Mengenal Daftar 16 Negara yang Lolos Babak 16 Besar Euro 2020

Anastasia Anjani - detikEdu
Kamis, 24 Jun 2021 16:30 WIB
SAINT PETERSBURG, RUSSIA - JUNE 23: Robert Lewandowski of Poland acknowledges the Poland fans following their sides defeat in the UEFA Euro 2020 Championship Group E match between Sweden and Poland at Saint Petersburg Stadium on June 23, 2021 in Saint Petersburg, Russia. (Photo by Dmitry Lovetsky - Pool/Getty Images)
Foto: (Getty Images/Dmitry Lovetsky - Pool)
Jakarta - Babak penyisihan grup Euro 2020 atau Piala Eropa 2020 akhirnya telah selesai setelah usainya pertandingan Grup F pada Rabu (23/6/2021). Melalui babak penyisihan tersebut muncullah 16 negara yang lolos babak 16 besar Euro 2020.

Berikut adalah daftar 16 negara yang lolos babak 16 besar Euro 2020 beserta dengan penjelasan masing-masing negara yang dikutip dari situs Kemlu:

1. Italia

Italia adalah negara Negara terpadat ketiga di Uni Eropa. 8,5% dari populasi total adalah warga negara asing 2018 dari wilayah Uni Eropa, Eropa timur tengah dan Afrika timur.

Pada tahun 2019, pendapatan GDP perkapitanya yaitu 33.291 USD dan merupakan negara ekonom terbesar ke 8 di dunia berdasarkan GDP. Struktur ekonomi Italia bergantung terutama pada sektor jasa dan industri.

2. Belgia

Belgia memiliki pendapatan per kapita sebesar USD 49.528,89 pada tahun 2019. Dari pendapatan tersebut PDB persektor terbesar adalah pada bidang jasa, industri, komponen lain, kontruksi, dan pertanian. Dengan ekspor utama yaitu pertanian, produk minyak dan tambang, serta produk manufaktur.

3. Belanda

Belanda memiliki pendapatan GDP sebesar € 448 milyar. Dengan pendapat perkapita sebesar € 27.700. Pendapatan terbesar Belanda dari industri pemrosesan makanan, bahan kimia, permunian minyak bumi, dan mesin listrik.

4. Inggris

Inggris memiliki pendapatan GDP sebesar USD 2,88 triliun pada tahun 2017. Dengan GDP perkapita sebesar USD 38.847 di tahun 2017. Pendapatan terbesar Inggris dari Ekspor kendaraan bermotor, minyak olahan, minyak mentah, produk farmasi, turbin gas, berlian, dan komponen pesawat terbang.

5. Swedia

Swedia memiliki GDP total USD 467.450 pada tahun 2015 dengan per kapitanya USD 47.319. Dari GDP perkapita tersebut Swedia menduduki nomor 16 di dunia. Swedia memiliki kebijakan ekonomi terbuka yang tergantung pada ekspor. Produk engineering mencakup lebih dari separuh ekspor Swedia. Selain itu diikuti dengan produk kimia, produk makanan, tekstil, mineral, minyak, dan produk petroleum.

6. Prancis

Prancis adalah salah satu tujuan utama investasi di Eropa. Investasi asing di Prancis mencapai 39,58 miliar Euro pada tahun 2015. Investasi terbesar terletak di makanan dan minuman, mesin dan peralatan, alat listrik dan perlengkapan listrik, kendaraan, kesehatan dan jasa sosial, konstruksi, dan keuangan.

7. Wales

Wales adalah negara konstituen atau bagian dari negara resmi Britania Raya. Dari segi ekonomi, kebijakan moneter Wales secara keseluruhan dibuat oleh Pemerintah Inggris Raya. Menurut data OECD dan Eurostat di tahun 2018, produk domestik bruto (PDB) di Wales adalah £75 miliar.

8. Denmark

Denmark merupakan negara perekonomian yang tergolong kuat dengan mengandalkan pada sektor jasa, pertanian dan perikanan, inovasi lingkungan dan industry ringan. Besarnya pendapatan per kapita sekitar US$ 49.600 dengan Pendapatan Domestik Bruto mencapai US$ 300 miliar. Denmark juga merupakan negara anti korupsi di dunia.

9. Austria

Negara yang lolos 16 besar Euro 2020 selanjutnya adalah Austria. Austria merupakan negara paling kaya ke 12 di dunia. Negara Austria termasuk sebagai negara maju di Eropa dengan pendapatan per kapitanya cukup tinggi sekitar US$47.700. Pendapatan terbesar bersumber dari industri mesin, baja, besi, makanan, otomotif, kertas, peralatan komunikasi, hingga pariwisatanya.

10. Kroasia

Kroasia adalah negara terkaya dari bekas republic Yugoslavia. Pendapatan terbesar Kroasia berasal dari pariwisata. Bahkan PDB Kroasia mencapai US$ 54,8 milyar dan besarnya PDB per kapita yakni US$24,100 di tahun 2018 menurut Bank Dunia. Kroasia memiliki ekspor utama di bidang transportasi, mesin, tekstil, bahan kimia, obat-obatan, bahan bakar, besi dan baja, serta kayu.

11. Spanyol

Pendapatan perkapita Spanyol setara dengan daya beli sebesar US$ 30.100. Pendapatan secara umumnya yaitu daya beli setara dengan US$ 1.388 trilyun pada tahun 2012. Pendapatan tersebut bersumber dari pertanian, industry, dan jasa.

12. Jerman

Jerman adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi yang terkuat di Eropa dan di dunia setelah Amerika Serikat, Cina, dan Jepang. Sektor industri memberikan pendapatan terbesar untuk negara Jerman terutama yang berasal dari industri mobil, industri kimia, peralatan kesehatan, hingga konstruksi mesin dan instalasi. Bahkan investasi Jerman dalam melakukan riset dan perkembangan mencapai 92 miliar Euro per tahun.

13. Republik Ceko

Ceko adalah negara yang Makmur dengan tingkat pertumbuhan PDB tertinggi dan pengangguran terendah di Uni Eropa. Di tahun 2017, tercatat pertumbuhan PDB Ceko mencapai 4,3% dengan tingkat pengangguran sebesar 2,8%. Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar US$375,7 milyar dengan pendapatan per kapita mencapai US$35.500. Pendapatan terbesar Ceko berasal dari sektor industri kristal dan bir. Selanjutnya yaitu metalurgi, teknik, industri elektronik, kimia, kendaraan bermotor, obat-obatan, tekstil dan lain sebagainya.

14. Swiss

Swiss memiliki GDP perkapita USD 4,174 dan GDP nominal Rp. 14,883 triliun pada tahun 2019. Kekuatan pendapatan Swiss berasal dari inovasi teknologi, industri, dan perbankan. Swiss juga merupakan prime mover dari EFTA.

15. Portugal

Portugal merupakan negara terkaya di dunia pada masa kekaisaran kolonialnya. Perekonomian negara Portugal berasal dari sektor pelayanan seperti manufaktur peralatan listrik, tekstil dan produk kayu. Pada tahun 2019 tercatat PDB Per Kapita Negara Portugal adalah 23.128.349 USD.

16. Ukraina

Perekonomian Ukraina tidak selaalu dalam kondisi stabil namun mengalami pertumbuhan ekonomi sejak tahun 2000 dan 8 tahun berikutnya. Pada tahun 2016, Bank Dunia mencatat pertumbuhan ekonomi di Ukraina yaitu sebesar 1%. Negara Ukraina mempunyai setidaknya 20 industri utama yakni pembangkit listrik, bahan bakar, kimia dan petrokimia, metalurgi (besi dan non besi), kayu, pulp dan kertas, material konstruksi, makanan dan lain sebagainya.

Demikianlah penjelasan mengenai 16 negara yang lolos babak 16 besar Euro 2020. Apakah detikers pernah berkunjung ke negara tersebut?



Simak Video "11 Stadion Laga Euro 2020, Mana yang Ingin Kamu Kunjungi?"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia