Ideologi Kapitalisme: Pengertian, Kekuatan dan Kelemahannya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 30 Jun 2021 20:31 WIB
Sebuah taman di Boston, Amerika Serikat, dihiasi lebih dari 37.000 bendera oleh Military Fund. Hal itu untuk mengenang para korban perang revolusi yang jatuh pada 30 Mei.
Amerika Serikat salah satu negara penganut ideologi kapitalisme Foto: Scott Eisen/Getty Images.
Jakarta - Ideologi kapitalisme merupakan salah satu ideologi yang ada di dunia yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. Lantas apa kekuatan dan kelemahan ideologi kapitalisme?

Secara umum, landasan ideologi dibutuhkan oleh suatu negara atau organisasi agar seluruh fungsi dalam negara berjalan dengan baik. Salah satu yang ideologi yang diterapkan oleh beberapa negara ialah ideologi kapitalisme.

Dikutip dari buku "Pancasila Ideologi Dunia, Sintesis Kapitalisme, Sosialisme, dan Islam" oleh R. Saddam Al-Jihad, berikut penjelasan tentang ideologi kapitalisme beserta kekuatan dan kelemahannya.


Pengertian Ideologi Kapitalisme

Ideologi kapitalisme memiliki unsur kata ideologi dan kapitalisme. Ideologi merupakan kumpulan ide atau gagasan, pemahaman-pemahaman, pendapat-pendapat, atau pengalaman.

Sementara kapitalisme (capitalism), secara etimologis, berakar dari kata "capital" yang berarti modal/kapital. Modal yang dimaksud di sini tidak dimaknai dalam arti sempit-uang.

Dalam lingkup yang lebih luas, kapitalisme meliputi semua sumber daya materiel yang dapat dipertukarkan. Sedangkan, "isme" sendiri bermakna paham, keyakinan, atau pandangan hidup.

Jadi, ideologi kapitalisme, secara sederhana, dapat diartikan sebagai sebuah paham yang menganggap penggunaan kapital sebagai elemen utama dalam sistem sosial dan ekonomi.

Kapitalisme juga secara luas diartikan sebagai sebuah sistem produksi, distribusi, dan pertukaran di mana kekayaan yang terakumulasi diinvestasikan kembali untuk memperoleh keuntungan terus-menerus.


Berikut ini pengertian ideologi kapitalisme menurut para ahli:


1) Amira M. Tuil:

Tuil memaknai kapitalisme sebagai keseluruhan barang maupun aktivitas yang menentukan kekayaan seseorang, di mana kekayaan itu sendiri merupakan manifestasi dari kapital yang pada gilirannya menentukan (ukuran) keberuntungan seseorang.


2) Karl Marx

Marx mendefinisikan kapital sebagai nilai yang terlibat dalam proses ekspansi-diri yang dinamis. Nilai-dalam terminologi Marx-tampil dalam berbagai bentuk: pertama-tama, dalam bentuk uang; kemudian, sebagai nilai dari input produksi (tenaga-kerja, bahan mentah, mesin-mesin dan gedung); lalu, sebagai nilai dari komoditi yang diproduksi; dan terakhir sebagai nilai uang lagi setelah komoditi yang diproduksi sudah dijual.


3) Farah Naz

Kapitalisme merupakan sebuah sistem sosial-politik dan ekonomi yang berbasis pada prinsip-prinsip kepemilikan pribadi dan pasar bebas.


4) Ellen Meiksins Wood

Kapitalisme adalah sebuah sistem dimana barang dan jasa sebagai kebutuhan utama diproduksi untuk kepentingan transaksi yang menguntungkan, yang mana seluruh tenaga kerja buruh dijadikan sebagai komoditas untuk diperjualbelikan dan para pelaku ekonomi dibuat bergantung terhadap pasar.


Sementara itu, dilansir dari kajian ilmiah di laman resmi ugm.ac.id, berikut ini kekuatan dan kelemahan ideologi kapitalisme.


Kekuatan Ideologi Kapitalisme


1. Daya adaptasi dan transformasi kapitalisme yang sangat tinggi, sehingga mampu menyerap dan memodifikasi setiap kritik dan rintangan untuk memperkuat eksistensinya.


2. Tingginya kemampuan adaptasi kapitalisme dapat dilacak kepada waktu inheren pada hakikat kapitalisme, yaitu dorongan untuk berkuasa dan perwujudan diri melalui kekayaan.


3. Kreativitas budaya kapitalisme dan kapasitasnya menyerap ide-ide serta toleransi terhadap berbagai pemikiran.


Kelemahan Ideologi Kapitalisme


1. Pandangan epistemologinya yang hanya terpaku dengan fakta dan mengabaikan nilai, terbukti dengan ketidakmampuannya menjelaskan perkembangan sains modern dan kritikan dari fenomenologi hermeneutik (human sciences).


2. Asumsi antropologis yang dianut kapitalisme adalah pandangan yang mengandaikan bahwa distribusi kekayaan akan terjadi dengan sendirinya bila masyarakat telah makmur dengan melupakan aspek irasionalitas manusia yang serakah dan keji.


3. Keserakahan pada kapitalisme berakibat pada eksploitasi yang melampaui batas terhadap alam dan sesama manusia, yang pada gilirannya masing-masing menimbulkan krisis ekologis dan dehumanisasi.


4. Problem pengikisan moral


5. Praktek mengkomoditikan segenap ide-ide dan kegiatan-kegiatan sosial budaya, mengakibatkan terjadinya krisis makna yang pada gilirannya menimbulkan krisis motivasi.


Itulah penjelasan tentang ideologi kapitalisme beserta beserta kekuatan dan kelemahannya.



Simak Video "Survei Indikator Politik: PDIP 24,4%, Disusul Gerindra 12,8%"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia