Wajib Tahu! Ini Perbedaan Gerhana Matahari dengan Gerhana Bulan

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 27 Mei 2021 12:33 WIB
Fenomena langka gerhana bulan yang terjadi langsung diabadikan. Fotografer detikcom Pradita Utama memadukan potret gerhana dengan simbol ikonik di Jakarta.
Foto: Pradita Utama/Wajib Tahu! Ini Perbedaan Gerhana Matahari dengan Gerhana Bulan
Jakarta - Fenomena langka gerhana Bulan 'super blood moon' baru saja terjadi Rabu kemarin (26/5). Namun, proses yang melibatkan Bulan, Matahari, dan Bumi ini sebenarnya tak hanya mengakibatkan gerhana bulan saja melainkan bisa juga gerhana matahari. Apa bedanya?


Gerhana merupakan peristiwa alam yang wajar terjadi, di mana terhalangnya sinar matahari oleh bumi atau bulan sehingga bumi atau bulan tidak mendapatkan sinar matahari. Maka dari itu, peristiwa tersebut dibedakan menjadi dua, yakni gerhana bulan dan matahari.


Akibat adanya gerhana, terjadi bayangan yang dibentuk bumi atau bulan yang terletak dalam satu garis. Bayangan tersebut lah yang biasa dilihat oleh manusia dan disebut gerhana.


Lantas apa beda gerhana Matahari dan gerhana Bulan?


  • Proses Gerhana

Peristiwa gerhana Matahari terjadi karena terhalangnya sinar matahari yang menuju bumi oleh bulan. Pada saat itu, kedudukan matahari, bulan, dan bumi berada di satu garis yang sama. Bulan ada di antara bumi dan matahari.


Akibatnya, bayangan bulan akan mengenai bumi karena bulan lebih kecil dari matahari. Maka, hanya sebagian tempat permukaan bumi yang terkena bayangan bulan.


Sementara, proses terjadinya gerhana Bulan terjadi karena terhalangnya cahaya matahari yang menuju bulan oleh bumi. Sederhananya, peristiwa ini terjadi saat kedudukan bumi berada di antara bulan dan matahari atau dalam satu garis lurus.


  • Menurut Jenisnya

Jika dilihat dari jenisnya, gerhana Matahari memiliki 4 jenis yakni

Gerhana matahari total, dikutip dari situs Space, terjadi saat piringan matahari tertutupi seluruhnya oleh piringan bulan

Gerhana matahari sebagian (parsial) ketika bumi berada pada bayangan penumbra bulan

Gerhana matahari cincin terjadi jika bumi terkena lanjutan umbra bulan dan bulan berada di titik terjauh dari bumi

Gerhana matahari hibrida ini di satu titik akan terlihat seperti gerhana total. Sementara, di waktu lainnya akan terlihat seperti gerhana cincin. Dalam kebanyakan kasus, gerhana ini dimulai sebagai gerhana cincin karena ujung umbra tidak terlalu dekat dengan Bumi, kemudian akan menjadi gerhana total.


Sedangkan, gerhana Bulan memiliki tiga jenis, yaitu total, parsial, dan penumbral.

Gerhana bulan total terjadi ketika seluruh bayangan umbra (bayangan inti) bumi jatuh menutupi bulan, sehingga matahari, bumi, dan bulan berada tepat di satu garis yang sama.

Gerhana bulan parsial, matahari, bulan, dan bumi tidak sepenuhnya berada di garis yang sama.

Gerhana bulan penumbra (bayangan samar) sendiri adalah ketika bulan berada di bayangan penumbra bumi.


  • Kapan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Terjadi?

Karena termasuk fenomena langka, peristiwa gerhana biasanya memiliki siklus yang berbeda. Bisa mulai dari puluhan tahun, hingga ratusan tahun sekali.


Pada tahun 2021, gerhana Bulan baru saja terjadi pada 21 Mei 2021 kemarin. Peristiwa itu juga dikenal dengan istilah 'super blood moon'.


Sementara untuk gerhana Matahari, diperkirakan akan terjadi pada 10 Juni 2021 dengan jenis gerhana matahari cincin. Peristiwa langka ini hanya bisa dilihat di kawasan Kanada, Greenland dan Rusia.

Simak Video "Pemantauan Gerhana Bulan Total di Pantai Ancol"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia