Hari Air Sedunia dan Sejarah, Tema, hingga Permasalahannya

Tim detikcom - detikEdu
Senin, 22 Mar 2021 17:16 WIB
Sejumlah siswa/i SD Kanisius Kenalan berjalan menyusuri hutan dan aliran sungai saat melaksanakan program pembelajaran luar ruangan dengan nama Tilik Belik di kawasan pegunungan Menoreh, Duren Sawit, Kulonprogo, Yogyakarta, Sabtu (20/3/2021).
Foto: PIUS ERLANGGA/Hari Air Sedunia dan Sejarah, Tema, hingga Permasalahannya
Jakarta - Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret setiap tahun. Peringatan itu dilakukan sejak 1993 dan menitikberatkan pada pentingnya air tawar.

Seperti apa seluk-beluk Hari Air Sedunia? Simak informasi di bawah ini:

1. Sejarah Hari Air Sedunia

Sejarah Hari Air Sedunia dimulai pada tahun 1992, seperti dikutip dari situs Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Saat itu berlangsung Konferensi PBB tentang Lingkungan dan Pembangunan di Rio de Janeiro.

Pada tahun yang sama, Majelis Umum PBB menyatakan setiap tanggal 22 Maret diperingati sebagai Hari Air Sedunia. Peringatakan dilakukan mulai tahun 1993.

Kemudian, perayaan dan acara lain ditambahkan. Misalnya, Tahun Kerja Sama Internasional di Bidang Air 2013, dan Dekade Aksi Internasional tentang Air untuk Pembangunan Berkelanjutan, 2018 hingga 2028.

Pengamatan ini berfungsi untuk menegaskan kembali bahwa tindakan air dan sanitasi adalah kunci untuk pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan kelestarian lingkungan.

2. Tema Hari Air Sedunia 2021

Setiap tahun, ada tema yang menyertai peringatan Hari Air Sedunia. Nah tema Hari Air Sedunia 2021 adalah tentang arti air bagi manusia, maksudnya yakni nilai sebenarnya dan bagaimana kita dapat melindungi sumber daya vital itu dengan lebih baik.

Nilai air lebih dari sekadar harganya. Air memiliki nilai yang sangat besar dan kompleks bagi rumah tangga, budaya, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan keutuhan lingkungan alam kita.

Jika kita mengabaikan salah satu dari nilai-nilai ini, kita berisiko salah mengelola sumber daya yang terbatas dan tak tergantikan tersebut.


3. Peran Air Saat Pandemi COVID-19

Kebersihan tangan sangat penting untuk penyebaran pandemi COVID-19, serta penyakit menular lainnya. Pada Hari Air Sedunia ini, ingatlah untuk mencuci tangan secara teratur dengan air dan sabun. Pada #WorldWaterDay kali ini, mari tunjukkan momen-momen kebersihan tangan terbaik kita untuk melawan COVID-19.

4. Prediksi Kekurangan Air

PBB menyebut, saat ini, 1 dari 3 orang hidup tanpa air minum yang aman.
Pada tahun 2050, diperkirakan hingga 5,7 miliar orang dapat tinggal di daerah yang kekurangan air setidaknya selama satu bulan dalam setahun.

Pasokan air dan sanitasi tahan iklim dapat menyelamatkan nyawa lebih dari 360.000 bayi setiap tahun. Jika kita membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat celcius di atas tingkat pra-industri, kita dapat mengurangi tekanan air akibat iklim hingga 50%.

Selamat Hari Air Sedunia!



Simak Video "Covid-19 RI Per 3 Juni: Kasus Baru Tambah 5.353, Kasus Aktif 94.438"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia