Mengenang Hari Lahir B.J. Habibie dan Pesan Darinya untuk Para Pelajar

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 25 Jun 2021 17:50 WIB
Sosok BJ Habibie dan Sederet Fakta Soal Bapak Pesawat
Foto: Instagram @b.jhabibie
Jakarta -

B.J. Habibie lahir pada tanggal 25 Juni 1936 silam. Ia menjadi presiden ke-3 Republik Indonesia dengan masa pemerintahan yang singkat, yaitu selama 1 tahun 5 bulan.

Mengutip dari buku Inspirasi Habibie karangan A. Makmur Makka, semasa kecil orang tuanya mendidik Habibie dan saudara-saudaranya yang lain agar fasih berbahasa Belanda. Dan pada saat SMA, potensinya pada bidang eksakta sudah mulai terlihat.

Meskipun berpotensi pada bidang eksak, rupanya Habibie saat muda sangat mencintai kesenian. Ketika masih menjadi mahasiswa di Aachen, Jerman, ia gemar terlibat dalam pementasan kesenian.

Tokoh Indonesia yang sangat perhatian dengan dunia pendidikan ini juga memiliki banyak hal yang dapat diteladani, terkait dengan belajar. Melansir dari buku The True Life of Habibie karya A. Makmur Makka, ada salah satu pendapat populer B.J. Habibie tentang belajar dan pekerjaan.

Habibie pernah menyebutkan bahwa hanya dengan konsistensi, seseorang dapat menjadi unggul. Dan baginya, tidak apa-apa untuk melakukan sedikit kesalahan dalam proses belajar.

Lebih penting menurutnya untuk memulai kembali dan mencari letak kesalahannya. Dalam buku tersebut juga disebutkan bahwa baginya, tidak ada cara belajar yang paling baik, selain langsung terjun untuk menyelesaikan persoalan.

Selain itu, tidak terlalu penting untuk memperdebatkan sesuatu yang tidak terlalu penting. Hal seperti ini justru membuat kita menjadi tidak produktif.

Mantan presiden RI yang terkenal pula dengan kesetiaannya tersebut pernah beropini bahwa ukuran keberhasilan seseorang terletak dari berapa banyak masalah yang dapat dipecahkan. "Jika kau seorang penyair, jadilah penyair. Jika kau seorang ahli konstruksi, jadilah ahli konstruksi. Jika kau seorang ahli mekanika, jadilan ahli mekanika," begitu sebutnya seperti dikutip dalam buku The True Life of Habibie.

Menurut Habibie, dengan konsistensi, maka seseorang dapat menguasai detail. Yang dimaksud detail di sini adalah, orang yang tidak menghargai hal yang tampaknya kurang berharga, tidak berhak mendapatkan kepercayaan untuk mengelola sebuah usaha yang besar.

Pepatah Jerman yang ia sukai dan biasa ditunjukkan pada teman-temannya adalah "Barang siapa yang tidak menghargai satu plenning (uang pecahan kecil Jerman), maka ia pun tidak pantas untuk memiliki satu taler (kira-kira dua stengah DM/Deutsche Mark)".

Nah, itulah quote dari B.J. Habibie yang bisa diteladani para pelajar. Catat ya, detikers!



Simak Video "Jokowi Harap 70% Lebih Warga Sudah Divaksinasi hingga Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia