6 Langkah yang Perlu Didorong dalam Pencegahan COVID-19 oleh Kampus

lus - detikEdu
Senin, 26 Jul 2021 11:09 WIB
Anak-anak usia 12-17 tahun mengikuti vaksinasi COVID-19 di kawasan Ancol, Jakarta, Sabtu (24/7). Program vaksinasi ini untuk memperingati Hari Anak Nasional.
Foto: Pradita Utama
Jakarta - Pandemi COVID-19 telah mengakibatkan terjadinya krisis multi dimensional yang memunculkan berbagai persoalan dan tantangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Tidak hanya ekonomi tetapi juga pendidikan, sosial, kesehatan dan politik. Meskipun sudah banyak perguruan tinggi yang membantu atasi pandemi COVID-19. Namun demikian Forum Rektor Indonesia (FRI) terus mengajak perguruan tinggi (PT) agar terus berperan melalui sinergi dengan pemerintah, swasta dan masyarakat.

Dalam rilis yang diterima detikEdu pada (26/07) ketua FRI, Prof. Dr. Arif Satria menjelaskan langkah-langkah yang perlu didorong dalam pencegahan COVID-19 oleh kampus:

1. Membantu peningkatan kemampuan testing dengan percepatan waktu

Untuk mendapatkan hasil dengan target 500.000 tes PCR per hari. Oleh karena itu pemetaan kapasitas peralatan dan SDM yang tersedia di PT harus segera dilakukan dan koordinasi untuk memanfaatkan potensi besar dari PT dalam membantu Pemerintah dan Pemerintah Daerah perlu ditingkatkan.

2. Memaksimalkan semua potensi dokter dan tenaga kesehatan di Fakultas Kedokteran

Pendidikan tinggi di bidang kesehatan dan rumah sakit Universitas agar semua siap menjadi pendamping isolasi mandiri dari semua pasien yang sudah terkonfirmasi hasil PCR tesnya positif.

3. Bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memanfaatkan fasilitas

Kampus bisa memanfaatkan fasilitas penginapan PT seperti asrama, rusunawa, ataupun tempat diklat agar menjadi tempat isolasi mandiri yang efisien dan efektif karena saat ini pemerintah dan berbagai RS ingin memperluas jaringan perawatan isolasi mandiri untuk pasien dengan gejala sedang.

4. Inovasi dan pengembangan produk

Meneruskan secara terstruktur dan berkesinambungan inovasi-inovasi yang sudah dilahirkan oleh berbagai PT dalam menemukan dan mengembangkan produk-produk obat, reagen/kit, oxygen concentrator, peralatan dan sarana prasarana pendukung RS yang dihasilkan oleh bangsa sendiri sebagai bagian dari upaya mengurangi impor dan meningkatkan daya saing dari produk-produk Indonesia di pasar dunia.

Oleh karena itu diperlukan kerjasama dalam pendanaan riset, dukungan perijinan, dan akses produk-produk inovasi ke dalam e-catalog untuk memudahkan pembelian. Sekaranglah saatnya bagi pemerintah dan dunia usaha untuk bermitra secara serius dengan PT untuk menghasilkan produk-produk Indonesia Incorporated tersebut.

5. Berkontribusi percepatan vaksinasi

Membantu percepatan vaksinasi dengan menjadikan kampus sebagai salah satu sentra vaksin.

6. Memberikan edukasi masyarakat

Melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksin dan penerapan protokol kesehatan. Aktivitas KKN mahasiswa bisa diarahkan menjadi relawan yang membantu mengatasi pandemi Covid-19.

Diharapkan kegiatan ataupun program yang dilakukan oleh perguruan tinggi akan dapat membantu percepatan solusi pandemi COVID-19 ini.



Simak Video "Vaksinasi Covid-19 Disabilitas Terkendala Dukungan Keluarga"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia