Rekomendasi 10 Museum di TMII yang Harus Dikunjungi

Anatasia Anjani - detikEdu
Kamis, 08 Apr 2021 17:15 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara akan mengambil alih pengelolaan dan pemanfaatan aset milik negara, yakni Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
TMII dilengkapi sejumlah museum yang wajib dikunjungi (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Taman Mini Indonesia Indah atau TMII merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Jakarta Timur yang ide pendiriannya dicetuskan Siti Hartinah, istri Presiden Soeharto. Kompleks ini mulai dibangun 1972 dan diresmikan pada 20 April 1975.

TMII memiliki 19 museum yang dapat merangkum sejarah Indonesia dengan baik. Selain itu pendirian museum ini juga bertujuan untuk menjawab rasa pengetahuan, kehidupan, sosial, masyarakat, budaya dan peradaban, teknologi, dan lain sebagainya.

Puluhan tahun TMII dikelola Yayasan Harapan Kita, sebuah yayasan milik keluarga Soeharto. Namun kini negara mengambil alih dan kemudian diserahkan pada Kementerian Sekretaris Negara.

Berikut adalah rangkuman 10 museum di TMII yang harus dikunjungi oleh detikers seperti dikutip dari situs resmi TMII

1. Museum Indonesia

Museum ini diinisiasi oleh Tien Soeharto. Museum ini memiliki 3 lantai dan dibangun dengan bentuk bangunan bergaya Bali yang terdiri dari 3 lantai. Lantai 1 memiliki tema Bhinneka Tunggal Ika yang menampilkan keanekaragaman pakaian adat dan pakaian pengantin. Lantai 2, bertemakan manusia dan lingkungan sedangkan lantai 3, bertemakan seni dan kriya yang menampilkan hasil seni garapan dan seni ciptaan baru. Di museum ini juga sering diadakan pameran kebudayaan.

2. Museum Transportasi

Museum Transportasi adalah museum punya Kementerian Perhubungan. Museum ini bertujuan untuk mengumpulkan, memelihara, meneliti, memarken bukti sejarah dan perkembangan transportasi, dan perannya dalam pembangunan nasional. Museum ini menampilkan berbagai macam moda transportasi.

Museum transportasi juga memiliki pameran yang dilakukan di dalam maupun di luar ruangan. Pameran di dalam ruang dibagi menjadi beberapa tempat yang seolah-olah merupakan bangunan tersendiri yang disebut dengan modul, terdiri atas modul pusat, modul darat, modul laut dan modul udara, baik dengan benda asli, tiruan, miniatur, foto, maupun diorama.

3. Museum Perangko

Museum perangko merupakan museum yang berisikan pameran perangko yang didirikan atas gagasan Ibu Tien Soeharto. Di sayap kanan dan kiri terdapat dua bangunan. Sayap kanan digunakan kantor pengelolaan dan tempat pertemua, sedangkan sayap kiri untuk kantor pos tambahan yang berfungsi memberikan layanan jasa PT Pos Indonesia (Persero). Museum ini memamerkan koleksi perangko asal Indonesia dan luar negeri.

4. Museum Olahraga

Museum di TMII selanjutnya yaitu adalah museum olahraga. Museum ini dibangunan pada hut TMII ke 14. Di museum ini menampilkan pameran mengenai olahraga yang berisikan sejarah olahraga antar bangsa, menampilkan perjuangan bangsa Indonesia dalam mengikuti kegiatan olahraga di dunia internasional, seperti Olimpiade Helsinki dan Asian Games, dan tokoh olahraga.

Selain itu , menampilkan para pejuang olahraga yang telah mengharumkan nama bangsa di bidang olahraga dan para tokoh yang berkecimpung di bidang olahraga, sejarah olahraga nasional, menampilkan sejarah berdirinya stadion pertama di Indonesia dan pelaksanaan PON I tahun 1948 di Sala, serta keberhasilan tim Everest, menampilkan perjuangan Tim Kopassus dalam menaklukkan Gunung Himalaya dan tim Dewaruci yang menampilkan maket kapal Dewaruci. Selain itu museum ini terdiri dari 3 lantai.

5. Museum Pusaka

Museum Pusaka dibangun dengan tujuan untuk melestarikan, merawat, mengumpulkan, serta menginformasikan benda-benda budaya yang berupa senjata tradisional. Hal ini dilakukan agar generasi penerus merasa bangga terhadap bangsanya selain itu juga dapat dimanfaatkan sebagai studi penelitian mengenai senjata. Museum memiliki beberapa ruang sebagai sarana dan pendukung bagi sebuah museum, yakni ruang pameran, ruang informasi, ruang pengelola, ruang sarasehan, ruang perpustakaan, ruang konservasi, ruang preservasi, ruang bursa dan ruang cinderamata.

6. Museum Asmat

Museum Asmat adalah museum untuk menghargai kekayaan budaya suku Asmat. Gedung museum ini memiliki bentuk yang menyerupai model rumah Kariwari, yang merupakan rumah pemujaan suku Tobati-Enggros, penduduk asli di tepi danau Sentani,Papua. Bangunan ini kemudian dikembangkan menjadi bangunan berarsitektur modern. Bangunan museum ini terdiri datas tiga bangunan utama dan dua bangunan penghubung yang masing-masing berbentuk segi delapan, dengan diberi kesan rumah panggung.

7. Museum Timor Timur

Museum Timor Timur menunjukkan rumah penduduk Los Palos yang memiliki bangunan pendukung. Bangunan utama disebut uma lautem aatau dagada, berupa rumah panggung dengan empat tiang tiga meter diatas permukaan tanah, berbentuk segi empat dengan atap ramping menjulang. Atas berlapis ijuk, berdinding kayu, dan dilengkapi banyak jendela yang berfungsi sebagai penerangan di siang hari.

8. Museum Hakka Indonesia

Museum Hakka Indonesia adalah museum yang berisikan sejarah Tionghoa di Indonesia. Di museum ini terdapat 3 ruangan pamer yaitu Museum Tionghoa Indonesia, Museum Hakka Indonesia, dan Museum Yongding Hakka Indonesia. Orang Hakka Yongding Indonesia tidak sedikit jumlahnya, mereka banyak berkecimpung di bidang usaha obat-obatan/farmasi. Leluruhur mereka bermukimdi bangunan bundar yang disebut 'Tulou' di pegunungan Fujian. Bangunan Tulou memiliki keunikan tersendiri, oleh sebab itu salah satu dari mereka, yakni 'Zheng Cheng lou' dijadikan contoh pola Museum Hakka Indonesia ini.

9. Museum Serangga dan Taman Kupu

Museum Serangga dan taman kupu didirikan atas prakasa dari pengurus Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) dan Museum Zoologicum Bogoriense (MZB). Museum ini bertujuan untuk memperkenalkan keanekaragaman dunia serangga dan menginisiasi masyarakat agar peduli terhadap alam. Museum Serangga & Taman kupu memiliki sekitar 600 jenis, terdiri dari kupu -kupu sekitar 250 jenis, kumbang sekitar 200 jenis dan kelompok serangga lainnya sekitar 150 jenis.

10. Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptil

Museum Komodo adalah museum yang bertemakan dunia satwa Indonesia dalam bentuk awetan. Museum ini memiliki 150 jenis binatang yang sudah diawetkan, diperagakan dalam ruang-ruang kaca di gendung berlantai dua tersebut. Pameran keanekaragaman fauna dari kepulauan Nusantara ini disajikan berdasarkan kelompok persebarannya, yakni dari daerah barat ke timur dan dari pantai ke pegunungan. Dari barat ke timur menunjukan persebaran hewan dari Sumatera sampai Papua, sedangkan dari pantai ke pegunungan menunjukan habitatanya, yakni tempat dimana satwa tersebut hidup.

Itu tadi adalah 10 rekomendasi museum di TMII yang bisa detikers kunjungi. Bagaimana, apakah tertarik mengunjungi TMII di akhir pekan nanti. (pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia