detikcomRunners Tempuh 180 Km Jakarta-Bandung di ITB Ultra Marathon dengan Berlari
Jakarta - Bagi pekerja media, mengejar deadline adalah keseharian. Namun, delapan orang dari berbagai divisi di detikcom yang tergabung dalam detikcomRunners memilih mengejar tantangan yang berbeda, yakni garis finish.
Lewat semangat ITB Ultra Marathon 2026: Run for Impact, Andhika Prasetya, Marsyanda Syifa Adiba, Agus Tri Haryanto, Muhammad Fadhlurrohman, M. Hardyanto, Muhammad Ai, Sukma Noviansyah, dan Femi Diah menempuh sekitar 180 kilometer dari Jakarta menuju Bandung secara estafet atau relay 8.
Mereka berangkat dari kawasan Senayan, sekitar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti), Jumat (16/10/2026) pukul 21.00 WIB, bersama sekitar 5.000 peserta dari lima kategori dan berbagai komunitas lainnya.
"detikcomRunners kembali berkesempatan mengikuti ITB Ultra Marathon kategori relay 8 tahun ini. Yang menarik dari ITB Ultra ini setiap peserta lari dari Jakarta sampai Bandung sejauh 180km lewat tempat wisata seperti Bogor, Puncak Pass, sampai finish di Bandung. Intinya, jalan-jalan dengan cara antimainstream. Dengan kombinasi enam peserta male dan dua female dalam tim, kami optimistis bisa memperbaiki catatan waktu tahun lalu. Tapi yang terpenting, semoga bisa finish dalam keadaan sehat walafiat," ujar Andhika, capt tim yang turut berlari.
Ai menjadi pelari pertama menuju Depok. Dari sana, estafet berpindah kepada Toro yang melanjutkan perjalanan hingga Bogor.
Dari Bogor, giliran Rahman membawa langkah menuju Puncak.
Perjalanan panjang ini tentu tidak hanya mengandalkan kekuatan para pelari. Ada tim support dan marshal yang ikut bergerak sepanjang rute untuk memastikan estafet berjalan aman dan kebutuhan pelari terpenuhi, termasuk ketika perjalanan berlangsung pada malam hari.
Tim support ini juga didukung kendaraan dari Suzuki, sementara perjalanan detikcomRunners mendapat dukungan dari sejumlah sponsor dan partner, yakni Ezym, Intikom, CBN, Telkomsel, Allianz, dan iForte. Tim ini juga didukung oleh tim support, Sarwani Dwinanto, Dwi Wawan Arif, Dikhy Sastra, dan Endik.
Setelah menempuh bagian awal perjalanan, pelari keempat Sukma yang sudah menunggu di Cisarua melanjutkan perjalanan. Jalur ini merupakan jalur neraka dengan dominasi tanjakan.
Setelah Puncak, tantangan semakin berat. Rute menuju Cianjur hingga Bandung membawa para pelari melewati kontur yang terus berubah. Setelah Sukma, disusul Andhika, Agus, dan Asya. Femi kemudian mendapat bagian terakhir menuju Bandung.
Untuk menemani langkah panjang tersebut, para pelari menggunakan ASICS Gel-Nimbus 28 dan jersey dari Uniqlo.
Satu per satu berlari, sementara yang lain menunggu dan bersiap mengambil alih. Tidak ada yang menempuh 180 kilometer sendirian.
Setiap orang punya bagian, tetapi tujuan mereka satu. Pukul 21.30 WIB, estafet akhirnya tiba di Kampus ITB Ganesha, Bandung.
Community Connect Foto: Community Connect |
Setelah perjalanan panjang, Bandung menjadi hadiah. Medali dan jersey finisher di tangan setelah total waktu 25 jam XX menit dihabiskan untuk melahap jalanan Jakarta-Bandung itu.
Tim kemudian beristirahat di Hotel Truntum Bandung, sebelum menyempatkan diri menikmati suasana jantung kota Bandung di kawasan Braga. Perjalanan ditutup dengan kulineran di Kedai Makan Bu Imas, menikmati sajian Sunda dengan nasi, lauk, lalapan, jukut, dan sambal. Kaki yang sebelumnya mengejar kilometer akhirnya bisa beristirahat di bawah meja makan.
"detikcom runners bukan tentang individu, tapi kemauan kita sebagai anak detik untuk tetap sehat, ITB Ultra Marathon sebagai media untuk menginspirasi teman-teman di kantor, detikcom runners hanya fasilitator teman-teman yang menjalani, semoga kita semua tetap diberikan kesehatan dan tetap saling menginspirasi," kata Eko, capt detikcomRunners.
Salah satu tim support Sarwani mengapresiasi seluruh runners yang sudah menyelesaikan ITB Ultra Marathon 20206 itu.
"Di balik setiap langkah dan garis finis yang berhasil dicapai, ada dukungan yang sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada seluruh sponsor atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada detikcomrunners. Dukungan kalian menjadi bagian penting dalam perjalanan ini, menguatkan semangat kami untuk terus melangkah dan menuntaskan perjuangan. Kami berharap bisa kembali berkolaborasi dan berbagi lebih banyak cerita serta pencapaian di kesempatan berikutnya," kata Sarwani.
"Untuk delapan pelari detikcomrunners, selamat atas pencapaian luar biasa kalian! Di baliknya ada latihan, pengorbanan, rasa lelah, dan tekad untuk terus maju. Kalian telah menunjukkan arti keberanian, ketangguhan, dan saling menguatkan. Bangga atas perjuangan kalian. Terima kasih telah membawa semangat detikcomRunners sejauh ini," dia menambahkan.
Perjalanan ini sejalan dengan semangat Run for Impact: berlari bukan sekadar mengejar jarak, tetapi menciptakan dampak sekaligus membangun kesadaran untuk hidup lebih sehat.
Di tengah rutinitas detikcom yang serba cepat, olahraga menjadi pengingat bahwa tubuh juga perlu dirawat. Hari ini kejar deadline, besok kejar finish.
(cmt/cmt)
Terpopuler
Live TV
Kirim Tulisan
detikNews
detikFinance
detikInet
detikHot
detikSport
Sepakbola
detikOto
detikTravel
detikFood
detikHealth
Wolipop
DetikX
20Detik
detikFoto
detikEdu
detikHikmah
detikProperti
detikJateng
detikJatim
detikJabar
detikSulsel
detikSumut
detikSumbagsel
detikJogja
Pasang Mata
adsmart
detikEvent
Trans Snow World
Trans Studio
Flying Over Indonesia
berbuatbaik.id
ziswafctarsa.id
Bingkai.id
Hai Bunda
CNN Indonesia
CNBC Indonesia
Beautynesia
Female Daily
CXO Media 