4 Tipe Gaya Belajar, Kamu Termasuk yang Seperti Apa?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Sabtu, 19 Jun 2021 09:00 WIB
Belajar di rumah
Foto: iStock
Jakarta - Setiap mahasiswa memiliki gaya belajar masing-masing saat memahami materi yang disampaikan dosen, baik itu di kelas maupun via daring seperti sekarang ini. Namun, bagaimana agar belajar bisa efektif?


Dilansir dari situs resmi Kemdikbud, gaya belajar melibatkan beberapa faktor, antara lain faktor fisik, emosional, sosiologis, dan lingkungan.


Sebagian orang dapat belajar paling baik secara berkelompok, sementara yang lain lagi memilih adanya figur otoriter seperti orang tua atau guru, atau ada juga yang merasa bahwa belajar sendiri adalah hal paling efektif.


Kemudian dari segi suasana, ada orang-orang yang memerlukan lingkungan kerja yang teratur dan rapi, tetapi yang lain lagi lebih suka apa adanya dan terbuka segala sesuatunya supaya semua dapat terlihat.


Lantas apa saja gaya belajar yang bisa efektif untuk dicoba? Berikut ini 4 Gaya Belajar yang dikutip dari laman resmi Rasmussen University dan Kemdikbud:


1. Gaya Belajar Visual

Seperti namanya, gaya belajar satu ini berfokus pada indera penglihatan untuk mengamati dan mempelajari objek seperti gambar, tulisan, atau video.


Gaya belajar ini cocok buat mahasiswa yang memiliki ciri-ciri:


- Rapi dan teratur.
- Perencana dan pengatur jangka panjang yang baik.
- Teliti dan detail.
- Mementingkan penampilan, baik dalam hal pakaian maupun presentasi.
- Pengeja yang baik dan dapat melihat kata-kata yang sebenarnya dalam pikiran mereka.
- Biasanya tidak terganggu oleh keributan.
- Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya.
- Lebih suka membaca daripada dibacakan.
- Membutuhkan pandangan dan tujuan yang menyeluruh dan bersikap waspada sebelum secara mental merasa pasti tentang sesuatu masalah atau proyek.
- Mencoret-coret tanpa arti selama berbicara di telepon dan dalam rapat.
- Sering menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat ya atau tidak.
- Lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato
- Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tetapi tidak pandai memilih kata-kata
- Kadang-kadang kehilangan konsentrasi ketika mereka ingin memperhatikan


Buat kamu yang cocok dengan gaya ini, tipsnya, catat kembali materi yang dijelaskan dosen baik di kelas maupun saat pembelajaran daring. Hal ini akan membantu kamu mengingat dengan baik.


2. Gaya Belajar Auditori

Gaya belajar ini menekankan pada suara dibanding tulisan. Biasanya mahasiswa lebih suka mendengarkan materi yang disampaikan dosen tanpa harus menulisnya.


Adapun ciri-ciri mahasiswa yang cocok dengan gaya belajar auditori antara lain:

- Berbicara kepada diri sendiri saat bekerja
- Mudah terganggu oleh keributan
- Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
- Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
- Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama, dan warna suara
- Merasa kesulitan untuk menulis, tetapi hebat dalam bercerita
- Biasanya pembicara yang fasih
- Lebih suka musik daripada seni
- Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat
- Suka berbicara, suka berdiskusi, dan menjelaskan sesuatu panjang lebar
- Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan visualisasi, seperti memotong bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
- Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
- Lebih suka gurauan lisan dari pada membaca komik


3. Gaya Belajar Kinestetik

Gaya belajar ini mengacu pada visual namun lebih detail berupa gerakan. Orang yang memakai gaya ini biasanya belajar dengan cara melakukan sesuatu atau terlibat langsung dengan sebuah persoalan.


Ciri-ciri mahasiswa yang cocok dengan gaya belajar kinestetik antara lain:

- Berbicara dengan perlahan
- Menanggapi perhatian fisik
- Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka
- Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang
- Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
- Belajar melalui manipulasi dan praktik
- Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
- Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
- Banyak menggunakan isyarat tubuh
- Tidak dapat duduk diam untuk waktu lama
- Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang telah pernah berada di tempat itu
- Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi
- Menyukai buku-buku yang berorientasi pada plot, mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
- Ingin melakukan segala sesuatu
- Menyukai permainan yang menyibukkan


4. Gaya Belajar Membaca/Menulis

Meski termasuk kategori gaya belajar visual namun rupanya jika dilihat lebih detail, gaya belajar membaca atau menulis memiliki ciri khas dibanding gaya belajar visual lainnya.


Tipe orang yang memakai gaya ini berekspresi melalui menulis, membaca artikel atau buku, menulis di buku harian, mencari kata-kata di kamus dan mencari di internet untuk berbagai hal.


Itulah 4 gaya belajar yang mungkin cocok dan efektif untuk dilakukan. Namun, bisa saja kamu tipe pembelajar yang memiliki berbagai gaya sehingga bisa memadukan satu atau dua metode dengan baik.


Poin terpenting, entah bagaimana gaya belajar kamu, yang pasti kesungguhan dan cara menikmati adalah wujud nyata dari belajar itu sendiri. Selamat mencoba detikers!



Simak Video "779 Sekolah di Ciamis Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia