detikBali

Jalan Panjang Yabes Roni di Bali United, Statistik hingga Jadi Korban Rasis

Terpopuler Koleksi Pilihan

Jalan Panjang Yabes Roni di Bali United, Statistik hingga Jadi Korban Rasis


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Pemain sayap cepat milik Bali United, Yabes Roni
Pemain sayap cepat Bali United, Yabes Roni. (Foto: Bali United Official)
Gianyar -

Yabes Roni dipastikan berseragam Persis Solo pada putaran kedua Super League 2025/2026. Pemain asal Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu bergabung dengan status pinjaman dari Bali United.

Kepastian tersebut diumumkan pada Selasa (20/1/2026) malam melalui laman resmi klub oleh CEO Bali United, Yabes Tanuri.

"Setelah berdiskusi dengan tim pelatih, kami resmi melepas Yabes Roni untuk menjalani masa peminjaman ke Persis Solo. Semoga Yabes dapat memberikan kontribusi yang baik dan hasil positif bagi Persis Solo dan juga Bali United," ujar Yabes Tanuri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski dalam beberapa musim terakhir jarang mendapat tempat di tim utama, kontribusi Yabes Roni tak bisa dilepaskan dari sejarah Bali United. Sebelum dipinjamkan, Yabes menjadi satu dari dua pemain yang masih bertahan sejak angkatan pertama Bali United bersama Ricky Fajrin.

ADVERTISEMENT

Pada musim lalu, Yabes bahkan dipercaya sebagai wakil kapten tim karena loyalitas dan senioritasnya. Selama membela Serdadu Tridatu, ia turut mengantarkan klub meraih dua gelar juara liga.

Karier

Perjalanan karier profesional Yabes Roni terbilang tidak selalu mulus. Meski lebih dari satu dekade membela Bali United, ia kerap kesulitan menembus skuad utama di bawah sejumlah pelatih yang menangani Serdadu Tridatu.

Dalam empat musim terakhir, Yabes lebih sering memulai laga dari bangku cadangan. Sebagai pemain depan, kontribusi gol dan assist yang dicatatkannya juga terbilang minim.

Dari total 166 penampilan bersama Bali United di semua kompetisi, Yabes mencatatkan sembilan gol dan 12 assist. Gol terakhirnya tercipta pada musim 2023/2024 dengan torehan dua gol dari 14 pertandingan.

Yabes sempat mendapat kepercayaan lebih saat Bali United dilatih Stefano Cugurra. Pada Liga 1 musim 2022/2023, ia tampil dalam 26 pertandingan dengan sumbangan dua gol dan dua assist. Di ajang Piala Presiden pada tahun yang sama, Yabes juga dipercaya tampil dalam tiga laga.

Memasuki musim 2024/2025, Yabes Roni mencatatkan 20 penampilan dengan dua assist, meski sebagian besar tampil sebagai pemain pengganti. Sementara pada Super League 2025/2026, ia baru sekali tampil saat Bali United mengalahkan Borneo FC dengan durasi bermain 19 menit.

Di level tim nasional, Yabes pernah memperkuat Timnas Indonesia senior dengan catatan delapan penampilan dan satu gol. Ia melakoni debut bersama timnas senior pada 8 Juni 2017.

Sebelum berkarier secara profesional, Yabes mengasah kemampuan sepakbolanya di SSB lokal PS KDP pada 2010-2012. Ia kemudian melanjutkan karier di klub amatir Persap Alor pada 2012 hingga 2014. Namanya mulai dikenal luas setelah dipanggil Indra Sjafri ke Timnas Indonesia U-19 untuk kualifikasi AFC U-19 tahun 2014.

Nilai Pasar

Meski telah berusia 30 tahun dan jarang menjadi pilihan utama, nilai pasar Yabes Roni masih tergolong tinggi. Saat ini, nilai pasarnya berada di angka Rp 1,74 miliar. Ia pertama kali memiliki nilai pasar pada 2017 dengan nilai Rp 2,17 miliar saat berusia 22 tahun.

Namun, terdapat catatan khusus terkait posisi nilai pasar Yabes saat ini. Ia menempati peringkat 45.414 di antara seluruh pemain profesional dunia. Di Super League 2025/2026, Yabes berada di peringkat 291.

Dengan nilai pasar Rp 1,74 miliar, Yabes kini menjadi pemain ke-19 termahal di skuad Persis Solo. Ia juga menempati peringkat 178 di antara seluruh pemain berdarah Indonesia di liga, peringkat 3.511 untuk posisi winger kiri, serta peringkat 2.582 di antara pemain kelahiran 1995.

Korban Rasis

Di luar lapangan, Yabes Roni pernah mengalami pengalaman pahit. Ia sempat menjadi korban rasis dari oknum suporter melalui media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi usai laga tunda pekan ke-12 Liga 1 2024/2025 antara Bali United melawan Persib Bandung. Saat itu, Yabes mendapat pesan dan komentar tidak pantas di akun Instagram pribadinya maupun akun resmi Bali United.

Insiden bermula ketika Yabes melakukan pelanggaran keras terhadap Beckham Putra yang berujung kartu merah. Setelah pertandingan, Yabes justru menjadi sasaran perundungan di media sosial.

Atas kejadian tersebut, Yabes Roni melayangkan somasi terhadap 17 akun Instagram yang dianggap melontarkan kata maupun kalimat bernuansa rasis.




(dpw/dpw)












Hide Ads