BRI Ramadan Update: 9 Wali di Tanah Jawa

Kisah Wali Songo Sunan Bonang, Islamisasi Lewat Gamelan dan Suluk

Kristina - detikEdu
Rabu, 05 Mei 2021 08:00 WIB
Sunan Muria
Foto: Ilustrator: Kharisma/Kisah Wali Songo Sunan Bonang, Islamisasi Lewat Gamelan dan Suluk
Jakarta -

Sunan Bonang adalah penyebar agama Islam di tanah Jawa yang terkenal dengan kepiawaiannya meleburkan nilai-nilai Islam dalam budaya masyarakat. Ayah dan muridnya adalah seorang wali.

Sunan Bonang atau yang dikenal dengan Raden Makdum Ibrahim adalah putra dari Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila. Lahir sebagai keturunan wali membuatnya mendapat didikan nilai-nilai Islam sejak kecil.

Sunan Bonang juga berkawan dengan sesama wali. Ia sempat berguru dengan Syekh Maulana Ishak di Aceh bersama Raden Paku atau Sunan Giri. Pengetahuan agama Islam yang sudah dimilikinya menjadi bekal kuat untuk melanjutkan dakwah ayahnya di tanah Jawa, khususnya wilayah Tuban.

Seperti dikutip dari buku Sunan Bonang (Maulana Makdum Ibrahim), Yoyok Rahayu Basuki mengatakan sepulang dari berguru di Aceh, Sunan Bonang lalu mendirikan pondok pesantren di Tuban sebagai pusat dakwah dan penyebaran agama Islam yang disesuaikan dengan adat Jawa.

Dakwah yang dilakukan Sunan Bonang menggunakan pendekatan akulturasi budaya. Ia memiliki keterampilan dalam bidang seni dan sastra. Tak sedikit yang menjulukinya sebagai seniman yang mengajarkan agama Islam.

Di antara media dakwah yang ia gunakan untuk menarik perhatian masyarakat adalah gamelan. Konon katanya nama Sunan Bonang sendiri berasal dari nama salah satu gamelan yang diciptakannya.

Gamelan itu terbuat dari kuningan yang berbentuk lingkaran dan memiliki tonjolan di bagian tengahnya. Apabila dipukul menggunakan kayu, maka akan menghasilkan bunyi yang merdu. Gamelan itulah dinamakan Bonang.

Setiap Sunan Bonang memainkan alat musik tersebut masyarakat akan berdatangan mendengarkannya. Masyarakat Tuban pada saat itu kental dengan budaya Jawa.

Agama yang mereka anut sebelumnya juga agama Hindu dan Budha. Sehingga tidak heran jika dengan pendekatan budaya ini hati mereka menjadi lunak.

Wali songo satu ini memiliki cipta rasa seni yang tinggi. Ia sering menggelar pertunjukan wayang dengan banyak menggubah cerita-cerita di dalamnya.

Gubahan cerita itu diberi nuansa Islam. Salah satu cerita gubahannya adalah kisah Pandawa dan Kurawa.

Pertunjukan wayang yang digelarnya selalu diiringi dengan lagu-lagu Jawa lengkap dengan bunyi-bunyi gamelan. Dari situlah Sunan Bonang memasukkan nilai-nilai Islam ke dalam lirik lagu.

Klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia