detikBali

Pendakian Rinjani via Senaru Dibuka Lagi Usai Karhutla, Torean Masih Tutup

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pendakian Rinjani via Senaru Dibuka Lagi Usai Karhutla, Torean Masih Tutup


Sanusi Ardy W - detikBali

Tim gabungan ketika melakukan peninjauan pasca Karhutla di kawasan TNGR Torean dan Senaru, Lombok Utara, NTB, Kamis (1/10/2026) foto (Dok. TNGR)
Foto: Tim gabungan ketika melakukan peninjauan pasca Karhutla di kawasan TNGR Torean dan Senaru, Lombok Utara, NTB, Kamis (1/10/2026) foto (Dok. TNGR)
Lombok Timur -

Pendakian Gunung Rinjani via Senaru, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali dibuka mulai hari ini, Sabtu (3/10/2026). Sebelumnya, jalur tersebut ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Bukit Setampol dan Puncak Sangkareang, kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Sementara itu, jalur pendakian via Torean masih ditutup karena sejumlah titik terdampak kebakaran. Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNGR, Astekita Ardiaristo, menjelaskan, pembukaan kembali jalur pendakian via Senaru setelah dipastikan kawasan tersebut telah padam pasca karhutla. Tim gabungan sebelumnya telah melakukan peninjauan untuk memastikan jalur tersebut aman bagi pengunjung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jalur tersebut sebelumnya ditutup, dibuka kembali hari ini. Pendakian di jalur pendakian Senaru dibuka kembali setelah dilakukan assessment mandiri bersama tim gabungan dan dipastikan api telah padam," terang Astekita, Sabtu pagi.

Tak hanya itu, setelah sebelumnya Gunung Rinjani pembukaan secara terbatas, mulai hari ini aktivitas pendakian dibuka kembali secara normal. Bagi para calon pendaki kini telah bisa memesan kembali memesan tiket melalui aplikasi E-Rinjani.

ADVERTISEMENT

"Aplikasi E-Rinjani telah dibuka untuk booking online. Sebelumnya dilakukan pembukaan secara terbatas, sekarang pembukaan pendakian telah normal kembali," kata Astekita.

Lima jalur pendakian telah dibuka kembali dengan normal, mulai dari pintu masuk Sembalun, Senaru, Timbanuh, Tetebatu, dan via Aik Berik. Sementara, jalur pendakian via Torean masih ditutup.

Pendakian via Torean masih ditutup dikarenakan pasca kejadian kebakaran beberapa area terkena dampak. Sehingga diperlukan perbaikan dan pemeliharaan terlebih dahulu.

"Kalau jalur Torean masih tutup. Ada beberapa lokasi terkena dampak kebakaran, jadi akan kami perbaiki atau lakukan pemeliharaan jalur terlebih dahulu," imbuh Astekita.

Sebelumnya, Pendakian via Torean dan Senaru di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) ditutup imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karhutla yang terdeteksi sejak 22 September ini, telah menghanguskan kawasan tersebut 1.098,75 hektare.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads