Video yang memperlihatkan sekelompok pemuda kebut-kebutan sambil mengacungkan senjata tajam (sajam) viral di media sosial (medsos). Aksi itu terjadi di Bundaran Jempong, Kecamatan Sekarbela, Mataram, Kamis (10/9/2026) malam.
Video berdurasi 1 menit 7 detik yang dilihat detikBali memperlihatkan sekelompok pemuda memamerkan berbagai macam sajam sepanjang 1 meter. Pamer sajam itu mereka lakukan sambil melontarkan kata-kata kotor.
"We tandak aku (tandain wajah saya), tandak aku (tandain wajah saya)," kata salah satu pemuda dalam video tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
@infolombokku Info Lombok menerima kiriman video yang memperlihatkan sekelompok pemuda mengendarai sepeda motor sambil membawa benda yang diduga senjata tajam. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Jumat (11/9) sekitar pukul 00.33 WITA di jalan dekat Bundaran Tugu Mataram Metro, Jempong, Kota Mataram. Dalam video yang diterima Info Lombok, terlihat beberapa pengendara motor melintas di lokasi, sementara salah seorang di antaranya tampak membawa benda panjang yang diduga senjata tajam. Belum diketahui identitas para pemuda tersebut maupun tujuan mereka membawa benda yang diduga senjata tajam. Informasi terkait kejadian ini masih menunggu keterangan dari pihak berwenang. #infolombok ♬ suara asli - INFO LOMBOK
Warga Mataram resah setelah video yang memperlihatkan aksi pemuda itu viral. Komala Dewi, salah satu warga Mataram, mengaku was-was jika nanti melintasi wilayah Kelurahan Jempong.
"Ya Allah, takut banget. Tadi sempat heboh di grup kantor. Kalau dilihat-lihat anak-anak ini bawa sajam banyak banget. Saya was-was mau keluar malam jadinya. Semoga bisa segera ditangkap," kata Komala saat diwawancarai.
Warga Mataram lain, Fitri Ayu, mendesak polisi atau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Mataram segera menangkap para pemuda pembawa sajam tersebut. Fitri resah karena kerap melewati Bundaran Jempong dan sekitarnya ketika pulang kerja.
"Kalau kemarin yang viral kan hanya bawa satu sajam. Kalau mereka ini bawa sajam lebih dari lima deh kalau saya lihat di video. Ini ngeri banget. Saya yang biasa balik dari kantor lewat jalan itu jadi khawatir. Takutnya kena senggol, wassalam deh. Semoga mereka bisa cepat ditangkap," terangnya.