Surat Kuasa: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

Kiki Faqiha - detikEdu
Rabu, 07 Apr 2021 10:35 WIB
Contoh surat kuasa
Foto: Getty Images/iStockphoto/IuriiSokolov
Jakarta - Saat seseorang tidak bisa mengurusi proses birokrasi yang cukup rumit, ia dapat meminta bantuan orang lain dengan memberi surat kuasa. Seperti apa ciri-ciri surat kuasa, jenis, dan contohnya?

Tahapan dalam urusan birokrasi memang sering kali membutuhkan waktu yang lama. Ada beberapa orang tertentu yang tidak memiliki cukup waktu dan kesempatan mengurus hal ini. Sehingga, meminta pertolongan orang lain untuk mengurusi masalah dengan pemberian surat kuasa.

Sebelum itu, mari ketahui definisi dari kata "kuasa". Menurut buku Panduan Lengkap Membuat Surat-Surat Kuasa karya Frans Satriyo Wicaksono, "Kuasa" adalah daya, kekuatan, atau wenang. Dalam bahasa Inggris, disebut sebagai power dan dalam bahasa Belanda disebut dengan gezag atau macht.

Sementara, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyatakan definisi kuasa sebagai "yang berisi tentang pemberian kuasa kepada seseorang untuk mengurus sesuatu".

Baca juga: Ini Contoh Surat Kuasa untuk Dokumen Pribadi dan Perusahaan

Jadi, surat kuasa adalah dokumen yang memberi wewenang kepada pihak lain untuk melakukan perbuatan hukum atas nama pemberi kuasa, karena pihak pemberi kuasa sedang tidak dapat melakukannya sendiri. Pihak lain ini bisa berupa pengacara, keluarga, atau orang lain yang terkait.

Surat kuasa umumnya dibuat saat seseorang berurusan dengan keputusan hukum seperti keuangan, properti, perawatan medis, dan lain-lain.

Ciri-Ciri Surat Kuasa

Bagaimana ciri-ciri surat kuasa yang baik dan benar? Berikut beberapa karakteristiknya:


Surat kuasa harus menggunakan bahasa yang formal dan baku. Selain itu, kalimat dalam surat kuasa harus disusun dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Surat harus berisi pernyataan pengalihan kekuasaan atau wewenang dari diri sendiri kepada pihak lain yang ditunjuk untuk melakukan hal tertentu.
Surat kuasa harus disusun secara singkat, padat, dan jelas sesuai dengan fungsinya.

Jenis Surat Kuasa

Jika dilihat dari segi isi, surat kuasa dibagi menjadi dua jenis yaitu surat kuasa umum dan surat kuasa khusus.

Surat kuasa umum adalah surat kuasa dari seseorang kepada orang lainnya untuk mengurus beberapa atau seluruh perbuatan hukum yang menyangkut kepentingan dari si pemberi kuasa. Misalnya, surat kuasa untuk mengurus semua harta bendanya. Maka, yang diatur dalam surat kuasa umum adalah hal-hal yang sifatnya umum dan luas.

Sedangkan surat kuasa khusus adalah surat kuasa yang diberikan seseorang kepada orang lainnya, yang isi dalamnya harus disebutkan secara khusus kuasa itu untuk perbuatan hukum apa.

Misalnya surat kuasa dari klien kepada advokat untuk mengajukan gugatan utang piutang kepada orang A. Atau surat kuasa khusus untuk menagih hutang orang C. Syarat paling penting dari surat kuasa khusus menurut doktrin dan Yurisprudensi tetap Mahkamah Agung RI, yaitu harus menyebutkan secara khusus dan rinci perbuatan hukum apa yang dikehendaki pemberi kuasa.

Contoh-Contoh Surat Kuasa

Ada beberapa contoh bentuk surat kuasa, diantaranya:
Surat kuasa penjualan
Surat kuasa untuk mengurus warisan
Surat kuasa untuk pengambilan dokumen kependudukan
Surat kuasa untuk menjual tanah
Surat kuasa untuk menghibahkan tanah atau rumah
Surat kuasa untuk mengurus perusahaan
Surat kuasa untuk menagih utang
Surat kuasa untuk mengurus akta perkawinan
Surat kuasa untuk menjual kendaraan bermotor
dan masih banyak lagi yang lainnya

Setelah mengetahui informasi mengenai surat kuasa, apakah detikers bisa menyebutkan contoh surat kuasa lainnya?

Baca juga: Contoh Surat Kuasa Dan Cara Membuatnya



Simak Video "Kadin Sebut 6.689 Perusahaan Siap Vaksinasi Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia