Sidang BPUPKI Pertama Dilaksanakan Tanggal Berapa? Rupanya Ini yang Dibahas

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 29 Jul 2021 06:58 WIB
Dua bocah berlari mengibarkan bendera merah putih saat perayaan hari lahir Pancasila di Kampung Tematik Kampung Teras Pancasila, Karang Tengah, Tangerang, Banten, Selasa (1/6/2021). Acara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang nilai-nilai Pancasila sejak dini. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.
Sidang pertama BPUPKI digelar dengan mendengarkan usulan dasar-dasar negara dari sejumlah tokoh bangsa (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta - Sidang BPUPKI yang pertama merupakan peristiwa penting yang berkaitan dengan lahirnya Pancasila. BPUPKI merupakan singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

Dalam bahasa Jepang, BPUPKI kala itu disebut sebagai Dokuritsu Junbi Cosakai. Mengutip dari buku IPS Terpadu: Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah karya Nana Supriatna, Mamat Ruhimat, dan Kosim, badan ini didirikan oleh Letnan Jenderal Kumakici Harada pada 1 Maret 1945.

Sebenarnya tujuan Jepang membentuk BPUPKI untuk meredam semangat nasional bangsa Indonesia agar tidak membahayakan kedudukannya. Tugasnya, adalah untuk menyelidiki dan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan tata pemerintahan atau pembentukan negara Indonesia merdeka.

Kapan sidang pertama BPUPKI digelar?

Sidang BPUPKI yang pertama dilaksanakan pada 29 Mei-1 Juni 1945. Sedangkan sidang kedua dilakukan pada 10-16 Juli 1945.

Anggota BPUPKI terdiri atas 60 orang Indonesia dan 7 orang Jepang. Badan ini dipimpin oleh Radjiman Wedyodiningrat dan R. P. Suroso sebagai wakilnya.

Menurut buku Sejarah SMA/MA Kelas XI IPS karya Ignas Kingkin Teja, dkk., ada 5 orang Tionghoa yang menjadi anggota. Kelimanya adalah Liem Koen hiam, Tan eng Hoa, Oey Tiang Tjoe, Oey Tjong Jauw, dan Drs. Yap Tjwan Bing.

Apa yang dibahas dalam sidang BPUPKI pertama?

Pada sidang pertama, BPUPKI lebih banyak membahas soal dasar-dasar negara. Mohammad Yamin, Mr. Supomo, dan Sukarno mengajukan usulan-usulannya mengenai dasar negara pada 29 Mei 1945.

Pada sidang yang dilakukan di gedung Cho Sang In (Dewan Pertimbangan Pusat) Jakarta ini, gagasan Sukarno dirasa paling tepat untuk Indonesia. Dalam sidang ke-1 BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, Soekarno untuk pertama kali mengemukakan lima asas yang diistilahkan Pancasila.

Menurutnya, istilah ini sesuai dengan pendapat seorang ahli bahasa. Berikut kelima asas yang ia kemukakan:

1. Kebangsaan Indonesia

2. Internasionalisme

3. Mufakat atau demokrasi

4. Kesejahteraan sosial

5. Ketuhanan

Setelah sidang pertama ini selesai, diadakan masa reses selama satu bulan. Akan tetapi, sebelum masa reses tersebut, dibentuk panitia untuk menampung saran dan pendapat para anggota BPUPKI pada sidang yang pertama.

Panitia inilah yang disebut panitia Sembilan. Pada panitia Sembilan, Sukarno bertindak sebagai ketua.

Nah, itulah tanggal dilaksanakannya sidang BPUPKI yang pertama serta sejarah yang menyertainya. Semoga bermanfaat, detikers!





Simak Video "Sejarah Lahirnya Pancasila: Sidang BPUPKI dan Pidato Soekarno"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia