Isi Pokok Ajaran Kitab Zabur dalam Islam, Ada Apa Saja?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Minggu, 20 Jun 2021 06:34 WIB
Infografis 7 Keutamaan membaca al quran
Isi Pokok Ajaran Kitab Zabur dalam Islam, Ada Apa Saja? (Foto: Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Allah SWT menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para rasul agar disampaikan kembali kepada umatnya sebagai pedoman hidup yang utama. Salah satu kitab yang diturunkan-Nya dan wajib kita imani keberadaannya adalah kitab Zabur.

Menurut jumhur ulama yang dikutip dari buku Pengantar Ilmu Tauhid karya A. Muzammil Alfan Nasrullah, M. Ag, wahyu-wahyu Allah yang diturunkan kepada para rasul berjumlah sebanyak 104 kitab. Dari total 104 wahyu tersebut, 50 buah diberikan kepada Nabi Isa AS, 30 buah kepada Nabi Idris AS, 10 buah masing-masing kepada Nabi Ibrahim AS dan Nabi Musa AS.

100 wahyu Allah tersebut diturunkan dalam bentuk suhuf. Sementara itu, 4 sisanya sudah dalam berbentuk kitab atau dibukukan yakni, kitab Taurat pada Nabi Musa AS, kitab Zabur untuk Nabi Daud AS, kitab Injil untuk Nabi Isa, dan terakhir adalah Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Kitab Zabur dan Isi Pokok Ajarannya

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai kitab Zabur beserta isi pokok ajaran di dalamnya.

Secara bahasa, Zabur berasal dari kata zahara yang berarti menulis dengan sempurna atau mengukir di atas batu.

Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS di Yerussalem pada sekitar abad 10 sebelum Masehi. Hal ini dikisahkan dalam firman Allah QS Al Isra ayat 55 yang berbunyi:

وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّينَ عَلَىٰ بَعْضٍ ۖ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورًا

Artinya: "Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud." (QS. Al Isra: 55)

Kitab Zabur juga dikenal dengan sebutan kitab Mazmur yang berisikan tulisan dalam bahasa Qibty. Kitab ini juga masih diamalkan oleh umat Yahudi dengan nama yang berbeda, yaitu Tehilim.

Menurut orang-orang Yahudi dan Nasrani, kitab Zabur terdiri dari 150 pasal yang berisi doa, zikir, nyanyian, dan pujian kepada Allah tentang nikmat yang dikaruniai-Nya. Doa, zikir, nyanyian, dan pujian tersebut seringkali disenandungkan oleh Nabi Daud AS. Selain itu, kitab Zabur juga berisikan nasihat, dan hikmah.

Namun, kitab Zabur masih belum mengandung peraturan agama dan hukum-hukum syariat, sebab pada zaman itu umatnya masih mengikuti ajaran Nabi Musa AS.

Secara lebih lengkapnya, dirangkum dari buku Akidah karya Dewi Mulyani dan buku Pasti Bisa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/MA Kelas XI, isi pokok ajaran kitab Zabur ini adalah sebagai berikut:

1. Pujian dan penghormatan kepada kemuliaan Allah SWT beserta sifat-sifatnya;

2. Nasihat-nasihat kebaikan;

3. Kisah para nabi dan rasul yang akan datang;

4. Kisah tentang umat atau kaum terdahulu;

5. Ungkapan hidup Nabi Daud AS;

6. Permohonan ampun kepada Allah yang diungkapkan Nabi Daud atas dosanya;

7. Suka cita yang dirasakan Nabi Daud AS setelah meraih kemenangan atas musuh; dan

5. Zikir dan doa.

Itulah penjelasan mengenai kitab Zabur dan isi pokok ajarannya dalam Islam. Semoga bermanfaat!

Simak Video "Batal Naik Haji, Calon Jemaah Haji Tunisia Sumbangkan Uangnya"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia