Memahami Fungsi Fakta dalam Sebuah Teks Persuasi

Anatasia Anjani - detikEdu
Jumat, 05 Mar 2021 16:15 WIB
Proses belajar mengajar di SMPN 3 Semarapura, Klungkung, Bali.
Fungsi fakta dalam sebuah teks persuasi tak bisa dikesampingkan. (Foto:detikcom)
Jakarta - Teks persuasi ditandai dengan adanya saran atau ajakan. Karena teks ini mendorong seseorang untuk mengikuti harapan atau keinginan penulisnya, maka fungsi fakta dalam teks persuasi menjadi sangat penting.

Fakta sekaligus data penunjang diperlukan untuk memperkuat argumen penulis. Tanpa fakta yang kuat, tujuan dari teks persuasi untuk membujuk atau mengajak pembacanya bisa saja tak terpenuhi.

Terdapat beberapa ciri-ciri dalam menulis teks persuasi, dikutip dari buku Materi Umum Bahasa Indonesia SMP yang ditulis oleh Hari Wibowo, S.S, M.Pd. dan Iin Hendriyani, S.Pd.

1. Berupa ajakan atau dorongan untuk melakukan sesuatu yang dibahas di dalam teks.
2. Memiliki argumentasi, agar pembaca dapat mempertimbangkan untuk melakukan sesuatu.
3. Berisi fakta yang bertujuan untuk membuktikan sebuah kebenaran dari ajakan yang ditulis.
4. Sasaran proses berpikir teks berorientasi kepada pembacanya, bukan kepada penulisnya sendiri seperti dalam teks argumentasi.

Jadi jelas fungsi fakta dalam sebuah teks persuasi adalah untuk membuktikan sebuah kebenaran dari ajakan yang ditulis.

Penjelasan lain dapat ditemukan dalam buku Super Complete SMP/MTs 7,8,9 karya Elis Khoerunnisa, dkk. Fungsi fakta dalam sebuah teks persuasi adalah:

1. Agar terhindar dari penggunaan kalimat yang memunculkan konflik dan juga mengurangi keambiguan dari suatu kalimat.

2. Menguatkan tulisan agar tulisan menjadi akurat.

Sehingga dengan adanya fakta dalam teks persuasi, pembaca yakin untuk melakukan sebuah tindakan yang dimaksudkan penulis pada sebuah teks.

Sementara ciri-ciri fakta yang disajikan dalam teks persuasi yaitu:

1. Dapat dibuktikan kebenarannya
2. Memiliki data yang akurat
3. Bersumber dari narasumber yang dapat dipercaya
4. Bersifat objektif (apa adanya dan tidak dibuat-buat)
5. Dapat menjawab pertanyaan 5W+ 1H
6. Bersifat nyata dan menunjukkan peristiwa yang telah terjadi

Berikut ini adalah contoh teks persuasi mengenai olahraga yang di dalamnya terdapat kalimat fakta. Teks ini dikutip dari modul Berkomunikasi Persuasif, Bahasa Indonesia Paket B setara SMP/ MTs Kelas VII dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Masih banyak yang berasumsi bahwa jalan kaki tidak bermanfaat. Padahal, olahraga yang ringan dan murah ini mengandung sejumlah manfaat baik bagi tubuh kita. Menurut sebuah studi yang dikutip dari situs Alodokter, berolahraga jalan kaki selama 30 menit ternyata mampu menurunkan risiko penyakit jantung sebanyak 40 persen. Berdasarkan data tersebut, berarti olahraga jalan kaki dapat memicu jantung untuk terus berdenyut lebih kencang, sehingga jantung pun menguat, dan sirkulasi darah pun kian meningkat. Selain itu, berjalan kaki secara teratur juga dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh. Hal ini dikarenakan berjalan kaki akan menuntut tubuh bergerak secara konstan yang mengakibatkan lemak dan kolesterol pun akan semakin menurun. Oleh karena itu, biasakanlah berolahraga jalan kaki minimal selama 30 menit, agar tubuh makin sehat dan terhindar dari serangan jantung serta penyakit yang disebabkan oleh kolesterol.

Dari teks tersebut dapat disimpulkan bahwa yang menjadi kalimat fakta terletak pada kalimat kalimat ketiga hingga kelima yang menjabarkan mengenai manfaat berjalan kaki berdasarkan perkataan narasumber yang terpercaya.

Bagaimana detikers apakah sudah dapat memahami fungsi fakta dalam sebuah teks persuasi? Jangan lupa untuk selalu menuliskan fakta yang tepat.

(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia