6 Tips Menjaga Kesehatan Mata Anak dari Direktorat PAUD Kemdikbud

Fahri Zulfikar - detikEdu
Jumat, 18 Jun 2021 19:10 WIB
kesehatan mata anak
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta - Selama masa pandemi Covid-19, pembelajaran dilakukan dari rumah dengan menggunakan metode kegiatan dan belajar secara virtual. Selama jam pelajaran ditambah dengan kebiasaan bermain gadget membuat kesehatan mata anak harus diwaspadai.

"Bahkan bukan hanya belajar, silaturahmi dengan keluarga jauh pun banyak dilakukan dengan virtual ditambah lagi dengan aktivitas anak di masa kekinian, semua dilakukan menggunakan gadget," tulis keterangan akun @paudpedia yang dikutip detikEdu pada Jumat (18/6).

Melalui instagram resminya, Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, juga mengimbau orang tua tentang pentingnya mengenali sejak dini tanda-tanda mata kelelahan.

"Harus mengenali tanda-tanda kelelahan pada mata anak sehingga harus diistirahatkan. Hal ini sangat penting, karena sangat berpengaruh pada kesehatan mata dan tumbuh kembang mereka, jika kerap dibiarkan," terang akun @paudpedia.

Adapun tanda-tanda mata kelelahan yang ditulis Direktorat PAUD Kemdikbud Ristek antara lain:

1) Mata terasa nyeri, pedih atau gatal

2) Mata nampak terlihat kemerahan

3) Mata berair

4) Anak nampak terlihat sering mengusap mata

5) Terjadi keluhan kepala pusing pada anak

Setelah mengetahui tanda-tanda mata kelelahan, para orang tua juga wajib menjaga kesehatan mata pada anak dengan cara berikut ini:

1. Batasi Waktu Penggunaan Gadget

Untuk meningkatkan kedekatan psikologis dengan orang tua, batasi penggunaan gadget pada anak setiap harinya. Selain itu, hal ini juga bisa menjaga kesehatan mata anak agar tidak berfokus pada gadget setiap harinya.

Orang tua bisa mengajak anak bermain dan beraktivitas dengan menggunakan alat dan bahan yang bisa didapatkan disekitar rumah.

2. Mengatur Jarak Penggunaan Gadget

Perhatikan ketika anak sedang bermain gadget. Pastikan jarak mata anak untuk melihat gadget lebih tidak terlalu dekat. Apabila terlalu dekat, dapat menyebabkan mata menjadi mudah lelah dan tidak fokus.

3. Gunakan Aturan 20-20-20

Beri edukasi kepada anak bahwa setiap 20 menit di depan layar gadget, anak wajib mengistirahatkan mata selama 20 detik dengan mengalihkan pandangan dari layar gadget ke objek-objek yang berjarak minimal 20 kaki (6 meter) dari tempat anak menggunakan gadget. Jika ruangan kecil, cobalah untuk berjalan keluar sejenak.

4. Mengatur Pencahayaan Minimum

Sebagai orang tua wajib tegas bahwa penggunaan gadget dibatasi maksimal dua jam saja setiap harinya dan setiap penggunaan gadget pastikan mengatur pencahayaan dengan kondisi minimum.

Penting juga untuk memperhatikan pencahayaan pada ruangan agar tidak kontras dengan pencahayaan pada gadget. Hindari ruangan yang redup karena dapat membuat kontras dengan gadget menjadi berlebihan.

5. Konsumsi Vitamin dan Mineral yang Cukup

Mulailah memberi vitamin dengan rutin kepada anak. Jenis vitamin yang baik untuk kesehatan mata adalah vitamin A, C dan E. Vitamin tersebut dapat mengurangi risiko terkena macular degeneration, sebuah gangguan pada retina.

Vitamin dan mineral dapat juga diperoleh dari buah-buahan dan sayur mayur, seperti wortel, brokoli, bayam, stroberi dan kentang. Makan ikan seperti salmon juga sangat. direkomendasikan untuk kesehatan mata.

6. Periksa Mata Secara Rutin dan Berkala

Hal yang penting dan tidak boleh disepelekan adalah pemeriksaan mata. Terlepas dari kebiasaan penggunaan gadget, pemeriksaan ini penting untuk melihat kondisi kesehatan mata pada anak.

Pemeriksaan dapat dilakukan secara berkala, minimal 2 tahun sekali untuk memastikan kesehatan mata pada anak dengan kondisi baik-baik saja.



Simak Video "Pola Asuh Keluarga Penting Agar Anak Tangkas Berinternet "
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia