Planet-planet dalam Sistem Tata Surya: Merkurius hingga Saturnus

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 29 Apr 2021 10:30 WIB
Planet mirip Bumi
Foto: NASA
Jakarta - Planet dalam sistem tata surya kita telah mengalami perubahan urutan setelah Pluto tak lagi diakui sebagai planet. Bersumber dari Space, pada awalnya, Pluto dianggap sebagai bagian dari planet di tata surya sejak ditemukannya di tahun 1930.

Hal ini mulai berganti ketika pada akhir tahun 1990-an hingga pada akhirnya di tahun 2006, Persatuan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) menetapkan bahwa Pluto merupakan sebuah planet kerdil dan mengeluarkannya dari daftar tata surya.

Walaupun begitu, para ahli astronomi juga tetap mencari kemungkinan planet kesembilan setelah mengeluarkan Pluto. Hingga pada 2016 ditemukan sebuah planet yang kemudian disebut dengan Planet Nine atau Planet X dan disebut mempunyai masa 10 kali lebih besar dari bumi dan 5000 kali masa Pluto.

Terkait dikeluarkannya Pluto dari daftar planet di tata surya dan kemungkinan Planet Nine, maka apa yang dapat dan tidak dapat digolongkan sebagai planet?

Pengertian planet

(International Astronomical Union (IAU) mendefinisikan planet sebagai benda langit yang mengitari matahari, tanpa menjadi satelit bagi objek tata surya lainnya.

Selain itu, planet juga harus cukup besar untuk dilingkari oleh gravitasinya sendiri (tapi tidak terlalu besar hingga mengalami fusi nuklir seperti bintang) dan telah "membersihkan lingkungannya" dari sebagian besar benda yang mengorbit.

Masih bersumber dari laman yang sama, maka berdasarkan urutannya, kini sistem planet dalam tata surya menurut yang paling dekat dengan matahari adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan kemungkinan Planet Nine.

Deretan planet ini kemudian dibagi kembali menjadi dua kategori, yaitu planet terestrial dan Jovian.

Grup planet terestrial beranggotakan empat planet yang terdekat dengan matahari, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Keempatnya disebut planet terestrial karena permukaannya yang berbatu.

Sementara, planet-planet Jovian beranggotakan Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Keempatnya disebut Jovian yang berarti mirip Jupiter karena ukurannya yang jauh lebih besar dibandingkan planet-planet terestrial.

Berikut urutan planet-planet dalam sistem tata surya yang perlu kita ketahui:

1. Merkurius

Merkurius hanya melintas mengelilingi matahari dalam 88 hari. Ia juga merupakan planet dengan ukuran paling kecil yang hanya sedikit lebih besar dari bulan.

Nama Merkurius diambil dari pembawa pesan dewa-dewi Romawi.

2. Venus

Venus mempunyai ukuran yang serupa dengan bumi dan para peneliti menemukan berbagai gunung dan gunung berapi di permukaannya.

Venus mengelilingi matahari dalam waktu 225 hari dan ia dinamakan demikian yang berarti dewi cinta dan kecantikan dalam mitologi Romawi.

3. Bumi

Bumi adalah planet ketiga terdekat dari matahari yang dua-pertiga permukaannya diselimuti air. Bumi juga mampu ditinggali oleh manusia karena atmosfernya yang kaya akan nitrogen dan oksigen.

Nama Bumi sendiri diambil dari dari kata Die Erde dalam bahasa Jerman yang berarti tanah/Earth.

4. Mars

Walaupun disebut sebagai planet merah, nyatanya Mars adalah sebuah planet yang dingin dan seperti gurun karena ditutupi oleh debu.

Mars mempunyai kemiripan dengan bumi dalam hal permukaannya yang berbatu, mempunyai gunung-gunung, serta lembah dan ngarai.

Mars yang dalam mitologi Romawi berarti dewa perang ini mengelilingi matahari dalam waktu 687 hari.

5. Jupiter

Sebagai planet kelima yang terdekat dari matahari, Jupiter adalah planet terbesar di tata surya kita.

Jupiter mengitari matahari dalam waktu 11,9 tahun di Bumi. Nama Jupiter sendiri diambil dari pemimpin dewa-dewi Romawi.

6. Saturnus

Saturnus adalah planet di tata surya yang dikenal memiliki cincin.

Mengutip dari laman Space, Galileo Galilei yang pertama kalinya mempelajari Saturnus pada 1600-an awalnya mengira bahwa planet tersebut adalah sebuah objek di tata surya yang terdiri dari sebuah planet dan dua buah bulan di masing-masing sisi.

Saturnus mengitari matahari selama 29,5 tahun dan namanya diambil dari dewa pertanian Romawi.

7. Uranus

Uranus mempunyai karakter seperti Venus, ia berotasi dari timur ke barat.

Uranus mengitari bumi selama 84 tahun dan ditemukan pertama kali oleh William Herschel di tahun 1781. Herschel awalnya mengira bahwa Uranus adalah sebuah bintang.

Nama Uranus tidak diambil dari jajaran dewa-dewi Romawi, melainkan namanya adalah personifikasi surga di mitologi kuno.

8. Neptunus

Neptunus mempunyai ukuran yang mirip dengan Uranus dan sangatlah jauh serta dingin. Neptunus ditemukan pertama kali di tahun 1846 dan ia mengitari matahari dengan durasi 165 tahun.

Neptunus sendiri berarti dewa air di mitologi Romawi.

Begitulah urutan terbaru planet di tata surya yang kini tanpa adanya Pluto.



Simak Video "NASA Kirim Cumi-cumi ke Luar Angkasa, Buat Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia