Apa itu Teks Negosiasi? Kenali Tujuan, Ciri, dan Tata Caranya

Anatasia Anjani - detikEdu
Jumat, 05 Mar 2021 19:44 WIB
Job Interview
Teks negosiasi dibutuhkan untuk mencapai sebuah kesepakatan bersama (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Apakah detikers pernah melakukan kegiatan tawar-menawar di pasar? Kegiatan tersebut merupakan salah satu contoh negosiasi. Negosiasi merupakan bentuk interaksi sosial dengan fungsi untuk mencapai kesepakatan antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan. Jadi apa yang dimaksud dengan teks negosiasi?

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan negosiasi sebagai proses tawar-menawar dengan jalan berunding untuk mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak dan pihak yang lain.

Sementara dikutip dari modul Teks Negosiasi Bahasa Indonesia Paket C setara SMA dan MA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, teks negosiasi adalah teks yang berisi proses untuk mencapai perjanjian atau kesepakatan antara kedua belah pihak untuk memenuhi kepuasan pihak yang bersangkutan dalam elemen tertentu seperti kerjasama dan kompetisi.

Dari sumber yang sama, teks negosiasi disebutkan memiliki tujuan, ciri-ciri, dan tata cara negosiasi yang baik

Tujuan Teks Negosiasi

  • Agar mencapai kesepakatan bersama, saling pengertian, dan persetujuan
  • Mencapai penyelesaian dan jalan keluar dari masalah yang dihadapi
  • Mencapai kondisi saling menguntungkan dan tidak ada yang dirugikan (win-win solution)

Ciri-Ciri Teks Negosiasi

  • Menentukan solusi dan sarana penyelesaian masalah antara kedua belah pihak
  • Menghasilkan kesepakatan atau perjanjian
  • Penyelesaian yang menguntungkan kedua belah pihak
  • Memprioritaskan kepentingan bersama
  • Memiliki tujuan praktis, yaitu sebagai media penghasil kesepakatan yang dapat diterima oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Tata Cara Negosiasi yang Baik

  • Kedua belah pihak harus memposisikan diri secara sama
  • Kedua belah pihak harus saling menghargai
  • Kedua belah pihak mengutamakan mencari solusi yang baik
  • Kedua belah pihak harus mau melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda
  • Kedua belah pihak tidak boleh mengedepankan egonya masing-masing

Berikut adalah contoh teks negosiasi antara penjual dan pembeli

Siang itu di pasar Klewer, seperti biasa terjadi kegiatan jual beli. Anton yang sedang berekreasi ingin membelikan oleh- oleh untuk ibunya. Dia ingin membelikan kerudung. Terjadilah tawar menawar antara Anton dan Penjual kerudung.
Penjual : Selamat siang.
Anton : Selamat siang
Penjual : Mau beli apa Mas?
Anton : Ini mbak mau beli kerudung untuk ibu saya.
Penjual : Cari yang modelnya bagaimana, Mas?
Anton : Yang biasa saja Mbak. Penjual : Silakan Mas kesini Sesampainya di dalam toko... Penjual : Silakan Mas dipilih, banyak pilihannya.
Anton : Saya suka yang hijau Mbak, kalo dilihat segar.
Penjual : Iya Mas. Cocok kalo dipakai oleh ibu mas.
Anton : Ini berapa Mbak? Penjual : Rp 50.000,00.
Anton : Wah, kok mahal Mbak? Rp 30.000,00 boleh tidak?
Penjual : Tidak boleh Mas, itu bahannya bagus soalnya.
Anton : Tidak bisa kurang Mbak? Penjual : Rp 45.000,00 deh, Mas.
Anton : Rp 40.000,00 ya Mbak? Ini untuk oleh-oleh ibu saya. Penjual : Benar-benar tidak boleh Mas. Nanti toko saya bisa bangkrut.
Anton : Ya sudah mbak Rp 45.000,00, saya ambil yang ini.
Penjual : Mau beli apa lagi Mas?
Anton : Itu saja mbak. Ini uangnya Mbak.
Penjual : Uangnya Rp 50.000,00 , kembali Rp 5.000,00. Terima kasih ya, mas.
Anton : Iya mbak, sama-sama.

Penjelasan mengenai ciri, tujuan, tata cara teks negosiasi yang benar adalah seperti yang dijabarkan di atas. Bagaimana detikers apakah mudah dipahami? (pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia