian Throughflow' atau arus lintas Indonesia ini berfungsi sebagai kanal penghubung massa air.

"Arus ini memungkinkan air tawar hangat bergerak dari Samudra Pasifik ke Samudra Hindia di garis lintang rendah," kata Tri Nuke seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Adanya dua samudra yang mengelilingi Indonesia tersebut turut menentukan iklim dunia. Hal ini dimanfaatkan oleh para peneliti untuk meneliti anomali iklim. Misalnya fenomena mengapa intensitas hujan masih tinggi di musim kemarau atau sebaliknya. Selain itu juga digunakan untuk meneliti fenomena El Nino dan La Nina yang pernah terjadi.

Simak Video "Jakarta yang Akhir-akhir Ini Lebih Dingin dari Biasanya"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia