BRI Ramadan Update: Kisah Cendekiawan Muslim

Cendekiawan Muslim Al-Biruni, Dapat Ukur Putaran Keliling Bumi di Abad 11 M

Rahma I Harbani - detikEdu
Jumat, 16 Apr 2021 17:30 WIB
Al Biruni (Ilustrasi: Kiagus Auliansyah/detikcom)
Foto: Al Biruni (Ilustrasi: Kiagus Auliansyah/detikcom)/Cendekiawan Muslim Al-Biruni, Dapat Ukur Putaran Keliling Bumi di Abad 11 M


Al-Biruni termasuk pengembara ke berbagai plosok dunia untuk melakukan ekpedisi ilmiah. Ia amat terkesan ketika ia mengikuti perjalanan Sultan Mahmud ke India. Di sana ia mempelajari bahasa Sansekerta dan berbagai hal mengenai India. Ia disebut oleh George Sarton (1952) sebagai Leonardo da Vinci-nya Islam. Bahkan Ajram (1992) menyebutnya jauh lebih hebat dari pada da Vinci.

Semasa hidupnya, Al-Biruni mengembara ke berbagai pelosok dunia untuk melakukan ekspedisi ilmiah. Saat melakukan ekspedisi ke India bersama Sultan Mahmud dari Ghazni, seorang pemimpin Turki, dia mempelajari bahasa Sansekerta hingga menghasilkan sebuah buku yang berjudul "Tarikh al-Hind".

Jasa dari Al-Biruni yang berharga bagi masyarakat India adalah penciptaan kaidah penggunaan angka-angka India dan kajian mencari ukuran bumi menggunakan perhitungan matematika.

Luar biasanya lagi, pada abad ke-11 M, Al-Biruni yang genius ini berhasil mengukur putaran keliling bumi melalui Astrolabe, alat ukur derajat bintang, ia menghitung menggunakan gunung yang tinggi dengan pemandangan horizon yang rata sempurna dan pendekatan rumus trigonometri.

Teori Al-Biruni ini juga digunakan untuk mengukur ketinggian pegunungan Himalaya yang rata-rata ketinggian puncaknya sekitar 6.000 m, dengan puncak ketinggian Mount Everest (9.000 m).

Al-Biruni pun mendapat perhatian dari keilmuan Barat dan membuatnya meraih gelar akademik, termasuk Word's First Great Experimenter. Temuan-temuan penting lainnya dari Al-Biruni adalah pengukuran berat jenis (specific gravity) di dunia fisika, piknometer (alat yang digunakan untuk berat jenis cairan berupa gelas bulat), dan Elemen Astrologi (teks standar dalam dalam Quadrivium hingga sekarang).

Setelah membaca beberapa prestasinya, tidak heran bila nama cendekiawan muslim cerdas ini tercatat dengan tinta emas dalam sejarah ilmuwan dan filsuf muslim yang serba bisa. Hal ini pula yang membuatnya mendapat sebutan "Ustadz fil ulum" atau guru segala ilmu.


(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia