Jepang Mau Buang Limbah Nuklir ke Lautan, Ini Kata Profesor IPB

Rahma I Harbani - detikEdu
Senin, 26 Apr 2021 17:30 WIB
Setelah Bencana Fukushima, Pemimpin Jerman Berubah Pandangan dan Tinggalkan PLTN
Foto: DW (News)/Jepang Mau Buang Limbah Nuklir ke Lautan, Ini Kata Profesor IPB

Mengingat Indonesia sudah menyetujui konvensi internasional tersebut.

"Jika Jepang tetap bersikukuh, ya tidak bisa apa-apa juga. Asal (Jepang) patuh dengan konvensi tentang dumping atau nuclear waste ke laut juga sesuai dengan ketentuan-ketentuan IAEA, London Convention, dan sebagainya. Kita (Indonesia) tidak bisa menolak, kita kan terikat dengan London Covention itu," pungkas Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan IPB tersebut.

Prof Hefni pun membagikan ilmu terkait hierarki pengelolaan lingkungan dalam mencegah kerusakan yang terbagi menjadi 4 hierarki di antaranya, hindari, minimalisir, rehabilitasi atau mitigasi terjadinya kerusakan lingkungan atau limbah, dan yang terakhir carbon offset (biasanya digunakan pemerintah).

Dampak jangka panjang dari zat radioaktif ini pun dijelaskan oleh Prof Hefni. Jika makhluk hidup berkontak dengan zat radioaktif dalam jumlah di atas normal, hal itu membuat fungsi-fungsi tubuh menjadi tidak normal karena bersifat bioakumulasi, terkumpul dalam tubuh.

Kemudian menyebabkan pertumbuhan tulang tidak normal, kemunduran mental, dan lain sebagainya.

Sebelumnya, Jepang secara resmi merilis pengumuman bahwa mereka akan melepaskan olahan limbah radioaktif ke laut, Selasa (13/4/2021) lalu. Diketahui, limbah radioaktif ini berasal dari pembangkit nuklir Fukushima yang bocor akibat gempa bumi dan tsunami pada tahun 2011 silam.

Pembuangan ini direncanakan akan dilakukan dua tahun lagi. Meski demikian, sejumlah pihak telah menentang rencana Jepang tersebut.


(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia