Nabi yang Bisa Melunakkan Besi dalam Islam, Apakah Ada?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Jumat, 18 Jun 2021 12:20 WIB
Burning silver vintage Moroccan, Arabic lantern. White gypsophila, babys breath flowers on marble table background, muslim holiday Ramadan Kareem greeting card, invitation. Empty copy space.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Tabitazn/Nabi yang Bisa Melunakkan Besi dalam Islam, Apakah Ada?
Jakarta - Setiap nabi dan rasul dikaruniai mukjizat masing-masing yang tertulis dalam Al Quran dan hadits. Salah satu mukjizat yang diberikan Allah adalah nabi yang bisa melunakkan besi.

Melansir dari Usman bin Affan bin Abul As bin Umayyah bin Abdu Syams dalam bukunya yang bertajuk Dua Puluh Lima Nabi Banyak Bermukjizat sejak Adam A.S Hingga Muhammad SAW, mukjizat dari Allah ini datang dari kisahnya Nabi Daud AS yang dapat melunakkan besi seperti lilin. Hingga dapat mengubah-ubah bentuk besi itu tanpa memerlukan api atau peralatan apapun.

Allah SWT mengaruniakan mukjizat ini kepada Nabi Daud AS dengan tujuan untuk membuktikan kebenaran rasul dan sekaligus melemahkan musuh-musuh Allah. Hal ini dikisahkan dalam Al Quran yakni, QS. Saba' ayat 10 yang berbunyi:

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ مِنَّا فَضْلًا ۖ يَا جِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ ۖ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ

Artinya: "Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): "Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud", dan Kami telah melunakkan besi untuknya."

Dari besi itu, Nabi Daud AS dapat membuat baju besi yang dikokohkan dengan tenunan dari bulatan-bulatan rantai yang saling menjalin secara berkesinambungan.

Setelah melalui modifikasi sedemikian rupa, baju ini dapat membuat pemakainya lebih bebas bergerak. Tidak kaku seperti baju besi biasa yang dibuat dari besi lembaran.

Menurut Drs. Husaini, SH dalam tulisan ilmiahnya yang berjudul Nabi Daud Alaihis Salam Sebagai Sosok Hakim yang Bijaksana, baju besi tersebut merupakan pakaian yang dikenakan untuk memelihara manusia dari serangan yang mematikan saat perang Thalut sedang terjadi antara satu pasukan perang dengan lainnya.

Saat perang Thalut, perlengkapan perang mereka memang belum cukup kuat untuk melindungi pasukan dari serangan musuh. Baju perang pesi yang mereka miliki selama ini juga membuat mereka tidak leluasa bergerak.

Karena itu, sebagai pemimpin perang Nabi Daud AS merenungkan cara bagaimana memperoleh perlengkapan perang yang lebih baik sambil memegang sebuah potongan besi. Namun tanpa disadari, Nabi Daud menekan-nekan potongan besi tersebut hingga menjadi bengkok.

Kejadian ini membuat Nabi Daud sangat terkejut, hingga kemudian Nabi Daud membuat lempengan-lempengan besi yang tipis dan memotong-motongnya. Setelah itu, potongan-potongan besi ditempelkan satu sama lain sehingga membentuk sebuah baju yang terbuat dari besi.

Selain dapat membuat pasukan perang bergerak leluasa, baju besi tersebut membuat tubuh mereka tetap terlindungi dari pedang, panah, atau kampak musuh. Bahkan menjadi baju besi dari semua baju besi yang ada pada saat itu.

Pengetahuan itu pula lantas diajarkan Nabi Daud kepada manusia pada masanya dan berlanjut hingga sekarang.

Nabi Daud melunakkan besi menjadi baju besi sebagai pelengkapan peperangan ini dikisahkan dalam firman Allah QS. Al Anbiya ayat 80:

وَعَلَّمْنَاهُ صَنْعَةَ لَبُوسٍ لَكُمْ لِتُحْصِنَكُمْ مِنْ بَأْسِكُمْ ۖ فَهَلْ أَنْتُمْ شَاكِرُونَ

Artinya: "Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu; Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah)."

Melalui mukjizat sebagai nabi yang bisa melunakkan besi dari Allah ini lah, pada akhirnya semua peperangan yang diikuti Nabi Daud membuahkan hasil kemenangan baginya dan kaumnya.

Simak Video "Kisah Nabi Muhammad-Islampedia Siap Temani Harimu di Bulan Ramadhan"
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia