Kapan Pendaftaran Beasiswa LPDP Dokter Spesialis & Subspesialis Dibuka? Cek Ya!

Kapan Pendaftaran Beasiswa LPDP Dokter Spesialis & Subspesialis Dibuka? Cek Ya!

Nikita Rosa - detikEdu
Rabu, 25 Jan 2023 19:30 WIB
Ilustrasi Dokter
Kapan Beasiswa LPDP Dokter Spesialis dan Subspesialis Dibuka? (Foto: Dok. Shutterstock)
Jakarta -

Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan Tahap 1 2023 telah dibuka. Beasiswa tersebut memiliki beragam kategori. Namun kapan beasiswa LPDP kategori Dokter Spesialis dan Subspesialis dibuka?

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah beasiswa oleh pemerintah untuk mahasiswa jenjang pascasarjana baik magister atau doktorat. Beasiswa ini dibagi berdasarkan komponen yakni beasiswa reguler, afirmasi, hingga targeted.

Sesuai komponennya, salah satu beasiswa adalah beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis. Pada LPDP tahun 2022, beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis dibuka untuk 500 kuota siswa spesialis (Sp-1) dan subspesialis (Sp-2), serta 500 kuota siswa fellowship.

Berbeda dengan pendaftaran beasiswa LPDP lainnya, beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis baru dibuka pada akhir tahun, tepatnya bulan November hingga Desember setiap tahunnya.

Sebagai persiapan, berikut cakupan dan syarat beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis dilansir dari laman resmi LPDP.

Cakupan Beasiswa LPDP Dokter Spesialis dan Subspesialis

Dana Pendidikan:

  • Dana Pendaftaran
  • Dana SPP (Tuition Fee/Uang Kuliah Tunggal)
  • Dana Tunjangan Buku
  • Dana Bantuan Penelitian Tesis/Disertasi
  • Dana Bantuan Seminar Internasional/Konferensi Internasional;
  • Dana Bantuan publikasi Jurnal Internasional

Dana Pendukung:

  • Dana Transportasi
  • Dana Asuransi Kesehatan
  • Dana Hidup Bulanan
  • Dana Kedatangan
  • Dana Keadaaan Darurat
  • Dana Tunjangan Keluarga
  • Dana Tambahan
  • Dana Pelatihan Kursus Wajib
  • Dana Ujian Keterampilan
  • Dana Uji Kompetensi
  • Dana transportasi dan akomodasi selama Pelatihan Kursus Wajib
  • Dana transportasi dan akomodasi selama Ujian Keterampilan
  • Dana transportasi dan akomodasi selama Uji Kompetensi

Syarat Umum Beasiswa LPDP Dokter Spesialis dan Subspesialis

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Berprofesi aktif sebagai Dokter PNS atau Dokter Non-PNS
  3. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum untuk pendaftar Dokter Spesialis atau STR Dokter Spesialis untuk pendaftar Dokter Subspesialis yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku.
  4. Bagi Dokter yang berstatus sebagai PNS/TNI/POLRI wajib mengunggah surat usulan mengikuti beasiswa sekurang-kurangnya:
    A. Pejabat Eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah bagi pendaftar yang berstatus PNS;
    B. Pejabat yang membidangi SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU bagi pendaftar yang berstatus anggota TNI, atau
    C. Pejabat yang membidangi SDM pada Mabes POLRI bagi pendaftar yang berstatus anggota POLRI.
  5. Mengunggah surat rekomendasi dari Pimpinan (Direktur) rumah sakit dengan ketentuan:
    A. Pimpinan rumah sakit tempat tujuan pendayagunaan setelah lulus studi adalah tempat bekerja saat ini; atau
    B. Pimpinan rumah sakit tempat tujuan pendayagunaan setelah lulus studi bagi yang tidak bekerja di rumah sakit.
  6. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan
    A. Hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kemdikbudristek melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
    B. Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK pada laman Kemdikbudristek mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK nya belum terbit.
  7. Pendaftar yang telah selesai menempuh program magister dan/atau doktor dapat mendaftar pada program beasiswa dokter spesialis atau doktersubspesialis.
  8. Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
  9. Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran dengan format pernyataan (poin-poin terlampir).
  10. Melengkapi data diri pada formulir pendaftaran online.
  11. Menulis rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia sesuai bidang spesialisasi pasca studi.
  12. Memasukkan publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran jika ada.

Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa LPDP Dokter Spesialis dan Subspesialis dapat dipantau pada situs https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/targeted/beasiswa-dokter-spesialis-dan-dokter-subspesialis/. Jangan sampai terlewat, detikers!



Simak Video "Legislator Sentil Penerima LPDP Makan Uang Rakyat Tapi Ogah Kerja di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia